Monday, November 01, 2010

Mikrotik RB750G vs RB450G

Sepintas lalu spesifikasi kedua Router Indoor RB750G dan RB450G terlihat sama, sama-sama memiliki dimensi dan jumlah port gigabit yang sama, 5 port. RB750G adalah produk routerboard yang sangat mungil dan diperuntukkan bagi penggunaan SOHO. Memiliki 5 buah port gigabit ethernet 10/100/1000, dengan prosesor baru Atheros 680/800MHz. Sudah termasuk dengan lisensi level 4 dan adaptor 12V. Routerboard RB450 (680MHz Atheros CPU, 256MB DDR RAM, 512MB NAND Storage) dengan RouterOS (Level 5) dalam kemasan kotak indoor yang ringkas, 5 (lima) buah port gigabit 10/100/1000, dan slot mikro-SD. Tidak bisa dipasangkan wireless card. Sudah termasuk 1 buah adaptor 24 Volt.

Perbandingan Spesifikasi Produk RB750G vs RB450G
  1. CPU: AR7161 680/800MHz CPU vs AR7161 680 MHz Atheros CPU
  2. Memory: 32MB DDR SDRAM onboard memory vs 256MB DDR onboard memory chip
  3. Boot loader: RouterBOOT vs RouterBOOT, 1Mbit Flash chip
  4. Data storage: 64MB onboard NAND memory chip vs 512MB onboard NAND memory chip
  5. Ethernet: 5 buah 10/100/1000 gigabit ethernet ports (with switch chip) vs 5 buah 10/100/1000 Mbit/s Gigabit Ethernet port supporting Auto-MDI/X
  6. miniPCI: none
  7. Extras: Reset switch, Beeper
  8. Serial port: no serial port vs One DB9 RS232C asynchronous serial port
  9. LEDs: Power, NAND activity, 5 Ethernet LEDs vs Power, user LED
  10. Power options: Power over Ethernet: 9-28V DC (except power over datalines). Power jack: 9.28V DC vs Power over Ethernet: 18..28V DC (except power over datalines); Power jack: 10..28V DC; Overvoltage protection
  11. Dimensions: 113x89x28mm. Weight without packaging and cables: 130gr vs 116mm x 90mm
  12. Power consumption: Up to 3W
  13. Operating System: MikroTik RouterOS v3, Level4 license vs RouterOS Level 5.
  14. Slot microSD : tidak ada vs ada.
Harga RB750G : Rp 615.000,00
Harga RB450G : Rp 1.175.000,00

Kesimpulan : bagusan RB450G meski harganya 2x lipat. Tapi sayangnya penjual Mikrotik rada nora, gak ready stok. Biar keliatan barang yang bagus kale.

Router Mikrotik mendukung BGP atau Border Gateway Protocol. BGP adalah inti dari protokol routing Internet. Protocol ini yang menjadi backbone dari jaringan Internet dunia. BGP adalah protokol routing inti dari Internet yg digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan. BGP dijelaskan dalam RFC 4271. RFC 4276 menjelaskan implementasi report pada BGP-4, RFC 4277 menjelaskan hasil ujicoba penggunaan BGP-4. Ia bekerja dengan cara memetakan sebuah tabel IP network yang menunjuk ke jaringan yg dapat dicapai antar Autonomous System (AS). Hal ini digambarkan sebagai sebuah protokol path vector. BGP tidak menggunakan metrik IGP (Interior Gateway Protocol) tradisional, tapi membuat routing decision berdasarkan path, network policies, dan atau ruleset. BGP versi 4 masih digunakan hingga saat ini . BGP mendukung Class Inter-Domain Routing dan menggunakan route aggregation untuk mengurangi ukuran tabel routing. sejak tahun 1994, BGP-4 telah digunakan di Internet. semua versi dibawahnya sudah tidak digunakan. BGP diciptakan untuk menggantikan protokol routing EGP yang mengijinkan routing secara tersebar sehingga tidak harus mengacu pada satu jaringan backbone saja.

