Sunday, June 05, 2011

KNOPPIX 6.4.3

KNOPPIX, distro yang kali pertama memperkenalkan teknologi LiveCD, telah mengumumkan rilis terbaru dari distro-nya, yakni KNOPPIX 6.4.3. Versi terbaru KNOPPIX ini telah menyertakan dukungan untuk driver open source nouveau untuk video card NVIDIA.

Distro KNOPPIX 6.4.3 dibuat berbasiskan versi update dari Debian Lenny, "Testing", dan "Unstable", dan menyertakan kernel Linux 2.6.36.1, X.Org 7.5 untuk dapat mendukung beragam perangkat keras terkini.

Sejumlah perubahan lain yang dimasukkan dalam versi terbaru ini diantaranya, disertakannya modul paket driver nouveau untuk video card NVIDIA, akselerasi grafis melalui Kernel Mode Settings (KMS), LibreOffice untuk menggantikan paket OpenOffice.org, dan Process Control Group untuk shell terminal.

Meski telah menggunakan driver nouveau yang digunakan sebagai default driver, para pengguna juga dapat menggunakan driver nv yang lebih andal, dengan cara mulai mengetikkan opsi: "knoppix nomodeset xmodule=nv" pada bagian boot option. Pengguna yang ingin merasakan KNOPPIX 6.4.3 dalam ekstra DVD InfoLINUX edisi ini.

Sumber : Majalah InfoLINUX 02/2011

Rusia Akan Beralih ke Linux di Tahun 2011

Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin, telah menandatangani permintaan pemerintah Rusia untuk melakukan transisi anggaran badan eksekutif federal dan badan-badan federal lainnya untuk beralih ke perangkat lunak bebas pada periode tahun 2011-2015. Menurut dokumentasi yang ditandatangani pada 17 Desember 2010, pemerintah Rusia harus menggantikan seluruh perangkat lunak proprietary ke perangkat lunak bebas, seperti GNU/Linux.

CNews, salah satu website Rusia menjelaskan kalau Vladimir Putin telah menandatangani sebuah rencana untuk transisi dari struktur kekuasaan dan anggaran badan federal ke penggunaan perangkat lunak bebas. Berdasarkan dokumen tersebut, pengenalan Linux di pemerintah harus dimulai pada triwulan II tahun 2012. IIya Massuh, Deputi Menteri Komunikasi, mengatakan kepada CNews kalau dokumen yang telah ditandatangani oleh Vladimir Putin memberi pernyataan kelengkapan perubahan dari pemerintah federal dan pegawai negeri untuk beralih ke perangkat lunak bersifat bebas. Dokumen ini berjumlah 17 halaman, dan dapat di-download pada url http://filearchive.cnews.ru/doc/2010/06/17/2299p.doc.

Dengan tanggal yang sama di bawah rencana, akan dikembangkannya sejumlah perubahan petunjuk untuk mencatat aktiva tidak berwujud. Item ini akan memecahkan masalah lama akuntansi sebagai perangkat lunak proprietary atau perangkat lunak bebas dengan tidak ada nilai intrinsik. Persetujuan dari paket perangkat lunak bebas di lokasi percontohan akan dimulai pada triwulan II tahun 2012 di lembaga pemerintah dan fiskal, dan harus selesai pada triwulan III tahun 2014. Salah satu poin menarik dari rencana ini adalah referensi ke repositori nasional yang harus diciptakan pada triwulan II tahun 2012.

Sumber : Majalah InfoLINUX 02/2011

LibreOffice Enterprise

Sebagai kontributor utama aplikasi LibreOffice, aplikasi turunan OpenOffice.org; Novell telah mengumumkan sebuah versi yang bersifat komersial, enterprise-class dan memiliki dukungan paket. Novell mengatakan kalau LibreOffice dengan Novell Services terdiri atas enam aplikasi yang terdiri atas aplikasi pengolah kata, spreadsheet, pembuat presentasi, database, perhitungan formula matematika dan menggambar. Dibandingkan dengan paket aplikasi perkantoran lainnya, LibreOffice dapat menurunkan biaya sekitar 50 hingga 60 persen dalam kurun waktu tiga tahun.

