Saturday, January 14, 2012

Penilaian Risiko di Tempat Kerja

Definisi risiko adalah kombinasi dan konsekuensi suatu kejadian yang berbahaya dan peluang terjadinya kejadian tersebut (menurut OHSAS 18001:2008) atau pengaruh dari ketidakpastian terhadap sasaran/tujuan (menurut ISO 31000:2009). Sedangkan definisi penilaian risiko adalah keseluruhan proses yang meliputi identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko (menurut ISO 31000:2009).

Penilain risiko adalah suatu proses untuk :
  1. Mengidentifikasi dan mengukur setiap potensi bahaya dari setiap tahapan pekerjaan yang berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja
  2. Menilai besaran risiko
  3. Mengendalikan risiko atas dasar prioritas tertentu
Sumber risiko adalah :
  1. Keadaan atau tindakan yang berpotensi menciderai badan atau mengganggu kesehatan manusia (menurut OHSAS 18001:2008).
  2. Elemen yang dapat berdiri sendiri atau merupakan kombinasi yang berpotensi untuk terjadinya risiko (menurut ISO 31000:2009).
Faktor-faktor pemicu risiko :

  • Disain dan konstruksi (alat produksi, properti dan bangunan)
  • Pengoperasian / penggunaan dan perawatan
  • Pelatihan dan pendidikan kurang memadai
  • Tekanan ekonomi
  • Perencanaan
  • Koordinasi dan komunikasi
  • Pelanggaran norma/standar
  • Dan lain-lain
Berdasarkan Garus-Gars Besar Ketentuan Pelaksanaan K3 (2010), K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penerapan K3 adalah :
  • Melindungi para pekerja dan orang lainnya di tempat kerja (formal maupun informal)
  • Menjamin setiap sumber produksi dipakai secara aman dan efisien
  • Menjamin proses produksi berjalan lancar
Langkah-langkah penilaian risiko terdiri dari 3 tahap, yaitu :
  1. Identifikasi Bahaya
  2. Evaluasi Risiko
  3. Pengendalian Risiko
Tahap identifikasi bahaya terdiri dari 3 kegiatan, yaitu :
  1. Pengenalan kegiatan adalah tahapan menemukan, mengenali dan mendiskripsikan tahapan kegiatan dari suatu pekerjaan yang dilakukan oleh suatu unit yang menghasilkan atau mendukung produk dan jasa.
  2. Pengenalan bahaya adalah tahapan untuk menemukan, mengenali, dan mendiskripsikan potensi bahaya yang terdapat dalam setiap tahapan kegiatan atau pekerjaan. Baik yang muncul dari mesin, alat dan bahan, lingkungan kerja, cara kerja, sifta pekerjaan dan proses produksi
  3. Validasi daftar bahaya adalah tahapan memasukkan setiap sumber bahaya dalam suatu daftar bahaya.
Hal-hal yang harus diketahui saat identifikasi bahaya adalah :
  • Dimana pekerjaan dilakukan?
  • Siapa yang melakukan pekerjaan?
  • Peralatan dan bahan yang digunakan?
  • Bagaimana urutan pekerjaan?
  • Tindakan kendali yang telah ada?
  • Apakah ada peraturan/ketentuan terkait yang mengatur?
Bagaimana mendapatkan informasi?
  • Denah lokasi pekerjaan/lay out
  • Data pekerja, observasi
  • Daftar alat dan bahan yang diguakan, Lembar Data Keselamatan Bahan, dll
  • Diagram alir/instruksi kerja
  • Laporan kecelakaan/penyakit akibat kerja
  • Peraturan perundang-undangan, standar, dan pedoman
  • Wawancara, inspeksi, audit, dll
Indentifikasi risiko ini bisa dituangkan dalam sebuah Formulir Penilaian Risiko. Formulir ini memiliki kolom-kolom : No Urut, Pokok Kegiatan, Potensi Bahaya, Akibat Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja, Kendali, Risiko (Peluang dan Konsekuensi), Skala, dan Rating Risiko. Formulir ini diperuntukkan bagi setiap jenis pekerjaan di suatu Unit Kerja. Misal untuk pekerjaan "Pengelasan" pada Unit Kerja "Bengkel/Workshop Mantenance".

Evaluasi Risiko

Pada dasarnya adalah melakukan pengukuran. Pengukuran dalam pedoman ini dilakukan dengan metode semi-kuantitatif, yaitu dengan menilai seberapa besar Peluang dan Konsekuensi apabila suatu risiko benar-benar terjadi.