Thursday, October 28, 2010

Tambah Nomor Ekstensi di IPPBX Briker Box

Untuk menambah nomor ekstensi, anda harus login terlebih dahulu ke server IPPBX Briker Box menggunakan web browser, misal Mozilla Firefox. Setelah memasukkan username dan password-nya, anda akan dihadapkan pada menu Briker 1.2 "Kilat".
Langkah selanjutnya adalah :
  1. Pilih menu IPPBX Administration sehingga tampil layar baru.
  2. Pilih menu Extensions yang terletak di sebelah kiri.
  3. Pilih menu Add Extention pada menu sebelah kanan. Warna menunya Oranye.
  4. Pilih Device "Generic SIP Device" lalu klik "Submit".
  5. Masukkan User Extention : 62023 (atau seseuai keinginan)
  6. Masukkan Display Name : PSJMN3
  7. Pilih Music on hold : "acc_1"
  8. Masukkan account code : 62023
  9. Masukkan secret : 62023
  10. Klik "Submit"
  11. Klik "Apply Configuration Change" dengan warna menunya adalah Oranye.
  12. Klik "Continue with reload", tunggu sampai tulisan "Please wait, reloading" hilang.

Swakelola menurut Perpres 54 Tahun 2010

Salah satu masalah besar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana cara melakukan pengadaan jasa Internet. Ada 3 pilihan, yaitu penunjukan langsung berdasarkan PP Tarif yang berlaku, swakelola dan pelelangan umum. Kalau menggunakan PP Tarif, maka harga saat ini tampaknya sudah tidak lagi sesuai dengan PP Tarif. Perubahan Tarif pada PP membutuhkan waktu lama dan rumit. Jadi praktis tidak bisa diubah sesuai keadaan, padahal harga jasa Internet terus turun dari waktu ke waktu. Yang paling aman adalah pelelangan umum. Namun untuk urusan yang sangat strategis (tergantung lembaganya) maka berganti-ganti Provider dan diurus oleh non PNS menjadi hal rumit. Seperti halnya urusan Passport, KTP, SIM, STNK, Pajak.

Sekarang yang menjadi alternatif yang perlu dipelajari adalah kemungkinan swakelola. Swakelola telah diatur dapam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010. Perpres 54/2010 adalah pengganti Keputusan Presiden No. 80 Tahun 2003. Pasal-pasal yang perlu dicermati dalam Perpres 54/2010 adalah :
  1. Pasal 26 ayat 1 : "Swakelola merupakan kegiatan Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat."
  2. Pasal 26 ayat 2 butir a : "pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan/atau memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manusia serta sesuai dengan tugas pokok K/L/D/I;"
  3. Pasal 26 ayat 2 butir g : "pekerjaan survei, pemrosesan data, perumusan kebijakan pemerintah, pengujian di laboratorium dan pengembangan sistem tertentu;"
  4. Pasal 26 ayat 2 butir h : "pekerjaan yang bersifat rahasia bagi K/L/D/I yang bersangkutan;"
  5. Pasal 26 ayat 2 butir i : "pekerjaan Industri Kreatif, inovatif dan budaya dalam negeri;"
  6. Pasal 26 ayat 4 butir b : "Pengadaan melalui Swakelola dapat dilakukan oleh Instansi Pemerintah lain Pelaksana Swakelola;"
  7. Pasal 27 ayat 3 butir b : "Pengadaan Swakelola yang dilakukan oleh Instansi Pemerintah lain Pelaksana Swakelola dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: pelaksanaan pekerjaannya dilakukan oleh Instansi Pemerintah yang bukan Penanggung Jawab Anggaran."
  8. Pasal 28 ayat 8 : "Swakelola dapat dilaksanakan melebihi 1 (satu) Tahun Anggaran."
  9. Pasal 30 ayat a : "Pengadaan melalui Swakelola oleh Instansi Pemerintah lain pelaksana Swakelola dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: pelaksanaan dilakukan berdasarkan Kontrak antara PPK pada K/L/D/I Penanggung Jawab Anggaran dengan pelaksana Swakelola pada Instansi Pemerintah lain pelaksana Swakelola."
  10. Pasal 30 ayat h : "Pengadaan melalui Swakelola oleh Instansi Pemerintah lain pelaksana Swakelola dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: kemajuan non fisik atau perangkat lunak dicatat dan dievaluasi setiap bulan yang disesuaikan dengan penyerapan dana oleh Instansi Pemerintah lain pelaksana Swakelola; "
Untuk memuluskan upaya penggunaan cara swakelola, syarat-syarat yang perlu dilengkapi adalah :
  1. Nama lembaga yang sudah menerapkan swakelola
  2. Salinan DIPA yang menyebutkan sumber dana kegiatan. Ini penting untuk mengetahui berapa banyak jenis mata anggaran yang digunakan untuk mendukung kegiatan yang akan di-swakelola-kan
  3. Surat-surat atau dokumen terkait dengan swakelola, misal MoU, Surat Perjanjian, Surat Kontrak
Ini semua diperlukan agar tidak ada beda penafsiran di antara para pemangku kepentingan. Jangan sampai seperti orang buta menggambarkan gajah. Dengan demikian dapat diidentifikasi secara persis pasal mana dari 10 pasal di atas yang akan digunakan sebagai dasar hukum swakelola.

