Saturday, May 15, 2010

Instruksi Kerja Cek Node Online

Instruksi Kerja ini ditujukan untuk mengetahui jumlah node atau komputer di suatu kawasan kerja atau di suatu satker yang online saat ini. Jadi pengecekan ini bersifat real time. Disamping bisa mengetahui jumlah, bisa juga digunakan untuk mengetahui secara makro status LAN di suatu Gedung atau Satker. Jika ada 3 node saja di suatu Gedung atau Satker, dapat diduga, LAN di Gedung tersebut dinyatakan tidak bermasalah. Soal akses Internetnya bermasalah atau Hotspot-nya bermasalah atau ada salah satu komputer yang bermasalah atau akses Internet-nya melambat, itu masalah lain.

Pengecekan Node di SRP per 32 Subnet VLAN

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.0.0/19
Host = 192.168.0.1 s/d 192.168.31.254 (32 subnet)

Pengecekan Node di SRP per 16 Subnet VLAN

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.0.0/20
Host = 192.168.0.1 s/d 192.168.15.254 (16 subnet)

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.16.0/20
Host = 192.168.16.1 s/d 192.168.31.254 (16 subnet)

Pengecekan Node di SRP per 8 Subnet VLAN

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.8.0/21
Host = 192.168.8.1 s/d 192.168.15.254 (8 subnet)

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.16.0/21
Host = 192.168.16.1 s/d 192.168.23.254 (8 subnet)

Pengecekan Node di SRP per 4 Subnet VLAN

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.8.0/22
Host = 192.168.8.1 s/d 192.168.11.254 (4 subnet)

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.12.0/22
Host = 192.168.12.1 s/d 192.168.15.254 (4 subnet)

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.16.0/22
Host = 192.168.16.1 s/d 192.168.19.254 (4 subnet)

Interface = ether2_gateway_vlan
Address Range = 192.168.20.0/22
Host = 192.168.20.1 s/d 192.168.23.254 (4 subnet)

Jika isian Address Range di luar yang di atas, mungkin akan tampil pesan kesalahan. Misal, Address Range = 192.168.8.0/19. Pesan kesalahan yang tampil adalah :
Wrong Address Range
Error in Address Range - ip address expected!

Berdasarkan pengalaman ini, akan di tata ulang IP Private di setiap kawasan kerja. Pengaturannya kira-kira sebagai berikut :
  1. SRP : 192.168.16.0/20 (16 subnet) atau dari 192.168.16.1 s/d 192.168.31.254
  2. PSJ : 192.168.32.0/21 (8 subnet) atau dari 192.168.32.1 s/d 192.168.39.254
  3. KPB : 192.168.40.0/21 (8 subnet) atau dari 192.168.40.1 s/d 192.168.47.254
  4. YGY : 192.168.48.0/22 (4 subnet) atau dari 192.168.48.1 s/d 192.168.51.254
  5. BDG : 192.168.52.0/23 (2 subnet) atau dari 192.168.52.1 s/d 192.168.53.254
Jika pengaturan ini diberlakukan maka Subnet yang akan mengalami deregulasi IP Address adalah :
  1. PTBN, dari 192.168.10/24 menjadi 192.168.20.0/24
  2. PPIN, dari 192.168.11.0/24 menjadi 192.168.21.0/24
  3. PRPN, dari 192.168.12.0/24 menjadi 192.168.22.0/24
  4. PSJMN, dari 192.168.13.0/24 menjadi 192.168.23.0/24
  5. PTBIN, dari 192.168.14.0/24 menjadi 192.168.24.0/24
  6. PTLR, dari 192.168.15.0/24 menjadi 192.168.25.0/24
  7. SJK, dari 192.168.21.0/24 menjadi 192.168.26.0/24
  8. LAB, dari 192.168.30.0/24 menjadi 192.168.27.0/24
  9. Bantek, dari 192.168.20.0/24 menjadi 192.168.28.0/24
  10. Hotspot : 192.168.29.0/24
Pengaturan seperti ini akan sangat memudahkan melakukan pemantauan menggunakan Router Board.