Sebelumnya, Novell juga telah memasok OpenOffice.org Novell Edition, dan kini menawarkan LibreOffice sebagai penerusnya. Harga yang ditawarkan untuk dukungan komersial LibreOffice dari Novell ditawarkan mulai dari US$120 untuk satu perangkat dalam setahun. Versi gratis dari LibreOffice 3.3.1 sendiri, sudah dapat didownload dari alamat url http://www.libreoffice.org/download/. Paket LibreOffice 3.3.1 tersedia untuk platform Windows, Linux dan Mac OS X. Menurut info, sejumlah versi akan datang dari distro besar seperti Ubuntu 11.04, Fedora 15 dan openSUSE 11.4, akan menjadikan LibreOffice sebagai aplikasi defaultnya.

Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011

Thursday, June 02, 2011

Jumlah Switch dan Router

Mengetahui jumlah perangkat diperlukan untuk menentukan kebutuhan perangkat cadangan. Perangkat yang digunakan pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam ethernet switch, router, media converter (transceiver), access point. Untuk ke depan pengadaan switch diarahkan menggunakan gigabit ethernet switch dan managable.

Kantor Pusat :
Router : 2 unit
Switch : 20 unit
Access Point : 10 unit (3 gedung)
Pasar Jum'at :

Router : 1 unit
Switch : 14 unit
Access Point : 24 unit (12 gedung)Media Converter  FO-UTP : 24 unit

Serpong :
Router : 2 unit
Switch : 50 unit
Access Point : 24 unit (12 gedung)Media Converter  FO-UTP : 24 unit

Bandung :

Router : 1 unit
Switch : 10 unit
Access Point : 10 unit (5 gedung)Media Converter  FO-UTP : 10 unit

Yogya :

Router : 1 unit
Switch : 14 unit
Access Point : 14 unit (7 gedung)Media Converter FO-UTP : 14 unit

Cianjur :
Router : 1 unit
Switch : 1 unit
Access Point : 2 unit (2 gedung)
Jepara :
Router : 1 unit
Switch : 1 unit
Access Point : 1 unit (1 gedung)
Total :
Router : 9 unit
Switch : 110 unit
Access Point : 85 unitMedia Converter FO-UTP : 72 unit
*) tidak termasuk perangkat sejenis yang ada di lab

Catatan :
Pasar Jum'at : Jl. Cinere Pasar Jum'at, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan
Bandung : Jl. Tamansari
Yogyakarta : Jl. Babarsari, Kab. Sleman
Cianjur : Desa Padarincang, Kecamatan Cipanas
Jepara : Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo

Monday, May 30, 2011

Belanja Bahan dan Barang 2011

Untuk memudahkan pencapaian realisasi anggaran tahun 2011, perlu ditentukan sumber pendanaan yang dimungkinkan dari DIPA. Disamping itu, penentuan sumber pendanaan ini dilakukan untuk menghindari tumpang tindih dan salah penggunaan mata anggaran. Keuntungan lainnya, adalah memudahkan pola pembelanjaan.

Sumber pendanaan dari DIPA PPIN Tahun 2011 adalah :