Dalam rangka mendukung semangat swakelola pada sisi efisiensi dan penghematan anggaran, sudah seyogyanya jika harga yang diberikan oleh calon pelaksana swakelola setidaknya lebih murah sedikit dibanding pasar. Atau pelaksana memiliki keunggulan teknologi dan komparatif lainnya.

Saturday, October 16, 2010

Pengguna Pustaka Ristek di LPNK-ku

Dalam rangka melayani para Peneliti di Linkungan LPNK Kementrian Riset dan Teknologi, telah dibuatkan account untuk bisa digunakan untuk mengakses situs ScienceDirect secara personal, kapan saja dan dimana saja. Alamat yang digunakan untuk mengakses Pustaka Ristek adalah http://pustaka.ristek.go.id/. Untuk memanfaatkan fasilitas Pustaka Digital ini, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini :
  1. Di bagian atas website akan terlihat menu : BERANDA, PROFIL, BANTUAN, MASUK, DAFTAR, LUPA KATA KUNCI.
  2. Klik menu MASUK.
  3. Masukkan ID Pengguna = NIP, Kata Kunci = xxxxxxxx (Lihat email yang sudah kami kirimkan). Klik MASUK
  4. Di bagian atas website akan terlihat menu : BERANDA, AKSES JURNAL, PROFIL, BANTUAN, UBAH KATA KUNCI, KELUAR.
  5. Klik AKSES JURNAL Sekarang Anda seolah-olah sudah masuk ke situs Science Direct.
Dari LPNK-ku yang sudah mendaftar adalah :