Kalau mau menghitung Subnet untuk IP Address tertentu, silahkan kunjungi : Subnet Mask Calculator.
Misal kalkulasi untuk IP Address : 192.168.16.0/20, menghasilkan
Address : 192.168.16.0
Netmask : 255.255.240.0
Wildcard : 0.0.15.255
Network Address : 192.168.16.0 /20
Broadcast Address : 192.168.31.255
First Host : 192.168.16.1
Last Host : 192.168.31.254
Total Host Count : 4094

Aplikasi untuk manajemen Wireless Access Point

Hasil kalkulasi di atas dapat digunakan untuk mengatur manajemen Wireless Access Point. Jika sebelumnya konfigurasi Wireless Access Point adalah sbb :
IP Address : 192.168.21.2
Subnet mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.21.1

Maka sekarang konfigurasi Wireless Access Point menjadi :
IP Address : 192.168.21.2
Subnet mask : 255.255.240.0
Gateway : 192.168.29.1, dimana ini adalah IP Address interface ether4-nya RB1000

Untuk itu interface ether4 dari Mikrotik RB1000 pun harus diubah menjadi satu subnet dengan Wireless Access Point. Jika sebelumnya IP Address dari interface ether4 adalah 172.16.1.1/24, maka sekarang harus menggunakan 192.168.29.1/20.

Thursday, May 13, 2010

Republik Tatarstan

Republik Tatarstan mungkin masih aneh terdengan di kuping kita. Wajar saja karena ini adalah salah satu republik di bawah Republik Federasi Russia. Republik ini cukup kecil wilayahnya, 68.000 km persegi dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 4 juta jiwa. Menarik karena di wilayah sekecil ini bermukim berbagai industri strategis Russia, seperti industri pesawat terbang (Tupolev), helikopter (Mi), truk militer (Kamaz), amunisi (POZIS), optikal-mekanikal (KOMZ), elektronik, jam Vostok, kimia, dll.

Salah satu pesawat yang telah dikenal oleh dunia adalah pesawat Tupolev dan helikopter Mi. Meski terkesan terbelakang, industri pesawat Tupolev mampu membangun pesawat terbang kelas dunia. Sebagai contoh Tu-144 adalah setara dengan Corcorde. Atau Tu-206 setara dengan Boeing 747. Atau Tu-204-500 setara dengan Boeing 737-500. Ada lagi, helikopter tempur Mi-35 setara dengan Apache AH-64 milik AS. Heli angkut berat Mi-17 pun dipabrikasi di Republik Tatarstan.

Karena republik ini masih diwarnai budaya timur tengah sejak tempo doeloe, maka nama-nama pejabat republik tidak aneh di telinga kita. Misal Presiden Rustam Minnikhanov, Perdana Menteri Ildar Khalikov, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Militer Russia Jenderal AD Makhmut Akhmetovich Gareyev, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Professor Mansur Khasanov Khasanovich. Yang menakjubkan adalah jumlah penduduk yang praktis tidak meningkat sejak tahun 1994. Jumlah penduduk hanya 4 jt-an untuk daerah seluas setengah Pulau Jawa. Padahal jumlah penduduk di setengah Pulau jawa bisa mencapai 50 jt-an.

Pada tanggal 15 Mei 2010, pesawat F3 Tornado dari Royal Air Force Inggris mencegat pesawat-pesawat pembom nuklir strategis Russia jenis Tupolev Tu-160 Blackjack. Dalam formasi pesawat pembom Russia, tampak pula pembom Tu-95 Bear. Tu-95 diproduksi pertama kali tahun 1952. Tu-160 pertama kali masuk resimen bomber 184 Russia tahun 1987.

Lihat juga :
http://en.wikipedia.org/wiki/Tatarstan
http://en.wikipedia.org/wiki/Tupolev_Tu-144
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Prime_Ministers_of_Tatarstan
http://www.dailymail.co.uk/
http://www.airforce-technology.com/projects/tu160/
http://en.wikipedia.org/wiki/Tupolev_Tu-95


Jasa Saluran Internet untuk Instansi Pemerintah

Pemerintah Republik Indonesia bisa menentukan tarif berbagai jasa yang diberikan oleh lembaga pemerintah. Salah satunya adalah jasa saluran Internet, khususnya saluran Internet untuk instansi pemerintah sendiri. Tarif ini dituangkan dalam suatu Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2008 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Tarif bisa dilihat pada romawi VI "Jasa Jaringan Informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi", huruf B "Jasa Saluran Internet untuk Instansi Pemerintah" angka 2 "Sewa saluran Internet".