Pengukuran konsekuensi :

  • Skala konsekuensi ditentukan berdasarkan penjumlahan terhadap 5 (lima) sub konsekuensi yaitu dampak terhdap manusia, pendapatan, kerusakan aset, lingkungan dan gangguan usaha.
  • Jika suatu sumber resiko dinilai mempunyai skala konsekuensi berbeda, maka yang digunakan adalah skala konsekuensi yang paling tinggi.
  • Untuk skala sub konsekuensi pendapatan dan kerusakan aset mengikuti skala K3, apabila bekum ditetapkan nilai dari suatu unit kerja oleh pengurus.
  • Penentuan skala konsekuensi dilakukan menggunakan tabel tertentu

Pengukuran skala peluang dengan melihat jenis kegiatan :

  • Kegiatan operasional rutin yang berulang setiap waktu atau dengan hasil kegiatan yang sama atau hampir sama, atau
  • Kegiatan operasional non-rutin yang tidak berulang yang dilakukan untuk masa tertentu dengan hasil kegiatan yang tidak sama
  • Jika suatu sumber risiko dinilai mempunyai skala peluang berbeda, maka yang digunakan adalah skala peluang yang paling tinggi
  • Penentuan peluang kejadian dilakukan menggunakan tabel tertentu.
Langkah terakhir untuk mendapatkan profil unit kerja, dilakukan dengan cara :
  • Mengumpulkan semua rating risiko yang didapatkan (A, B, C, D dan E)
  • Jika hanya terdapat rating A, B dan C ditetapkan dengan memilih yang terbanyak yaitu A atau B atau C
  • Jika terdapat rating D dan E, ditetapkan dengan memilih yang terburuk, yaitu E.
Pengendalian risiko dilakukan dengan Eliminasi -- > Substitusi -- > Rekayasa Teknis -- > Rekayasa Administratif -- > Alat Pelindung Diri. 


Sumber :
Presentasi Arief Supono, Direktur Pengawasan Norma K3 (PNK3), Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada Lokakarya K3 pada tanggal 21 April 2011 di Pasar Jum'at, Jakarta Selatan.

Thursday, January 12, 2012

Menggeser port VLAN pada HP ProCurve

Karena ada satu port yang nganggur di suatu VLAN, sementara di VLAN lain kurang satu port, maka perlu dilakukan penggeseran port. Port 8 dari VLAN "HOTSPOT" tidak digunakan dan akan diberikan kepada VLAN "PTBN". Saat ini VLAN "HOTSPOT" menggunakan port 2 s/d 8. Sementara VLAN PTBN menggunakan port 16 - 18.

Metodenya adalah :
  1. Port 8 diubah menjadi milik VLAN PTLR, dimana member awalnya adalah port 9-11. Sehingga PTLR membernya menjadi port 8-11.
  2.  Port 11 diubah menjadi milik VLAN PTBIN, dimana member awalnya adalah port 12-15. Sehingga PTBIN membernya menjadi port 11-15.
  3. Port 15 diubah menjadi milik VLAN PTBN, dimana member awalnya adalah port 16-18. Sehingga PTBN membernya menjadi port 15-18.
Langkah-langkah selengkapnya adalah sbb:
  1. Masuklah ke HP ProCurve Switch 2510G-24 menggunakan web browser lalu masukkan alamat IP-nya, misal http://192.168.16.6/. Jangan lupa masukkan pula username dan password.
  2. Pilih menu Configuration lalu VLAN Configuration.
  3. Pada VLAN "DEFAULT_VLAN", klik tombol Modify. 
  4. Pilih port 8 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Untagged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 8 sudah menjadi member DEFAULT_VLAN, bukan member VLAN HOTSPOT.
  5. Pada VLAN PTLR, klik tombol Modify.
  6. Pilih port 8 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Unttaged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 8 sudah menjadi member VLAN PTLR, bukan member DEFAULT_VLAN. Member VLAN PTLR menjadi 8-11.
  7. Pada VLAN "DEFAULT_VLAN", klik tombol Modify.
  8. Pilih port 11 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Untagged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 11 sudah menjadi member DEFAULT_VLAN, bukan member VLAN PTLR.
  9. Pada VLAN PTBIN, klik tombol Modify.
  10. Pilih port 11 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Unttaged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 11 sudah menjadi member VLAN PTBIN, bukan member DEFAULT_VLAN. Member VLAN PTBIN menjadi 11-15.
  11. Pada VLAN "DEFAULT_VLAN", klik tombol Modify.
  12. Pilih port 15 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Untagged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 15 sudah menjadi member DEFAULT_VLAN, bukan member VLAN PTBIN.
  13. Pada VLAN PTBN, klik tombol Modify.
  14. Pilih port 15 lalu ubah Mode-nya dari No menjadi Unttaged. Lalu klik tombol Apply. Perhatikan, sekarang port 15 sudah menjadi member VLAN PTBN, bukan member DEFAULT_VLAN. Member VLAN PTBN menjadi 15-18.