Nama: Antonio Gogo
NIP: 19630217 198901 1 001
Satker: PTBN

Nama : Dr. Hadi Suwarno
NIP: 19530418 198011 1 003
Satker: PTBN

Nama : Dr. Eri Hiswara
NIP : 19571011 198003 1 014
Satker : PTKMR

Nama : Ign. Djoko Sardjono
NIP : 19490325 197610 1 001
Satker : PTAPB

Nama : Slamet Santosa
NIP : 195802231979031003
Satker : PTAPB

Nama: PRAJITNO
NIP : 195204021972041001
Satker: PTAPB

Nama : Prof. Sunarhadijoso, M.Sc.
NIP : 19500814 197601 1 001
Satker : PRR

Nama : Paston Sidauruk
NIP : 19590424.197903.1.002
Satker : PATIR

Nama : Koes Indrakoesoema
NIP : 19600605 198510 1 001
Satker : PRSG

Nama : Deswandri
NIP : 19641213 199102 1 001
Satker : PTRKN

Nama : Suwoto
NIP : 19650316.199103.1.004
Satker: PTRKN

Nama : Surip Widodo
NIP : 19650306 198903 1 004
Satker : PTRKN

Nama : Saryati
NIP : 1948 0715 197511 2 001
Satker : PTBIN

Nama : Sugeng Rianto
NIP : 19740930 199703 1 002
Satker : PTBN

Nama : Sunarto
NIP : 19660102 198603 1 003
Satker : PSJMN

Nama : Nurokhim
NIP : 19660613.199303.1.004
Satker : PTLR BATAN

Nama : I Gusti Ketut Pribadi
NIP : 19600605 198403 1002
Satker : PPIN BATAN

Nama : Roziq Himawan
NIP : 19700721 198911 1 001
Satker : PTRKN

Nama : Nusin Samosir
NIP : 19571217 198503 1 003
Satker : PTBN

Nama : Djoko Hari Nugroho
NIP : 19620428 198703 1 001
Satker : PRPN

Nama : Neneng Laksminingpuri
NIP : 19631027 198603 2 003
Satker : PATIR

Nama : Rill Isaris
NIP : 19460123 197309 1.001
Satker : PTAPB

Nama : Tegas Sutondo
NIP : 19530612 198309 1 001
Satker : PTAPB

Nama : DR. Geni Rina Sunaryo
NIP : 19620909 198503 2 002
Satker : PTRKN

Nama : Sriyana
NIP : 19660319 199111 1 001
Satker : PPEN

Sunday, October 10, 2010

Embedded MP3 with Google Media Player in Blog

ADA Band - Yang Terbaik Bagimu
Chrisye - Pelangi

Dea Mirela - Menanti

Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu

Mayumi Itsuwa - Kokoro No Tomo


To use this MP3 player on your website or blog, copy-paste the following code and replace the MP3_FILE_URL with the link to your MP3 file.
<embed flashvars=”audioUrl=MP3_FILE_URL” width=”400″ height=”27″ quality=”best”src=”http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf” type=”application/x-shockwave-flash” ></embed>

I used Google Media Player because Odeo MP3 Player inactive (may be sometime). Someday, if Google Media Player inactive too, I must looking for anothers. I hope that does not happen, again.

Thanks to :
http://ummiega.blogspot.com/2010/09/embed-mp3-dengan-google-media-player-di.html
http://www.labnol.org/internet/design/html-embed-mp3-songs-podcasts-music-in-blogs-websites/2232/

Masalah Wireless di IGN2010

Saya menggunakan Lenovo 3000v100. Setelah saya install IGN2010, wireless adapter tidak bisa langsung berfungsi dan aktif. Pesan yang muncul saat di aktifkan adalah

Menghidupkan antarmuka wlan0:
RTNETLINK answers: No such file or directory
Menderteminasi informasi IP untuk wlan0…
RTNETLINK answers: No such file or directory
gagal.

Kalau saya cek dengan perintah lspci, hasilnya seperti ini :

[root@dhcppc2 ~]# lspci | grep -i net
04:00.0 Network controller: Intel Corporation PRO/Wireless 3945ABG [Golan] Network Connection (rev 02)
0a:07.0 Ethernet controller: Realtek Semiconductor Co., Ltd. RTL-8139/8139C/8139C+ (rev 10)
[root@dhcppc2 ~]#