Tarif selengkapnya adalah :
  1. 64 kbps = Rp 2.275.000,- per bulan atau Rp 27.300.000,- per tahun
  2. 128 kbps = Rp 3.250.000,- per bulan atau Rp 39.000.000,- per tahun
  3. 256 kbps = Rp 5.850.000,- per bulan atau Rp 70.200.000,- per tahun
  4. 512 kbps = Rp 11.750.000,- per bulan atau Rp 140.400.000,- per tahun
  5. 1.024 kbps = Rp 22.750.000,- per bulan atau Rp 273.000.000,- per tahun
  6. 2.048 kbps = Rp 42.250.000,- per bulan atau Rp 507.000.000,- per tahun
  7. 3.096 kbps = Rp 61.750.000,- per bulan atau Rp 741.000.000,- per tahun
  8. 4.128 kbps = Rp 81.250.000,- per bulan atau Rp 975.000.000,- per tahun
  9. 5.120 kbps = Rp 100.750.000,- per bulan atau Rp 1.209.000.000,- per tahun
  10. 6.144 kbps = Rp 120.250.000,- per bulan atau Rp 1.443.000.000,- per tahun
  11. 7.168 kbps = Rp 139.750.000,- per bulan atau Rp 1.677.000.000,- per tahun
  12. 8.192 kbps = Rp 159.250.000,- per bulan atau Rp 1.911.000.000,- per tahun
  13. 9.216 kbps = Rp 178.750.000,- per bulan atau Rp 2.145.000.000,- per tahun
  14. 10.240 kbps = Rp 198.250.000,- per bulan atau Rp 2.379.000.000,- per tahun
Jika diasumsikan bahwa biaya ini termasuk juga local loop, maka harga di atas menjadi wajar dan kompetitif. Apalagi jika bisa dikeluarkan surat yang menyatakan tidak dikenakannya PPN pada setiap PNBP.

Gambar di atas di ambil dari http://internet-batan.iptek.net.id/traffic_batan.html pada tanggal 13 Mei 2010 jam 11:42 WIB. Tampak dalam gambar, bahwa traffic Internasional sempat menembus 24 Mbps pada Rabu, 12 Mei 2010.

Lihat juga :
PP 36/2008 asli
PP 36/2008 lengkap

Saturday, May 08, 2010

Instruksi Kerja Menambah User Hotspot

Untuk mengamankan pengguna wireless access point (WAP), maka seluruh WAP di Gedung 71 yang berada di bawah kewenangan (juristiction) PPIN, diintegrasikan dan dikendalikan lewat router Mikrotik RB1000. Ini juga sebagai cara untuk mengetahui unjuk kerja router dengan beban penuh dan beragam. Berhubung semua proses disini mengandalkan program winbox, jadi yakinkan bahwa komputer anda sudah tersedia aplikasi winbox.exe dan bisa terhubung dengan router. Pengguna aplikasi ini juga tidak bisa sembarang orang, hanya administrator.

Menambah Pengguna

Misal akan menambah user Rida sebagai pengguna Wireless Access Point di Gedung 71. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :

Menu IP -> Sub menu Hotspot -> Tab Users -> (+) -> Tab General -> Server : hotspot_gd71, Name : rida, Password : yulli, Profile : user_profile -> Apply.

Selain menambah pengguna, kita juga bisa mengatur ulang berbagai parameter dan variabel terkait, misal nama server dan nama profile. Untuk itu perhatikan langkah-langkahnya di bawah ini.

Ganti nama profile

Misal akan diganti user_prof menjadi user_profile, biar lebih jelas dan tegas. Langkah-langkahnya adalah :

Menu IP -> Sub menu Hotspot -> Tab User Profiles -> Pilih user_prof lalu double click -> Name : user_profile -> Apply.