    Tuesday, January 10, 2012

    Pergeseran AT-GS950/48-50

    Untuk memudahkan pelacakan pergeseran perangkat jaringan, khususnya switch AT-GS950/48-50, berikut ini data lengkapnya.
    1. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R112400325 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.148, 2 Januari 2012, Ruang Kabid SJK. Digunakan untuk uji coba.
    2. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R113000225 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.145, 4 Januari 2012, Gedung 71 Serpong (NOC). Switch ini digunakan untuk menggantikan fungsi 4 buah switch @24 port yang tidak optimal.
    3. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R112400321 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.149, IP Addr : 192.168.22.2, adm, ngl, 10 Januari 2012, Gedung 20 Serpong. Switch ini digunakan untuk menggantikan 4 buah switch @24 port yang tidak optimal.
    4. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R112400163 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.146, IP Addr : 192.168.1.1, man, fr, 5 Agustus 2012, NOC KPB.
    5. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R112400164 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.144, IP Addr : 192.168.1.1, man, fr, 5 Agustus 2012, NOC KPB.

    VLAN di Allied Telesis AT-GS950/48

    VLAN (Virtual LAN) menurut saya adalah pengaturan agar dalam sebuah switch bisa dilakukan segmentasi secara logik. Sehingga client di suatu VLAN tidak bisa ping ke client di VLAN lain meskipun client-client tersebut masih dalam satu sub net.
    Switch AT-GS950/48 digunakan untuk melayani 2 client, PC1 dan PC2. Kedua client ini masih dalam satu subnet. PC1 = 192.168.131.10/24 dan PC2 = 192.168.131.11/24. PC1 menggunakan port atau interface No. 2 dan PC2 menggunakan port No. 13. Saya ingin agar antara PC1 dan PC2 tidak bisa saling berhubungan meskipun dalam satu switch, karena beda divisi. Dengan kata lain, secara default, PC1 tidak bisa ping ke PC2 meskipun dalam satu subnet.

    Untuk membuat agar switch AT-GS950/48 bisa memenuhi keinginan saya, maka konfigurasi yang saya lakukan cukup 2 langkah besar, yaitu
    1. Konfigurasi Port-Based VLAN
    2. Konfigurasi VLAN Mode
    Untuk bisa melakukan konfigurasi, Anda harus login ke dalam switch. Gunakan web browser untuk login dengan memasukkan alamat IP. Kebetulan switch ini saya beri alamat IP 192.168.131.2.

    Setelah login, pilih menu Brigde lalu menu VLAN. Pada sub menu VLAN ada 3 menu lagi, yaitu
    1. VLAN Mode
    2. Tagged VLAN
    3. Port-Based VLAN
    Langkah selanjutnya adalah pilih menu Port-Based VLAN, bukan menu VLAN Mode atau menu Tagged VLAN. Masukkan informasi berikut :
    • Index : 1
    • VLAN Name : test1
    • Group Member : klik port 13, 14, 15 dan 16
    Lalu klik tombol Apply. Nanti pada tabel di bagian bawah halaman web akan bertambah Group Name baru, yaitu "test1" beserta Group Member-nya "13-16"

    Langkah selanjutnya adalah pilih menu VLAN Mode. masukkan informasi berikut :
    • Port-based VLAN : klik port 12, 14, 15, dan 16
    Lalu klik tombol Apply.

    Jangan lupa simpan hasil konfigurasi ini melalui menu "Save Configuration to Flash" yang terletak di bagian paling bawah.

    Setelah konfigurasi ini selesai, maka ping dari PC1 sudah tidak bisa ke PC2.

    Sunday, January 08, 2012

    Naik Kereta dari London ke Singapore

    Dari London ke Singapore pada dasarnya bisa dilakukan dengan menggunakan kereta api. Jalur yang putus hanyalah dari Ho Chi Minh (Saigon) sampai Aranyaprathet (perbatasan Kamboja - Thailand). Jalur kereta apinya masih ada, namun operatornya yang tidak ada. Jalur ini sudah ada sejak era Perang Dunia II, digunakan tentara Jepang untuk melakukan invasi ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

    Untuk sekedar gambaran untuk lama perjalanan dan dan tarif, saya berpura-pura melakukan booking Eurostar pada tanggal seperti di bawah ini.