Tampak bahwa wireless adapter yang digunakan adalah Intel PRO/Wireless 3945ABG. Untuk itu saya mencoba untuk men-download dan menginstall driver terkait :
  1. # rpm -ivh ipw3945-ucode-1.14.2-4.0.1.noarch.rpm
  2. # rpm -ivh iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch.rpm
Namun wireless adapter belum juga bisa diaktifkan. Untuk sementara saya, laptop menggunakan kabel UTP untuk koneksi ke jaringan dan Internet. Hingga saat ini saya tidak tahu apa yang terjadi sehingga wireless adapter belum juga bisa diaktifkan. Padahal saat menggunakan IGN2009, wireless adapter baik-baik saja.
------------------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Untuk Intel Corporation PRO/Wireless 3945ABG yg diketahui dari lspci, memerlukan firmware “iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm” Filenya ada di IGN2010 DVD. File dapat juga diunduh dari:
http://repo.igos-nusantara.or.id/2010/all/iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
Setelah diunduh lakukan:
  1. # rpm -ivh iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
  2. Lakukan booting ulang
  3. Cek Wi-Fi di NetworkManager, harusnyaWi-Fi muncul/aktif.
  4. Selesai.
Info tambahan:
Untuk wireless lainnya yg memakai chipset dari Intel dapat memakai salah satu firmware berikut:
iwl1000-firmware-128.50.3.1-2.ign5.noarch.rpm
iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
iwl4965-firmware-228.61.2.24-2.ign5.noarch.rpm
iwl5000-firmware-8.24.2.12-3.ign5.noarch.rpm
iwl5150-firmware-8.24.2.2-1.ign5.noarch.rpm
iwl6000-firmware-9.221.4.1-1.ign5.noarch.rpm
iwl6050-firmware-9.201.4.1-2.ign5.noarch.rpm
----------------------------------------------------------------------
Komentar saya :
Saya sudah men-dwonload paket yang dimaksud dan mencoba menginstalasi firmware.

[root@dhcppc0 Unduhan]# rpm -ivh iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
Preparing… ########################################### [100%]
file /lib/firmware/iwlwifi-3945.ucode from install of iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch conflicts with file from package iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch
[root@dhcppc0 Unduhan]#


Dari pesan ini nampaknya ada konflik. Meskipun file /lib/firmware/iwlwifi-3945.ucode sudah kami hapus dan file iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm saya coba install ulang, pesan masih sama. Saya coba reboot, Wi-Fi adapter tetap belum bisa diaktifkan.

Sebelum saya install paket iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch, saya memang mencoba install paket ipw3945-ucode-1.14.2-4.0.1.noarch.rpm dan paket iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch.rpm.
----------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Cara hapus paketnya:
# rpm -e ipw3945-ucode
TAHAP1:
Pasang dengan opsi “–force –nodeps”
# rpm -ivh –force –nodeps iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
TAHAP2:
1. Booting ulang.
2. Periksa NetworkManager
a. Klik kanan ikon NetworkManager yg ada di pokok kanan atas
b. Pastikan “[x] Fungsikan Nirkabel”
3. Periksa Konfigurasi
a. Akses menu: Sistem -> Administrasi -> Jaringan
b. Muncul permintaan password, ketik “ign2010″
c. Pada tab perangkat, apakah muncul: … wlan0…
---------------------------------------------------------------------------------

Pada tab perangkat, sejak awal sudah muncul wlan0.
Setelah memasang
# rpm -ivh –force –nodeps iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm

dan kemudian di reboot. Ada perkembangan yang baik, yaitu ketika menjalankan ifconfig sudah muncul perangkat wlan0 meskipun belum bisa diaktifkan dan belum bisa dapat IP Address dari Access Point.

Hasil ifconfig :

wlan0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:13:02:6F:D5:82
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Sebelum memasang iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm, tampilan di atas tidak muncul. Kalau saya jalankan Network yaitu perintah baris "/etc/rc.d/init.d/network restart", yang tampil adalah :

[root@dhcppc0 ~]# /etc/rc.d/init.d/network restart
Mematikan antarmuka eth0: [ OK ]
Mematikan antarmuka wlan0: [ OK ]
Mematikan antarmuka loopback: [ OK ]
Mengaktifkan antarmuka loopbak: [ OK ]
Menghidupkan antarmuka eth0:
Menderteminasi informasi IP untuk eth0… selesai.
[ OK ]
Menghidupkan antarmuka wlan0:
Menderteminasi informasi IP untuk wlan0…gagal; tidak ada link yang tersedia. Periksa kabel?
[GAGAL]
[root@dhcppc0 ~]#