Ganti nama server

Misal akan mengganti nama hotspot_server dengan hotspot_gd71, karena kebetulan mikrotik ini ada di Gd. 71.

Menu IP -> Sub menu Hotspot -> Tab Servers -> Pilih hotspot_server lalu double click -> Name : hotspot_gd71 -> Apply

Friday, May 07, 2010

Merekam hasil pantauan Internet Camera Server TRENDnet TV-IP422


Selama ini hasil pemantauan menggunakan IP Camera belum disimpan. Untuk itu telah dilakukan uji coba untuk pengaktifannya. Menu yang dicoba untuk diaktifkan adalah Event Server dan Event Config. Pada menu Event Server, saya memilih sub menu FTP. Sub menu Email atau sub menu Network Storage untuk sementara tidak dipilih. Pada sub menu FTP, diisikan parameter sbb :
  1. Host Address : 202.46.x.xx
  2. Port Number : 21
  3. User Name : trendnet
  4. Password : rahasia
  5. Directory Path : serpong
  6. Passive Mode : Enable
  7. FTP Upload With : Pre-event 3 secs Post-event 2 secs
Pada menu Event Config, pilih sub menu General dan sub menu Motion Detect Trigger. Sub menu lainnya yaitu Schedule Profile, Schedule Trigger dan GPIO Trigger diabaikan saja. Pada sub menu General, isikan parameter sbb :
  1. Filename Prefix : workshop
  2. Recording Interval : 20 sec
  3. GPIO Trigger Out Interval : 20 sec
Pada sub menu Motion Detect Trigger, isikan parameter sbb :
  1. Enable : yes
  2. Schedule Profile : always
  3. Action : FTP Upload
Setelah beberapa saat, dilakukan pengecekan di FTP Server, ternyata tidak ada file di maksud. Ada kesalahan dimana? Apakah ada parameter yang terlewat untuk diisi? Apakah harus mendedikasikan sebuah PC untuk sekedar menjadi motion detect trigger? Uji coba akan dilanjutkan esok hari, itupun jika tidak ada rapat.

Thursday, May 06, 2010

Recovery SD Card Digital Camera

Pada dasarnya recovery bisa dilakukan oleh berbagai perangkat lunak, seperti Recover My Files v3.22, OnTrack, MediaRescue Pro Version 4.2(Build 154). Namun setelah dicoba-coba, hanya MediaRescue Pro yang sesuai dengan harapan. Hasil recovery-nya bisa langsung disimpan dalam folder tertentu sesuai keinginan. Jenis file yang bisa diselamatkan adalah Video (3GP, AVI, MOV, MP4, MPEG, RM, WM), Image (BMP, CDR, CRW, DCR, DWG, GIF, ICO, JPEG, MRW, PNG, PSD, PSP, RAF, TIFF, TTF, WMF, XF), Audio (AIF, AU, AVR, DSS, M3U, MIDI, MP3, OGG, RIFF, VOC, WAV, WMA).

Karena yang diselamatkan adalah SD Card dari kamera digital Canon EOS 450D, MediaRescue Pro langsung mengarahkan atau mencontreng ke jenis file JPEG. Namun jika merasa ada jenis file lain, silahkan contreng jenis file tersebut.

RecoverMyFiles pada dasarnya bisa untuk menyelamatkan jenis file Graphics (psd, dwg, dxf, bmp, crw, cdr, eps, emf, fon, raf, gif, shp, gue, gmp, jp2, jpg, jpeg, lwo, lws, pcx, scr, psp, max, png, ppm, pgm, pbm, qxd, swf, sdr, sdt, tif, tiff, epx, nef, wmf, xar), Documents (max, adp, pmd, p65, ppj, zdp, ctw, shw, d2s, ftw, paf, ff7, hlp, htm, html, shtml, phtml, php, jtd, ...), Archives, Multimedia, Email, Databases and Financials. Meskipun begitu banyak jenis file yang bisa diselamatkan, RecoverMyFiles hanya berhasil menyelamatkan 1 file JPG saja. Bandingkan dengan MediaRescue Pro yang mampu menyelematkan 1271 file JPG dari SD Card yang berukuran 4GB. Tampaknya RecoverMyFiles hanya mampu menyelamatkan file yang masih baru banget terhapusnya.