    LONDON ST-PANCRAS ke PARIS NORD
    Asumsi : 1 Pebruari 2012
    Frekuensi : 5 kali sehari
    Nama kereta : Eurostar 9080
    Jadwal : berangkat jam 05:40 dan tiba 09:17.
    Durasi : 2 jam 37 menit.
    Jarak : 465 km
    Tiket : untuk Best second class SG$80 (Rp 576.000). Tiket Flexible second class SG$367. Apa ya beda Best second class dan Flexible second class?

    PARIS EST ke BERLIN HBF
    Asumsi : 2 Pebruari 2012
    Frekuensi : 3 kali sehari
    Nama kereta : ICE 9551
    Jadwal : berangkat jam 07:06 dan tiba 15:25.
    Durasi : 8 jam 19 menit
    Jarak : 878 km
    Tiket : untuk Best second class SG$337 (Rp 2.426.400). Tiket Flexible second class SG$428

    Susahnya, pemesanan kereta api jurusan Berlin - Moskva tidak bisa pesan lebih dari 90 hari sejak tanggal pemesanan.

    BERLIN HBF ke MOSKVA BELORUSSKA
    Asumsi : 3 Maret 2012
    Frekuensi : 1 kali sehari
    Jadwal : berangkat jam 21:29 dan tiba 23:58 (esok harinya).
    Durasi : 1 hari 29 menit
    Jarak : 1.978 km
    Tiket : Flexible second class SG$351 (Rp 2.527.200), untuk Best second class tidak ada.

    Sumber :
    http://www.raileurope.com.sg/
    http://www.expresstorussia.com/moscow-berlin-train.html

    Susahnya pemesanan melalui RussinTrain.com tidak bisa lebih dari 45 hari sejak tanggal pemesanan.

    MOSCOW ke BEIJING
    Asumsi : 4 Feb 2012
    Frekuensi : hanya hari selasa dan sabtu.
    Jadwal : berangkat  jam 23.55 tgl 4 Feb 2012 dan tiba jam 05.32 tgl 11 Feb 2012.
    Durasi : 1 minggu-an
    Jarak : 7.620 km
    Tiket : kelas II US$ 787.97 (Rp 7.328.121)

    Sumber :
    http://www.russiantrain.com/
    http://www.chinaticketonline.com/

    BEIJING ke HANOI
    Frekuensi : hanya ada pada hari Minggu dan Kamis.
    Jadwal : berangkat dari Beijing jam 16:16 hari Minggu, sampai di Hanoi jam 08:10 hari Selasa.
    Durasi : 1 hari 16 jam
    Jarak : 2.996 km
    Rute melalui Beijing (West) - Zhengzhou - Guilin - Nanning - Dong Dang - Hanoi.
    Tarif : US$ 298 (Rp 2.771.400)

    Sumber :
    http://www.hotelvietnamonline.com/
    http://www.vietnamtraintravel.com/

    HANOI ke HO CHI MINH CITY
    Frekuensi : setiap hari
    Jadwal : berangkat jam 06:15 dan tiba jam 15:05
    Durasi : 8 jam 50 menit.
    Jarak : 1.726 km
    Tarif US$ 67 (Rp 623.100) untuk hard seat, atau US$ 70 (Rp 651.000) untuk soft seat.

    Sumber :
    http://www.vietnam-trains.com/
    http://www.luxurytravelvietnam.com/

    HO CHI MINH CITY - PHNOM PENH via Bus
    Frekuensi : setiap hari
    Jadwal : berangkat jam 08:00, tiba jam 14:00
    Durasi : 6 jam
    Jarak : 255 km
    Tarif VND 190.000 (US$ 9 atau Rp 83.700)

    Sumber :
    http://www.vntraveler.com/answers/bus-saigon-ho-chi-minh-city-to-phnom-penh.html

    PHNOM PEHN ke SIEM REAP via speedboat
    Frekuensi : setiap hari
    Jadwal : berangkat jam 07:30 dan tiba jam 14:00
    Durasi : 6 jam 30 menit
    Jarak :
    Tarif : US$ 35 (Rp 353.400 seingat saya tidak semahal ini, mungkin klasnya).

