Monday, September 29, 2014

Low Level Format HDD

Dari BIOS, hard disk dikenal. Namun ketika masuk ke Windows XP SP3, hard disk tidak dikenal. Mungkin karena bekas Linux yang menggunakan FAT32. Untuk membuat seolah hard disk baru, dicoba untuk di low level format. Mudah-mudahan bisa digunakan lagi untuk Windows. Untuk HDD 500 GB, kira-kira butuh 2 jam-an untuk mem-format-nya.

S/W : HDD Low Level Format Tool ver.4.40

Sumber :
http://hddguru.com/software/HDD-LLF-Low-Level-Format-Tool/

Update Bash

Dunia keamanan komputer geger sekali lagi setelah sebelumnya adalah Heartbleed sekarang ada Shellshock atau Bash bug yang dikatakan lebih berbahaya. Dan memang dari beberapa informasi yang muncul bahwa Shellshock ini mampu digunakan pada setiap server yang dengan sistem operasi Linux atau Mac dan Shell yang memakai Bash (Bourne-Again Shell).

Kalau Heartbleed hanya mampu dieksploitasi pada website yang menggunakan SSL, maka Shellshock bisa menyerang semua server Linux.

Thursday, September 18, 2014

Hard Disk Internal 3.5 Inch untuk Webmail Server

Yang dipakai di desktop : Seagate Barracuda 7200.9 ST3120813AS 120GB 7200 RPM 8MB Cache SATA 3.0Gb/s 3.5" Hard Drive Bare Drive

Yang dipakai di Mail Server : WESTERN DIGITAL Red NAS Hard Drive 3TB IntelliPower 64MB Cache SATA 6.0Gb/s 3.5-Inch [WD30EFRX],  Harga Rp 1,615,230.00

Yang dipakai di Mail Server :WD Red 3TB [WD30EFRX] 3TB, IntelliPower, SATA III, 64MB Cache, 3.5" Rp 1,857,900 (beda situs beda tulis spek)

Tuesday, September 16, 2014

Susahnya Atasi Spam

Spam adalah email yang tidak kehendaki dan datangnya berulang. Namun sayangnya, polanya berubah-ubah, sehingga mem-blokirnya jadi rada susah. Subject, From, bisa berbeda-beda dari waktu ke waktu. Bahkan isinya atau body juga berbeda. Tapi perasaan mengatakan jika itu sebenernya spam. Contoh spam yang beda-beda namun esensinya sama, yaitu :

Subject:     Service alert (important)
From:     "Cimbclicks"
Date:     Fri, September 12, 2014 8:22 am
To:     Undisclosed recipients:;

Kesimpulan dan Rekomendasi untuk LPSE

Standar yang harus dipatuhi :
  1. Standar Kebijakan Layanan : akan direncanankan pada 2015
  2. Standar Pengorganisasian Layanan : sudah terstandarisasi
  3. Standar Pengelolaan Aset Layanan : akan direncanankan pada 2015
  4. StandarPengelolaan Risiko Layanan : sudah terstandarisasi : akan direncanankan pada 2015
  5. StandarPengelolaan Permasalahan, Gangguan dan Permintaan Layanan : sudah terstandarisasi
  6. StandarPengelolaan Perubahan : akan direncanankan pada 2015
  7. StandarPengelolaan Kapasitas : akan direncanankan pada 2015
  8.  StandarPengelolaan Sumber Daya Manusia : akan direncanankan pada 2015
  9. StandarPengelolaan Keamanan Perangkat : akan direncanankan pada 2015
  10. StandarPengelolaan Keamanan Operasional Layanan : akan direncanankan pada 2015
  11. StandarPengelolaan Keamanan Server dan Jaringan : akan direncanankan pada 2015
  12. StandarPengelolaan Kelangsungan Layanan : akan direncanankan pada 2015
  13. StandarPengelolaan Anggaran Layanan : akan direncanankan pada 2015
  14. StandarPengelolaan Pemasok : akan direncanankan pada 2015
  15. StandarPengelolaan Hubungan Bisnis : akan direncanankan pada 2015
  16. StandarPengelolaan Kepatuhan : akan direncanankan pada 2015
  17. StandarPenilaian Internal : akan direncanankan pada 2015