3440.03.002.014.340601-Revitalisasi Infrastruktur e_Government
  • 521119 Bahan jaringan komputer, 4 paket @ 5jt = 20 jt. Peruntukan : kabel UTP Cat5E, UTP Cat6, STP, Pigtail, RJ45, barrel, Kabel Coax RG58, cable tester (Rp 125rb), crimp tool (Rp 125rb), kabel NYM, stop kontak, PoE, kabel CCTV, cage nut, kabel roll,
  • 521119 Komputer supplies, 4 paket @ 4,27jt = 17,08 jt. Peruntukan: toner, flashdisk, DVD-R, CD-R, laser pointer, pesawat telpon Panasonic KX-TS505, pesawat telpon Panasonix KX-TSC11MX, Logitech USB Mouse,
  • 521211 Bahan koordinasi pelaksanaan kegiatan pengembangan TI, 4 kali @ 2,08 jt = 8,32 jt. Peruntukan : ???
  • 532121 Suku cadang Komputer, 1 paket @ 21 jt = 21 jt. Peruntukan : SoDIMM, 2GB SoDIMM RAM DDR2 PC-6400, DDR2, HDD internal, VGA, CPU, batere Lenovo, DDR1, Canon Battery pack LP-E8
3440.03.002.015.340602-Dukungan Implementasi OSS
  • 521119 Bahan pendukung implementasi OSS, 1 paket @ 980 rb = 980 rb. Peruntukan : key holder, ball point, sticker.
  • 521119 Sosialisasi OSS (170 orang), 1 paket @ 20,4 jt= 20,4 jt. Peruntukan : seminar kit
3440.03.002.016.340603-Revitalisasi Website
  • 521119 Bahan multimedia, 1 paket @ 5,16 jt = 5,16 jt. Peruntukan : Verbatim DVD-R printable – 50 pcs (5 box), Sony CD-R printable - 50 pcs (2 box), Casing CD (plastik lentur) (@ 100 buah ) (1 Set), Corsair 2 GB SODIMM DDR2 PC-6400 (1 keping), Flash Disk Sandisk Cruzer Slice 16 GB (5 buah), External Microphone (2 buah), Tas Kamera Saku Lowepro D-Pods 20 (1 buah), Tas Handycame Sony (1 buah), Rompi Jurnalistik (7 buah).
  • 521119 Bahan pengembangan website, 1 paket @ 5 jt = 5 jt. Peruntukan : Toner Samsung ML-3471ND/ML D3470B (1 buah), Toner Samsung ML-1610D2/SEE (3 buah), Tinta Printer Epson Stylus Photo type T007 (black) (3 buah), Tinta Printer Epson Stylus Photo type T009 (color) (3 buah).
  • 532121 Suku cadang Komputer/Notebook, 1 paket @ 5 jt = 5 jt. Peruntukan : Lensa Canon EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS = Rp 3.745.000,-.
3440.04.002.002-Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran (hlm 16). F. Perbaikan Peralatan Kantor
  • 532121 Bahan peralatan komputer, 3 paket @ 10 jt = 30 jt. Mungkin yang bisa dibelanjakan oleh Bidang SJK hanya 1 paket.
  • 532121 Perawatan jaringan komputer/server di 3 kawasan kerja, 3 paket @ 28,5 jt = 85,5 jt. Peruntukan : HDD 500GB 6G 7,2k SAS 2,5" DP MDL Hot Plug (P/N : 507610-B21) = $ 535; HDD 1 TB 6G SAS 7,2k 2,5" MDL Hot Plug (P/N : 605835-B21) = $ 700; HP ProLiant BL465c G7 AMD Opteron 6128 HE 8 Core 1 Processor (max : 2) 8 GB DDR3 SDRAM (Max : 128 GB) (P/N : 518867-B21) = $ 3500 (harga tanpa HDD), rackmount power distribution, antena sectoral 120 derajat, media converter, VGACard, RAM Server, HDD Server.
3440.04.002.011-Pelayanan Publik atau Birokrasi. H-Operasional dan Pemeliharaan Jaringan Sistem Informasi
  • 521119 Bahan untuk Operasional Sistem Jaringan Komputer, 1 paket @ 5 jt = 5 jt. Peruntukan : pesawat telpon
3440.04.003.013.Revitalisai Pusat Data dan Infrastruktur Jaringan Komunikasi Data untuk Mendukung e_Government
  • 521119 Bahan Jaringan Komputer, 6 paket @ 8,91 jt = 53,46 jt. Peruntukan : 24 core FO MM Outdoor, Single Jacket 62,5 μm/125, Duct Cable = 400 meter, Kabel STP Cat 5e, AMP = 1 roll, Kabel UTP Cat 5e, AMP = 28 roll, kabel UTP Cat 6, AMP = 1 roll, Konektor RJ45 AMP 50pcs = 20 pak, Fiber Optic ST to ST @ 3 mtr, Duplex, Multimode 50 micron =  10 buah.
  • 532111 Interkoneksi Fiber Optic Gd 71 dan Gd 31, 1 paket @ 60jt. Peruntukan : Fiber Optic Laying = 400 meter, pipa HDPE 27 mm (subduct) = 400 meter, terminasi fiber optic = 48 titik, termination box = 2buah. Harga subduct berkisar@ Rp 6.500 per meter. HDPE (high-density polyethylene) dari Unilon. Ada juga produk Vinilon.Pipa akan diadakan bersamaan dengan penggalian FO.
Jenis-jenis 24 core Multimode Fiber Outdoor, baik 50 μm maupun 62.5 μm :
  1. 24 Core MM Outdoor Direct Buried, Double Jacket 50 μm/125 = US$ 4.53
  2. 24 Core MM Outdoor Direct Buried, Double Jacket 50 μm/125, FLAME RETARDANT = US$ 5.56
  3. 24 Core MM Outdoor, Single Jacket 50 μm/125, DUCT Cable = US$ 4.07
  4. 24 Core MM Outdoor, Single Jacket 50 μm/125, FLAME RETARDANT = US$ 5.13
  5. 24 core FO MM Outdoor Direct Buried Cable, Double Jacket 62,5 μm/125 = US$ 5.93
  6. 24 core FO MM Outdoor Direct Buried Cable, Double Jacket 62,5 μm/125, FLAME RETARDANT = US$ 7.13
  7. 24 core FO MM Outdoor, Single Jacket 62,5 μm/125, Duct Cable = US$ 5.40
  8. 24 core FO MM Outdoor, Single Jacket 62,5 μm/125, FLAME RETARDANT = US$ 6.40
Informasi lainnya, silahkan lihat di http://pc24.co.id/catalogue/category157_1.htm