    PHNOM PEHN ke SIEM REAP via bis
    Frekuensi : 6 kali sehari
    Jadwal : berangkat jam 07:30 dan tiba jam 13:30
    Durasi : 6 jam
    Jarak : 314 km
    Tarif : US$ 11 (Rp 102.300) dengan bis Mekong Express, US$ 7 (Rp 65.100) dengan bis Paramount Angkor

    Sumber :
    http://www.seat61.com/Cambodia.htm#Phnom_Penh_to_Siem_Reap_by_speedboat

    SIEM REAP ke POIPET (kota perbatasan Kamboja dengan Thailand) via Bis
    Frekuensi :
    Jadwal : berangkat
    Durasi : 7,5 jam
    Jarak : 147 km
    Tarif : umumnya sekitar 200 bath (Rp 58.000)

    Sumber :
    http://www.canbypublications.com/cambodia/overland.htm

    POIPET ke ARANYAPRATHET
    POIPET ke perbatasan dengan jalan kaki
    Perbatasan ke Stasiun ARANYAPRATHER dengan tuk-tuk seharga 40 bath (Rp 11.600).

    ARANYAPRATHET ke BANGKOK
    Frekuensi kereta api : 2 kali sehari
    Jadwal : berangkat jam 06:40 dan tiba jam 12:05
    Durasi : 5 jam 25 menit
    Jarak : 255 km
    Tarif : 48 bath (Rp 14.000) untuk kelas 3.

    Sumber :
    http://www.thailand.com/travel/excursions/excursion_angkorwat_getthere.htm
    http://www.seat61.com/Thailand.htm#Aranyaprathet

    BANGKOK ke KUALALUMPUR
    Frekensi kereta api : setiap hari
    Jadwal : berangkat jam 14:45 dan tiba jam 06.40 esok harinya.
    Durasi : 15 jam 55 menit
    Jarak : 1.161 km (Bangkok to Butterworth) + 388 km (Butterworth to Kuala Lumpur)
    Tarif : US $ 35 (Rp 325.000) (Bangkok ke Butterworth) untuk kelas 2, RM 40 (Rp 115.000) (Butterwoth - Kualalumpur) untuk kelas 2.

    Kalau tidak ada kereta langsung antara Bangkok ke Kualalumpur, cari kereta Bangkok ke Hat Yai lalu naik KTM dari Hat Yai ke Kualalumpur (Sentral KL). Kereta dari Hat Yai ke Sentral KL adalah Express Langkawi 7 yang berangkat dari Hat Yai jam 15:20 dan tiba di Sentral KL jam 05:20. Tarifnya adalah RM 44. Cek di http://travelmalaysiaguide.com/ktm-train-timetable-and-fare/#5

    Sumber :
    http://www.seat61.com/Thailand.htm#Singapore

    KUALALUMPUR ke SINGAPORE
    Frekuensi kereta api : setiap sehari
    Nama Kereta : Express Sinaran Pagi 5
    Jadwal : berangkat jam 08:30, tiba jam 16:05
    Durasi : 7 jam 35 menit
    Jarak : 397 km
    Tarif : RM 33 (Rp 95.000)

    Sumber :
    http://www.seat61.com/Thailand.htm#Singapore
    http://travelmalaysiaguide.com/ktm-train-timetable-and-fare/#3
    http://kisahbujangbiasa.blogspot.com/2011_01_01_archive.html

    Rekapitulasi lama, biaya dan jarak


    London - Paris = 1 hari, Rp 576.000, 465 km
    Paris - Berlin = 1 hari, Rp 2.426.400, 878 km
    Berlin - Moskow = 1 hari, Rp 2.527.200, 1.978 km
    Moskow - Beijing = 8 hari, Rp 7.328.121, 7.620 km (hanya selasa dan sabtu)
    Beijing - Hanoi = 3 hari, Rp 2.771.400, 2.996 km (hanya minggu dan kamis)
    Hanoi - Ho Chi Minh = 1 hari, Rp 651.000, 1.726 km
    Ho Chi Minh - Phnom Penh = 1 hari, Rp 83.700, 255 km
    Phnom Penh - Siem Reap = 1 hari, Rp 102.300, 314 km
    Siem Riep - Bangkok = 1 hari, Rp 83.600, 402 km
    Bangkok - Butterworth = 1 hari, Rp 325.000, 1.161 km
    Butterworth - Kualalumpur = 1 hari, Rp 115.000, 388 km
    Kualalumpur - Singapura = 1 hari, Rp 95.000, 397 km


    Total jarak : 18.580 km
    Total biaya : Rp 17.084.721,-
    Lama : 21 hari

    Untuk bisa melintasi berbagai negara, memang tidak mudah. Travel biro yang melayani juga tidak ada, kecuali sepotong-sepotong. Yang enak adalah bila kita punya tabungan banyak dan bisa ditunjukkan saat mengajukan Visa. Atau kita punya paspor diplomatik (entahlah). Punya paspor dinas saja tidak cukup, apalagi untuk memasuki negara-negara schengen. Paspor dinas masih bisa digunakan untuk memasuki Benelux, Rusia, Cina, dan Asean tanpa Visa, tapi tidak bisa untuk Inggris, Perancis, Jerman.