Audit Surveillance ISO 9001:2008 LPSE

Jadwal bimbingan konsultasi dan audit
Review dokumen : 19 September
Audit internal : 10 Oktober
Tinjauan manajemen : 22 Oktober (gabung dengan FRP)
Refreshing ISO 9001 : 23 Oktober (gabung dengan FRP)
Persiapan audit surveillance : 29 Oktober
Tindakan perbaikan : 20 November (gabung dengan FRP)
Audit Eksternal Surveillance (SGS) : 4/5 November

Thursday, September 11, 2014

Koreksi untuk Sistem Informasi Iptek Nasional (SIIN)

Halaman 3:
Tertulis : Kesepakatan 5 menteri IGOS, 30 Juni 2004
Sebaiknya : Deklarasi bersama Indonesia, Go Open Source (IGOS) oleh 5 menteri, Menristek, Menkominfo, Menpan, Menkumham, dan Mendiknas pada 30 Juni 2004. (lihat image aslinya)

Halaman 4 :
Tertulis : pengembangan Sistem Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional (IPTEKNAS)
Sebaiknya : pengembangan Sistem Informasi Iptek Nasional (SIIN) -> konsisten dengan dengan judul dokumen ini

Tuesday, September 09, 2014

Cara Melakukan Screenshot di Android

Pernahkah Anda ingin menunjukkan sesuatu yang terjadi di layar smartphone Anda? Saat-saat itulah dibutuhkan fitur screenshot, yaitu kemampuan untuk mengambil gambar yang terjadi pada layar Anda saat itu.

Fitur ini dibutuhkan untuk banyak orang seperti para pengembang aplikasi, membutuhkan fitur ini untuk membuat dokumentasi aplikasi mereka, penulis juga membutuhkan screenshot sebagai pelengkap tulisan online mereka, dan sebagainya.

Lalu bagaimana cara melakukannya? Bila Anda membutuhkan fitur ini dan Anda kebetulan adalah pengguna smartphone Android, berikut ini cara mudah mengambil screenshot pada Android.

Thursday, September 04, 2014

Prosedur Pengelolaan Webmail Server

Supaya Mail Server tetap berjalan normal, sebaiknya dilakukan hal-hal sbb secara rutin, minimal seminggu sekali:
1. Update paket : Webmin -> System -> Software Package Update
2. Update webmin-nya. Kalau sudah di-update, yang lama bisa dihapus. Misal sekarang versi 1.700, maka versi 1.690 bisa dihapus. Hapus folder /usr/local/src/webmin-1.690 pakai perintah baris rm dengan opsi -rf. Opsi -rf akan menghapus folder beserta isi-isinya.
3. Hapus akun-akun yang tidak aktif (pensiun, pindah, meninggal, keluar): System -> Users and Groups -> pilih user yang dikehendaki
4. Selalu cek quota atau ruang bebas yang tersedia atau sis, baik melalui webmin atau SSH. Melalui webmin dengan menu System Information
5. Catat tipe persis dari hard disk yang digunakan untuk memudahkan untuk pengadaan hard disk tambahan. Bila perlu di foto. Bisa juga lihat dari webmin -> hardware -> SMART Drive Status. Misal akan terlihat : SATA device A (ATA ST3120813AS) dan SATA device B (ATA WDC WD30EFRX-68A). Kalau di klik show akan terlihat informasi lebih rinci, termasuk kapasitas dan serial number nya.
6. Perbaharui sertifikat SSL-nya

Monday, August 11, 2014

Forward Email Otomatis di Webmail Server

Jika ingin sebuah email di-forward secara otomatis ke pengguna-pengguna lain, bisa di atur di file .forward di home pemilik email yang mau di forward. Misal email frp@xxxxxx.go.id akan di forward ke asep, wahyono, l_shalahuddin, radiwan, nng dan frp, maka sintaknya adalah sbb :

[root@webmail frp]# more .forward
#muji@xxxxxx.go.id
#nasrudin@xxxxxx.go.id
#sahar@xxxxxx.go.id
#hanief_arief@xxxxxx.go.id
#nuri@xxxxxx.go.id
#wadin@xxxxxx.go.id
#yetti@xxxxxx.go.id