Saturday, May 28, 2011

Data Dukung Pengadaan 2012

CANON SELPHY CP800 - White
300 x 300 dpi, 2.5" Tilt-up LCD, 8 Multi Language UI, My Colors, PictBridge, Red-Eye Correction, Power Save, Anti-theft Wire Lock Slot (Kensington lock-style) Borderless/Bordered, USB
Rp 1,300,000


SONY DCR-SR68 - Silver
80GB HDD, 1/8" Advanced HAD CCD, 680K pixels, 60x optical zoom, 2000x digital zoom, Carl Zeiss Vario-Tessar lens, 2.7" LCD, Hybrid Recording
Rp 4,150,000

Wireless Outdoor RB433AH (3 bh AP ABG) (WO433AH-A3)
Routerboard RB433 (800MHz Atheros CPU, 128MB DDR RAM, 64MB NAND Storage) dengan RouterOS (Level 5 CF) dalam kemasan kotak outdoor, dengan 1 (satu) ethernet insulator untuk port ethernet 10/100 dan tiga buah wireless minipci R52. Sudah termasuk 1 buah adaptor 24 Volt.
Rp 2.405.000

Wireless Outdoor RB800 (3 bh AP A+B+G) (WO834-A3)
The RB800 is an advanced high performance wireless platform. Lebih powerful, dan menggunakan 3 buah port gigabit. Dengan routerboard 800 (MPC8544 800MHz, 256MB RAM, 3 port gigabit ethernet, 4 port minipci, RouterOS level 6), dilengkapi dengan 3 buah wireless R52 65 mWatt ABG, PoE, dan adaptor 48 Volt.
Rp 4.255.000

Triangle tower, cek disini.