    Sayangnya jalur kereta api antara Banda Aceh sampai Bandar Lampung masih terputus-putus. Jika nanti sudah tersambung dan jembatan Selat Sunda telah ada, maka bisa naik kereta api dari Banda Aceh sampai Banyuwangi, ujungnya Pulau Jawa.

    Sumber :
    Konversi mata uang
    http://www.sentrainfo.com/kurs.php
    Informasi jalur kereta api asia tenggara
    http://www.chinaticketonline.com/english/index.php?option=com_content&task=view&id=57&Itemid=46&gclid=CK_j68zN1a0CFWdV4godBhngUg

    Friday, January 06, 2012

    PING ke Windows 7

    Awalnya ping ke Windows 7 tidak bisa, atau RTO. Sudah diupayakan untuk mematikan Windows Firewall. Ternyata bukan di situ pangkal masalahnya. Yang mem-blok ping atau ICMPv4 adalah konfigurasi Firewall oleh si Norton. Setelah di-klik Disable Smart Firewall-nya si norton, alhamdulillah ping sudah bisa dilakukan.

    Awalnya sudah masuk ke "Control Panel" lalu "System and Security" lalu "Windows Firewall" lalu "Advanced settings" lalu "Windows Firewall Properties" lalu pilih tab "Domain Profile", "Private Profile" dan "Public Profile". Pada setiap tab ini, pilih Off pada pilihan "Firewall state".

    Bahkan sempat membuat rule baru (New rules) di "Inbound Rules" untuk meloloskan ICMPv4 pada pilihan "Protocol and Ports". Semua-nya tidak membuahkan hasil. PING tetap RTO.

    Pilihan Disable Smart Firewall Norton ada beberapa :
    1. 15 minutes
    2. 1 hour
    3. 5 hours
    4. Until system restart
    5. Permanently
    Silahkan pilih yang dikehendaki.

    Pergeseran HP ProCurve Switch 2510G-24

    Sampai saat ini switch managable layer 3 merek HP ProCurve Switch 2510G-24 telah digeser ke berbagai tempat, Kantor Pusat, Pasar Jum'at, Serpong, dan Bandung. Ada juga yang masih tersimpan sebagai cadangan.

    Pergeseran selengkapnya adalah sbb :
    1. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0S6, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.150 ke Lab SJK. MAC : 3CD92B-D05C00. Fungsi : uji coba VLAN.
    2. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN129DE0PV, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.151 ke Ruang Kendali BSS, Gd. 90, Lantai 2. Fungsi sebagai switch primer untuk switch-swicth di gedung 90. IP : 192.168.24.2. MAC : 3CD92B-CED480. Digeser pada hari Jum'at 2 Maret 2012. Pass : km
    3. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0SW, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.152 ke STTN (Pak Djiwo) pada 14 Maret 2012. MAC : 3CD92B-D0DAC0.
    4. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0MR, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.153 ke NOC PSJ di Perasten, Pasar Jum'at. IP belum dikonfigurasi. Fungsi sebagai switch PDIN.
    5. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0B2, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.155 ke NOC KPB. Fungsi : Switch INTL
    6. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE10N, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.156 ke NOC BDG, Gedung A, Bandung. Fungsi sebagai switch access layer.
    7. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE1TT, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.157 ke NOC SRP di Gedung 71, Serpong. IP : 192.168.16.4. Fungsi sebagai switch VLAN.
    8. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0SZ, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.159 ke NOC KPB. IP : x.y.z.20. Fungsi sebagai core layer switch. Sekarang hanya untuk IIX dan Private.
    9. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0ZJ, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.161 ke NOC SRP di Gedung 71, Serpong. IP : 192.168.16.5. Fungsi sebagai switch Core Layer.
    10. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0T5, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.162 ke NOC PSJ di Perasten, Pasar Jum'at. IP belum dikonfigurasi. Fungsi sebagai switch VLAN.
    11. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE130, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.163 ke PDL, Pasar Jum'at. IP belum dikonfigurasi. Fungsi sebagai switch PDL.
    12. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0TL, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.xxx
    13. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0RQ, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.xxx
    14. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DExxx, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.xxx
    Rencana :
    1. Switch access layer di PDIN
    2. Switch access layer di NOC Utama dengan dibagi antara INTL, IIX, dan INTRANET
    3. Switch access layer di PTAPB
    No. Inventaris yang belum teridentifikasi : 
    1. 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.154
    2. 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.158
    3. 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.160

    Pergeseran Peralatan Januari 2012

    Untuk melaksanakan revitalisasi infrastruktur e-government, dilakukan penggantian peralatan yang sudah menua dan tidak berfungsi lagi, atau fungsinya sudah terbatas. Peralatan yang digeser ke Kantor Pusat berupa server blade, prosesor tambahan untuk server blade, power supply untuk blade enclosure, switch managable (layer 3), power distribution unit dan UPS.