Setup menghasilkan file MediaRescuePro.exe yang berukuran 1.699kB. Overwrite file ini dengan file MediaRescuePro.exe lainnya yang memiliki ukuran 564kB. 

Tuesday, May 04, 2010

Instruksi Kerja Pengelolaan LAN di Wisma Cipanas

Untuk mengantisipasi gagal operasi (malfunction) sistem LAN (Local Area Network) di Cipanas, perlu ada sedikit panduan untuk melakukan diagnostik awal. Dan diagnostik awal ini bisa dilakukan oleh seorang awam sekalipun. Diagnostik ini meliputi perangkat wired dan wireless. Perangkat wired meliputi modem ADSL dan Fast Ethernet Switch. Perangkat wireless meliputi Access Point di 2 titik. Selain perangkat, diagnostik juga bisa dilakukan terhadap perkabelan, konektor RJ45, arrester, kabel power, adaptor, kabel ekstensi power.

Beberapa hal yang perlu diyakinkan (make sure) sebelum melakukan pengecekan hardware dan software adalah :
  1. Apakah pembayaran sempat terlambat? Tanyakan ke pengelola Wisma
  2. Apakah langganan bulanan sudah dilunasi? Cek ke Telkom Sindanglaya, Cianjur di Nomor Telpon ............ atau secara online di situs ..........
  3. Apakah jalur Speedy untuk No. Speedy : xxxxx dalam keadaan normal?
Pengecekan lanjutan :
  1. Cek LED Modem ADSL TP-LINK TD-8817. Ada 5 LED, yaitu USB, LAN, ADSL, Internet dan Power. Modem ADSL ada di Ruang Musholla.
  2. Cek LED Fast Ethernet Switch 3Com 3CFSU08. Perhatikan LED yang ada koneksi LAN-nya saja. Switch terletak di Ruang Musholla, bersebelahan dengan modem ADSL.
  3. Cek LED Wireless Access Point yang ada di Ruang Aula dan Ruang Wisma A.

Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan :
  1. Peralatan yang dibutuhkan untuk pengecekan lebih lanjut : Crimptool RJ45, LAN Tester, UTP Cable Tester, Multimeter, Handy Talky, Toolkit, Modular RJ45, Laptop, WD-40.
  2. Pada beberapa kasus, perlu juga membawa bor, kabel rol, switch cadangan, WAP cadangan, RJ45, kabel UTP.
  3. Utility yang digunakan : ping dan traceroute. Ping dilakukan secara berjenjang, dari PC ke WAP, lalu PC ke modem, dan PC ke Internet.
  4. Untuk konfigurasi modem ADSL dan Access Point, perlu account tertentu. Tanyakan kepada Administrator.

Monday, May 03, 2010

Instruksi-instruksi Kerja terkait dengan Bidang Sistem dan Jaringan Komputer

Bidang Sistem dan Jaringan Komputer terdiri dari 3 Sub Bidang yang saling terkait, yaitu Sub Bidang Komunikasi Data, Sub Bidang Pengelolaan Website dan Multimedia dan Sub Bidang Sistem Komputer. Beberapa instruksi kerja (IK) yang terkait dengan Sistem dan Jaringan Komputer antara lain :
  1. Membuat account email.
  2. Menambah anggota milis
  3. Menambah kuota email
  4. Merubah waktu di Server
  5. Setting Virtual Host
  6. Cek keluhan client
  7. Setting sub domain
  8. Setting Personal Website
  9. Setting Proxy di Mikrotik
  10. Panduan awal instalasi Mikrotik
  11. Instalasi Nagios
  12. Konfigurasi IP Phone Briker Tel
  13. Setting Wireless Access Point Linksys WRT350N
  14. Menguji DNS Server
  15. Setting FTP Server
  16. Trouble shooting Nagios
  17. Sistem peringatan dini berbasis email