Yang wired sudah ok sejak awal, wireless yang belum tahu.
------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Coba NetworkManager di restart
# service NetworkManager restart
Apakah pada NetworkManager yg ada di pojok kanan atas tampil/muncul access point?
--------------------------------------------------------------------------

Ternyata ada masalah dengan pilihan Modus pada Pengaturan Nirkabel, jika sebelumnya diisi dengan "Terkelola" sekarang saya ganti dengan "Master". Dan alhamdulillah Wi-Fi Adapter sudah normal.
-------------------------------------------------------------------------
Kesimpulan :

Langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan jika menghadapi permasalahn di atas adalah :
  1. Cek tipe wireless adapter dengan perintah baris lspci
  2. Downlaod firmware wireless adapter
  3. Install firmware wireless adapter
  4. Reboot komputer
  5. Cek Wi-Fi di Network Manager atau jalankan perintah system-config-network.
  6. Cek juga dengan ifconfig
  7. Cek secara rinci konfigurasi wireless adapter, termasuk modus-nya. Bandingkan dengan komputer yang Wi-Fi adapaternya berjalan normal.
  8. Restart NetworkManager dan Network

Friday, October 08, 2010

Membuat ISO DVD di Terminal

Untuk membuat file ISO bisa dilakukan dari terminal. Soalnya K3b versi 2.0.1 saya gak ada menu untuk membuat ISO, atau mungkin bekum ketemu saja. Kebetulan saya menggunakan IGN2010. Mudah-mudahan saya untuk distro lain. Pertama-tama masukkan DVD DVD-Drive lalu bukan terminal. Jalankan perintah baris :

# dd if=/dev/cdrom of=ign2010.iso

dimana :
dd = Salin sebuah berkas, ubah dan format menurut operand.
if = input filenya dimana, kebetulan ada di DVD Drive
of = output filenya diberi nama apa, kebetulan ign2010.iso
[root@dhcppc0 ~]# dd if=/dev/cdrom of=ign2010.iso
dd: membaca `/dev/cdrom': error Masukan/Keluaran
4430464+0 catatan masuk
4430464+0 catatan keluar
2268397568 byte (2,3 GB) tersalin, 641,027 s, 3,5 MB/s
[root@dhcppc0 ~]#

Bisa juga
# dd if=/dev/sr0 of=ign2010.iso

Dengan perintah baris df, kita bisa tahu device yang digunakan oleh DVD.
[root@dhcppc0 ~]# df
Sistem Berkas 1K-blok Isi Sisa Isi% Dipasang di
/dev/mapper/VolGroup-lv_root
27673632 4533268 21734620 18% /
tmpfs 1285092 396 1284696 1% /dev/shm
/dev/sda1 495844 80352 389892 18% /boot
/dev/mapper/VolGroup-lv_home
24899956 3514484 20120628 15% /home
/dev/sr0 4069426 4069426 0 100% /media/IGN2010
[root@dhcppc0 ~]#

[root@dhcppc0 ~]# dd if=/dev/sr0 of=ign2010.iso
dd: membaca `/dev/sr0': error Masukan/Keluaran
2602240+0 catatan masuk
2602240+0 catatan keluar
1332346880 byte (1,3 GB) tersalin, 817,993 s, 1,6 MB/s
[root@dhcppc0 ~]#
test

Wednesday, October 06, 2010

Xine, VCD dan DVD Player di IGN2010

Seperti pada IGN2009, saya menganggap Xine adalah VCD dan DVD Player yang bisa diandalkan ketimbang pakai GNOME Player. GNOME Player kadang tidak sempurna. Agar bisa menjalankan Xine, maka Anda perlu menginstlasi paket Xine dengan YUM. Namun untuk menginstalasi YUM lengkap, konfigurasi repositori di /etc/yum.repos.d/ harus disesuaikan terlebih dahulu.