    Pergeseran logistik ke Kantor Pusat selengkapnya adalah sebagai berikut :
    1. HP BL460c G7 E5506 6G 1P Svr, P/N : 603591-B21, S/N : CN71100D94, No. Inventaris : 2011 -7.
    2. HP BL460c G7 E5506 Kit (Prosesor #2), P/N : 610864-B21, S/N : SGH147XECH
    3. HP 1200W 12V Hotplug AC Power Supply untuk Enclosure c3000, P/N : 437572-B21, S/N : 5AMJQ0D4DYX1EC
    4. HP 500GB SAS 2.5 DP 6.0Gbps, P/N : 507610-B21, S/N : THC04100CB
    5. HP A3100-48 Switch, P/N : JD317A#ABB, S/N : CN16B8708X, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.166
    6. HP A3100-48 Switch, P/N : JD317A#ABB, S/N : CN16B87091, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.167
    7. HP A3100-48 Switch, P/N : JD317A#ABB, S/N : CN16B87090, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.168. 10 Agustus 2012
    8. Smart-UPS XL APC SUA3000RMXLI3U, P/S/N : AS1115242301, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.08.03.05.002.24
    9. Power Distribution Unit (PDU) isi 6 outlet. 
    10. Konektor RJ45 @ 50 pcs sebanyak 3 kantong
    11. Kabel UTP Cat 5E sebanyak 1 rol
    12. Network Cable tester Nengshou NS-468 sebanyak 1 unit
    13. Crimptool Goldtool TTK-133C sebanyak 1 buah.
    Dari hasil pemantauan, perlu tambahan logistik berupa :
    1. 2 buah PDU untuk Rak #1 dan Rak #2
    2. Outlet isi 4 untuk menghubungkan UPS dengan PDU
    3. Sebuah switch managable 24 port (HP ProCurve Switch 2510G-24) untuk mengganti 3 buah switch guna melayani : SRP sebanyak 4 eth, Internasional sebanyak 3 eth dan IIX sebanyak 6 eth.
    Pergeseran peralatan ke Pasar Jum'at selengkapnya adalah :
    1. Smart-UPS XL APC SUA3000RMXLI3U, P/S/N : AS1115242302, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.08.03.05.002.22
    2. HP ProCurve Switch 2510G-24, P/N : J9279A, S/N : CN131DE0T5, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.162
    Pergeseran di Serpong
    1. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R113000225 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.145, 4 Januari 2012.
    2. Switch AT-GS950/48-50, S/N : A04274R112400321 A, No. Inventaris : 080.01.0199.450304.000.2011 - 3.10.02.04.999.149, IP Addr : 192.168.22.2, adm, ngl, 10 Januari 2012.

      Thursday, January 05, 2012

      Allied Telesis AT-GS950/48

      Allied Telesis AT-GS950/48 Gigabit Ethernet Smart Switch adalah switch yang memiliki port sebanyak 48 port. Dalam praktek, switch ini bisa menggantikan 4 switch @ 24 port yang tidak optimal penggunaannya. Harapan dari jenis switch ini adalah kemampuan VLAN. Namun setelah membuka box-nya, tidak ada manual atau CD-ROM yang berisi manual. Sehingga harus mencari di situsnya. Salah satu situs yang dirujuk adalah Management Software AT-S106.

      Switch ini tidak dilengkapi dengan port console yang bisa menggunakan terminal. Konfigurasi langsung menggunakan port eth1 pada switch. Saya belum coba jika menggunakan port selain eth1. Hanya ada satu cara untuk mengkonfigurasi, yaitu dengan web browser.

      Berdasarkan manual tersebut, Bab 1, untuk mengakses switch dapat menggunakan web browser. Masukkan alamat IP 192.168.1.1 untuk mengakses switch AT-GS905. Untuk itu alamat IP komputer anda harus disesuaikan terlebih dahulu. Setelah berhasil masuk, akan tampil form login. Masukkan manager pada kolom username dan friend pada kolom password.

      Setelah berhasil masuk, langkah pertama adalah mengubah IP agar sesuai dengan network kita. Saya coba ganti alamat IP dari 192.168.1.1 menjadi 192.168.131.2. Hal ini dilakukan pada menu "System" lalu pilih "IP Setup".