Yang belum :
  1. Pengecekan Wireless Access Point, server, router, VLAN, keamanan jaringan, bandwidth, lalu-lintas data
  2. Memasukkan berita, running text, video, artikel iptek nuklir, polling, berita nuklir, FAQ, ANSN Newsletter ke situs BATAN
  3. Pembuatan account website satker : SSH, FTP, SQL

Sunday, May 02, 2010

1800-1811, Jawa di bawah kekuasaan Perancis

Pada suatu masa, Jawa pernah berada di bawah kekuasaan Pemerintah Perancis. Masa itu adalah antara tahun 1808 - 1811, yaitu saat Hindia Timur di bawah kekuasaan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels. Meskipun Daendels orang Belanda, namun sebenarnya ia adalah Jenderal Tentara Revolusioner Perancis sejak tahun 1795. Sebelum dikirim oleh Raja Belanda Louis (Lodewijk) Napoleon, adik Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte, Daendels adalah tuan tanah di Veluwe. Daendels dikirim ke Jawa untuk menyelamatkannya dari serangan Inggris.

Dengan semangat revolusi Perancis liberte, egalite, fraternite (kebebasan, persamaan, persaudaraan), Maarschalk Herman Willem Daendels tiba di Anyer, Banten, pada 5 Januari 1808. Pada tanggal 14 Januari 1808, ia menggantikan posisi Gubernur Jenderal Albertus Henricus Wiese sebagai pimpinan tertinggi di Hindia Belanda.

Perjalanan Daendels dari Eropa menuju Jawa cukup sulit. Karena semua lautan sudah dikuasai armada Kerajaan Inggris, Daendels harus kucing-kucingan. Pergi ke Pelabuhan Bordeaux, laut sudah diblokade Inggris. Jalur alternatif melewati Lisabon di Portugal pun terhadang blokade laut Inggris. Daendels harus menyamar dan memalsukan identitas agar dapat meloloskan diri.

Akhirnya Daendels meninggalkan Portugal dan tiba di Maroko. Di Maroko, Daendels sempat dirampok bajak laut sehingga kehilangan semua dokumen. Untuk mencari kapal ke Asia, Daendels harus meloloskan diri ke Kepulauan Kanari di lepas pantai barat Afrika - kini wilayah Spanyol. Di Pulau Kanari inilah Daendels berhasil menyewa kapal Virginia. Kapal Amerika inilah yang kemudian mengantarkannya menyelinap ke Pulau Jawa. Butuh waktu 10 bulan untuk perjalanan dari Eropa ke Jawa, yaitu sejak 18 Pebruari 1807 hingga 5 Januari 1808.

Perilaku Daendels yang terlalu keras, otoriter, kejam, yang jelas-jelas berlawanan dengan semboyan Revolusi Perancis yang dibangga-banggakannya, terdengar juga ke Negeri Belanda. Lawan-lawan politik Daendels menuduh Daendels terlalu mencari keuntungan sendiri, "terlalu kasar menusukkan pisau ke dalam luka", dan sering mengambil tindakan-tindakan keras, dan ebrtindak sangat kejam dalam melaksanakan rencana-rencana pembuatan jalan dan benteng.

Daendels pun harus meninggalkan segala proyeknya yang belum selesai di Jawa. Daendels dipanggil pulang ke negerinya dan diterima kembali sebagai Jenderal Divisi dalam Tentara Besar Kaisar Napoleon di Paris. Setelah kekaisaran Perancis jatuh, Daendels dikirim Raja Belanda sebagai Gubernur di Gold Coast, Afrika dan meninggal di sana pada tahun 1818.

Keberhasilan Daendels selama di Jawa adalah pembangunan Jalan Raya Pos (Grote Postweg) antara Anyer dan Panarukan sepanjang kurang-lebih 1000 km yang memakan ribuan korban jiwa. Ide ini diinspirasi oleh Jalan Raya Pos yang dibangun Imperium Romawi yang dikenal dengan nama Curcus Publicus (lembaga perposan waktu itu). Kekaisaran Romawi membangun jalan-jalan raya yang menghubungkan Roma dengan kota-kota jajahannya yang meliputi hampir seluruh Eropa Barat.