Dari situs http://rpm.livna.org/ dikatakan bahwa untuk mendapatkan konfigurasi YUM ke Livna, jalankan saja perintah baris :

# rpm -ivh http://rpm.livna.org/livna-release.rpm

Perintah ini akan menambahkan sebuah file konfigurasi repositori, yaitu file "livna.repo.rpmnew" ke dalam folder /etc/yum.repos.d/. Kemudian edit file ini, khususnya bagian $releasever. Isi filenya antara lain :

[livna]
name=rpm.livna.org for $releasever - $basearch
#baseurl=http://rpm.livna.org/repo/$releasever/$basearch/ http://ftp-stud.fht-esslingen.d
e/pub/Mirrors/rpm.livna.org/repo/$releasever/$basearch/
mirrorlist=http://rpm.livna.org/mirrorlist
failovermethod=roundrobin
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-livna


Ganti semua kata $releasever dengan 13. Karena IGN2010 setara dengan Fedora 13. Sehingga isi file livna.repo.rpmnew menjadi :

[livna]
name=rpm.livna.org for 13 - $basearch
#baseurl=http://rpm.livna.org/repo/13/$basearch/ http://ftp-stud.fht-esslingen.d
e/pub/Mirrors/rpm.livna.org/repo/13/$basearch/
mirrorlist=http://rpm.livna.org/mirrorlist
failovermethod=roundrobin
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-livna


Setelah di-save, selanjutnya silahkan jalankan instalasi Xine dengan YUM.

# yum install xine*

Setelah diujicobakan, Xine baru bisa menjalankan Video DVD. Masih dicari tahu kenapa belum bisa menjalankan Video CD (VCD).

DVD Video yang saya coba dan berjalan baik adalah
1. “Inside Special Forces” dari National Geographic.
2. Brad Pit, “Seven Years in Tibet”, Tri Star.
Keduanya adalah original DVD Video dan saya beli di Disctarra.
Sementara itu Xine masih kesulitan untuk memutar Video CD. Video yang sudah saya coba adalah :
1. “Extreme Machines : Wheels of Steel”, Discovery Channel.
2. “Extreme Machines : Air Power”, Discovery Channel.
Keduanya juga original Video CD dan saya beli di Disctarra.

Saya sudah coba “yum erase xine*” lalu “yum install xine*” tetap masih sama.
Selamat mencoba dan jika ada solusi, mohon sharing-nya.

Saya juga mencoba menggunakan Xine untuk memutar CD Audio (Ada Band - Heaven of Love) dan bisa didengar. Soalnya memutar pake XMMS tidak ada opsi memutar Audio CD.

Agar bisa menjalankan VCD, DVD dan CD-Audio, saya akhirnya menggunakan VLC.  Instalasinya cukup sederhana :
# yum install vlc