      Ada 2 jenis VLAN di switch AT-GS950/48 ini :
      1. Port-based VLAN
      2. Tagged VLAN
      Sekedar informasi tambahan untuk contoh konfigurasi port-based VLAN, klik disini. Inginnya sih, antar VLAN tidak bisa saling PING meski IP Address-nya satu subnet. Keinginan ini sudah dapat dilakukan di switch HP ProCurve 2510G-24 dengan konsep Untagged. 

      Versi firmware : AT-S106 V1.1.0 [1.0.3.19] / Feb 15 2011 08:29:56

      Wednesday, January 04, 2012

      VLAN di HP ProCurve Switch 2510G-24

      Untuk melakukan konfigurasi switch jenis ProCurve 2510G-24 bisa dilakukan melalui 3 cara, dengan terminal, telnet dan web browser. Secara default, IP switch diatur secara default. Jika tidak ada DHCP Server maka, akses pertama kali harus menggunakan terminal untuk sekedar memasukkan IP Address.

      Akses melalui terminal saya lakukan menggunakan VT220. Defaultnya tanpa username? dan password. Setelah masuk, bisa melakukan  penggantian password, alamat IP, gateway, dst.

      Untuk memberikan IP Address, dari promt terminal, ketikkan "setup", kemudian akan "CONSOLE - MANAGER MODE, Switch Setup". Yang bisa diisi adalah
      System Name : ProCurve Switch 2510G-24 (default)
      System Contact :
      Manager Password : kmn
      Confirm Password :
      Logon Default : CLI (default)
      Time Zone [0] : 0 (default)
      Community Name : public
      Spanning Tree Enabled [No] : No (default)
      Default Gateway :
      Time Sync Method [None] : TIMEP (default)
      TimeP Mode [Disabled] : Disabled (default)
      IP Config [DHCP/Bootp] : DHCP/Bootp (default) ganti dengan Manual pakai tombol Space Bar
      IP Address : 192.168.24.2 (untuk gedung 90)
      Subnet Mask :  255.255.255.0

      Kalau sudah dikonfigurasi seperti di atas, jika ingin masuk ke mode setup, harus menjalan perintah "enable" lalu masukkan password manager.

      ProCurve Switch 2510G-24> enable
      Password:
      ProCurve Switch 2510G-24# setup


      Telnet (bukan SSH) silahkan diarahkan ke IP Address. Kemudian masukkan username dan password-nya.

      Web based silahkan arahkan ke alamat IP switch. Masukkan username dan password-nya.

      Untuk menghapus port tertentu yang sudah menjadi anggota VLAN tertentu, tidak bisa dilakukan melalui tombol "Modify" pada VLAN tersebut. Penghapusan port anggota VLAN dilakukan melalui tombol "Modify" di VLAN "DEFAULT_VLAN (Primary)". Klik nomor port, lalu ubah mode-nya dari "No" ke "Untagged". Jangan lupa klik tombol "Apply".


      Untuk membuat VLAN, masuk ke menu Configuration, lalu VLAN Configuration. Klik tombol "ADD/REMOVE VLANs" lalu masukkan nama VLAN pada kolom "VLAN Name" dan ID-nya pada kolom "802.1Q VLAN ID". Jangan lupa klik tombol "Add VLAN". Selanjutnya tinggal memasukkan anggota VLAN, port mana saja yang mau di-assign.

      Untuk mendaftarkan port tertentu ke suatu VLAN tertentu, klik tombol "Modify" yang berasosiasi dengan VLAN tersebut. Pilih port yang mau di-assign, bisa dilakukan satu per satu atau sekaligus. Sekaligus dengan menekan tombol Ctr dan klik. Setelah port yang mau di-assign di-marking, pilih mode "Untagged" lalu klik "Apply".

      Dalam uji coba ini, hubungan antara VLAN dan nomor port adalah sbb :
      1. DEFAULT_VLAN (Primary) : port 1 - 2
      2. PPIN : port 3 -6
      3. PTLR : port 7 -9
      4. PTBIN : port 10 - 15
      5. PTBN : port 16 - 18
      6. PKTN : port 19 - 21
      7. PRR : port 22 -24
      Salah satu port VLAN adalah untuk keperluan uplink ke router. Yang menyebabkan VLAN PTBIN menggunakan 6 port, tidak 3 port seperti VLAN lain karena di Gedung 71, PTBIN memiliki 3 switch. Belum 2 switch di dalam pagar kuning.

      Port 1 menggunakan IP 192.168.131.2, digunakan untuk manajemen.