Gubernur Jenderal Hindia Belanda semasa kekuasaan Napoleon :
  1. Pieter Gerardus van Overstraten (1 Januari 1800 - 22 Agustus 1801)
  2. Johannes Siberg (22 Agustus 1801 - 1805)
  3. Albertus Hendricus Wiese (1805 - 4 Januari 1808)
  4. Herman Willem Daendels (5 Januari 1808 - 15 Mei 1811)
  5. Jan Willem Janssens (11 November 1810 - 18 September 1811)

Sumber :
Ekspedisi Anjer-Panaroekan, Laporan Jurnalistik Kompas, 200 Tahun Anjer-Panaroekan, Jalan (untuk) Perubahan. Jakarta 2008.

Lihat juga :
Daftar Penguasa Hindia Belanda

Saturday, May 01, 2010

Michael S. Sunggiardi : Indonesia Butuh Konten

Akhir Maret 2010, jumlah pemakai Facebook di Indonesia mencapai 20.803.540 orang. Cukup mencengangkan, Indonesia menduduki tempat ke-3, di bawah Amerika dan Inggris dalam jumlah pemakai Facebook, berdasarkan situs http://www.facebakers.com, yang rajin mengumpulkan data tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Facebook.
Memang jumlahnya masih kurang dari 10% populasi Indonesia, tetapi sudah bisa unjuk gigi di dunia internasional, dan sudah dapat membuktikan bahwa konten di jaringan Internet sangat penting untuk majunya sebuah negara. Meningkatnya jumlah pengguna Facebook ini diikuti oleh naiknya bisnis dot com, yaitu naiknya biaya iklan online yang saat ini sudah mencapai puluhan juta rupiah per hari tayang. Angka yang menarik inilah yang saat ini diperebutkan oleh portal-portal populer yang mengetengahkan berita dan ulasan, serta forum-forum tentang kejadian-kejadian di Indonesia dan manca negara.

Keberhasilan ini sebetulnya masih belum dapat dibanggakan oleh kita semua karena peningkatan pemanfaatan Internet yang hebat di Indonesia ini hanya berupa perlengkapan komunikasi dasar dari sistem jaringan komputer berbentuk peranti jejaring sosial (social networking), yaitu menghubungkan satu pengguna dengan ribuan atau jutaan pengguna lain secara daring (online). Konten yang betul-betul produk Indonesia saat ini, baru portal berita dan ulasan tentang masalah sosial, ekonomi dan politik, yang saat ini dijadikan sebagai bisnis utama.

Pengguna Internet yang berasal dari masyarakat umum saat ini sekitar 20 juta dapat memenuhi paling tidak sepertiga populasi pengguna Internet. Target pemakai dengan jumlah populasi yang besar dan terus berkembang serta berkelanjutan adalah anak-anak usia sekolah. Diperkirakan sekitar 50 juta anak usia sekolah saat ini dapat menjadi target untuk pemanfaatan Internet dengan konten pendidikan.

Konten pendidikan sebetulnya sudah lumayan banyak, namun tidak teratur dan tidak adanya penekanan dari sekolah untuk pemanfaatkannya secara intensif. Kebanyakan konten masih dalam bentuk animasi untuk satu pengguna. Banyak produsen aplikasi masih bingung untuk menemukan cara masuk ke dunia dot com yang terbuka, dan punya risiko tinggi untuk digandakan dengan mudah.

Konten bisnis juga merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pemanfaatan Internet. Konten bisnis adalah portal bisnis yang digunakan untuk berkomunikasi business to business (B2B), business to government (B2G), business to customer (B2C), dan customer to customer (C2C) yang sudah dimulai sejak 2004 yang lalu. Portal C2C yang sedang marak penggunanya, misalnya forum jual beli, juga dapat meningkatkan pemanfaatan Internet secara terus menerus.

Sementara portal government to customer (G2C) sebetulnya harus dirangsang agar lebih banyak pemakaiannya, dalam bentuk pemindahkan semua transaksi kertas menjadi transaksi elektronik berbasis web, misalnya memperpanjang KTP, SIM atau surat-surat lain. Peluang G2C ini sangat besar dan betul-betul merupakan killer application untuk 220 juta lebih manusia Indonesia.

Sumber : Majalah InfoLinux 05/2010