Monday, October 04, 2010

Artikel pada Majalah InfoLINUX edisi 10/2010

Dalam edisi Oktober 2010, majalah bulanan InfoLINUX menulis berbagai tutorial bagi pengguna Linux dan Open Source Software. Artikel dalam majalah InfoLINUX selalu menarik bagi siapa saja yang menggunakan Open Source Software, apapun distronya. Dalam edisi kali ini dibahas tentang Warnet OSS, IDS, Radio Streaming, GIF Animation, teknik enkripsi/dekripsi, tip di Python, tip di OpenOffice.org Calc dan tip di BlankOn.
  1. Warnet Bebas Bajakan. Anda akan dijelaskan bagaimana mengelola Warnet tanpa harus menggunakan perangkat lunak bajakan, yaitu menggunakan perangkat lunak Open Source. Salah satu perangkat lunaknya adalah Zencafe.
  2. Konfigurasi Billing Sistem Mkahawa. Mkahawa merupakan aplikasi billing untuk warnet berbasis Linux, yang memberikan kemudahan perhitungan tarif penggunaan Internet oleh user/client warnet.
  3. Deteksi dan cegah intrusi pada jaringan dengan suricata. Intrusion Detection System (IDS) bukanlah hal baru, banyak yang telah melakukannya. Mobil dengan alarm pencurian, gedung-gedung dengan pendeteksi kebakaran, rangkaian listrik dengan pendeteksi hubungan singkat, dan lain-lain. Dalam artikel ini, penulis akan menjelaskan instalasi dan penerapan sederhana perangkat lunak pendeteksi gangguan atau IDS.
  4. Bahasa-bahasa pemrograman unik. Dalam artikel ini akan dibahas berbagai bahasa pemrograman unik. Bahasa-bahasa tersebut, antara lain menawarkan konsep baru, cara pemrograman minimalis, keanehan tertentu, topik tertentu yang tidak beihubungan dengan komputer, atau Sepenuhnya untuk humor.
  5. Stasiun Radio Streaming Berbasis Icecast2. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi Internet, siapa saja kini dapat membangun stasiun radio denganmudah, karena tidak membutuhkan izin lisensi untuk dapat melakukan transmisi siaran melalui udara. Teknologi yang biasa digunakan untuk membangun stasiun radio berbasis Internet ini dinamakan teknologi streaming.
  6. Membuat GIF Animasi dengan GIMP. Menggunakan GIMP, kita bisa membuat GIF animasi dengan cara sangat mudah. Cukup siapkan saja gambar-gambar yang ingin diikutkan dalam animasi. Gambar-gambar tersebut bisa dalam berbagai format (PSD, PNG, JPG, GIF, BMP atau lainnya).
  7. Kripik : Program Enkripsi/Dekripsi File Sederhana. Ingin menyimpan arsip terenkripsi? Kita bisa menggunakan Kripik. Kripik dapat mengarsip banyak file dan direktori sekaligus, menerapkan kompresi (gzip atau bzip2) apabila diminta, dan kemudian mengenkripsi dengan algoritma AES. Apabila diperlukan, arsip Kripik dapat didekripsi dan diekstrak.
  8. Workshop Office: tambahkan animasi teks pada sheet; peroleh tipe isi sel; melakukan proteksi sheet; konversi oktal ke binari, desimal, dan heksa.
  9. Workshop Programming Python: mendapatkan path absolut; ketahui versi interpreter python; bekerja dengan hash MD5; uji hak akses pada file.
  10. Workshop Distro: kejutan BlankOn di hari kemerdekaan.
Jangan sampai terlewat untuk membeli InfoLINUX edisi kali ini.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.

Tambahan Waktu Dukungan RHEL

Red Hat menambahkan dukungan selama 3 tahun untuk Red Hat Enterprise Linux (RHEL) melalui layanan Extended Life Cycle Support (ELS). Layanan ini tersedia bagi para pelanggan berbayar. Tambahan waktu dukungan ini berlaku juga untuk para pelanggan korporat hingga waktunya mencapai 7-10 tahun namun terkecuali bagi para pelanggan RHEL 3.
Dukungan RHEL 3 yang sedianya akan berakhir pada akhir Oktober 2010, dengan ELS maka dukungan RHEL 3 akan bertambah hingga Oktober 2013. Hampir mirip dengan tiga fase dari Red Hat Enterprise Linux Life Cycle, ELS juga akan berfokus pada perbaikan sejumlah masalah yang bersifat kritis ketimbang menambah fitur umum terbaru. Selain itu, dukungan juga hanya tersedia untuk beberapa komponen dari distro bersangkutan. Sejumlah aplikasi utama yang biasa terdapat pada sistem desktop, tidak termasuk ke dalam kontrak dukungan yang diberikan.

Sangat menarik juga untuk menantikan apakah CentOS, distro turunan dari RHEL, akan memberikan tambahan waktu dukungan seperti layanan ELS yang diberikan oleh Red Hat.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.