Perangkat lain yang dibutuhkan :
  1. Fluke Network Instrument, seperti LRPRO-1000 LINKRUNNER PRO NETWORK MULTIMETER (Rp 15.903.000,-), DTX-1800 AP CABLE ANALYZER (US$ 13,250.00), AIRCHECK AIRCHECK WI-FI TESTER (US$ 3,176.00), OPVS3-WFA OPTIVIEW AIRMAGNET WIFI ANALYZER (US$ 6,676.00). Total sekitar Rp 270jt. Jika LRPRO-1000 butuh 5 unit dan AIRCHECK WI-FI TESTER butuh 2 unit menjadi Rp 376jt-an, ini sudah termasuk keuntungan perusahaan, PPh dan PPN.
  2. Storage Server SAN: HP StorageWorks D2600 (BK765A).
  3. Smart UPS 3000VA: APC SUA3000RMXLi3U.
  4. Video Conference Monitor: SHARP Aquos LC-46LE820M.
  5. Media Converter FO-UTP: Allied Telesis AT-MC101XL.
  6. Managable Gigabit Ethernet Switch: HP ProCurve 1810G-24G Switch (J9450A).
  7. Wireless Access Point Outdoor: Wireless Outdoor RB433 (3 bh AP ABG), antena sectoral: Hyperlink Antenna Sectoral 20 Dbi 120 degree / 2,4 GHZ HG2420P.
  8. Wireless Access Point Indoor: Engenius EOC-2611P 600mW, antena omni: Hyperlink Antenna Omni 15 Dbi / 2,4 GHZ HG2415 PRO.
  9. Triangle tower ukuran 30 Galvanis setinggi 4 stage atau 20 meter.
  10. Rackmount Server: HP ProLiant DL380G6-332.
  11. Instalasi FO di Bandung sepanjang 200 meter. Pengadaan terdiri dari pengadaan kabel FO Multimode 6 core dan pekerjaan penggelaran.
  12. Instalasi FO di Yogya sepanjang 300 meter. Pengadaan terdiri dari pengadaan kabel FO Multimode 6 core dan pekerjaan penggelaran.
  13. Scanner ADF: FUJITSU fi-5015C
  14. Scanner Flatbad: CANON CanoScan LiDE 110.
  15. Drybox: FOCUS OPTIC AL-100G.
  16. Camera Pocket: CANON Digital Ixus 300 HS.
  17. Printer Foto: CANON SELPHY CP800
  18. Suku cadang camera: CANON EF-S 18-200mm f/3.5-5.6 IS
Lain-lain kebutuhan:
  1. AC Ruang Server untuk NOC Serpong saja yang model berdiri.
  2. Kursi Lab sebanyak 25 buah.
  3. Switch Gigabit Cisco Catalyst WS-C2960G-24TC-L, Catalyst 2960 24 10/100/1000, 4 T/SFP LAN Base Image. Rp 28.666.000,-
  4. HP ProLiant seri DL untuk proxy Server kawasan, NMS
  5. HP Blade untuk NHC, Web, Mail, Komputasi, Digilib, SIPL,
  6. Storage Attached Network untuk Repo Server
  7. PC sebanyak 6 unit untuk Eko, Jun, Dhanu, Rachman, Agus, Wenr, Cipanas,

Resize File Video dari Canon EOS 550D dengan Linux

Canon EOS 550D dilengkapi dengan alat perekam video. Namun sayangnya ukurannya sangat besar, kira-kira dengan rasio 1 detik = 3 MB untuk pilihan 640x480 pixel. Jika Anda memilih 1920 x 1080 pixel atau 1280 x 720 pixel, rasionya menjadi 1 detik = 6 MB. Ukuran ini berlaku untuk Untuk mengubah menjadi ukuran lebih kecil dapat dilakukan dengan Linux, khususnya distro IGN2010. Paket yang digunakan adalah ffmpeg.

Jika Anda punya file video dari Canon EOS 550D dengan nama MVI_0184.MOV dengan ukuran 17 MB. Maka jika di-resize ke 400x220 pixel, ukuran file akan menyusut menjadi 343 kB. Dan Jika di-resize ke 640x480 pixel, ukuran file MVI_0184.MOV akan menyusut dari 17 MB menjadi 524kB. Penyusutan ini semata-mata untuk keperluan pengiriman melalui e-mail.

Perintah baris (CLI) untuk mengubah ke 400x220 pixel :
$ ffmpeg -i MVI_0184.MOV -s 400x220 MVI_0184_New.MOV

Perintah baris (CLI) untuk mengubah ke 640x480 pixel:
$ ffmpeg -i MVI_0184.MOV -s 640x480 MVI_0184_New640.MOV

Lihat ukuran file asli dan hasil :
[msmunir@localhost temp]$ ls -l -h
total 18M
-rwxr-xr-x 1 msmunir msmunir  17M Mei 26 14:49 MVI_0184.MOV
-rw-rw-r-- 1 msmunir msmunir 524K Mei 28 12:46 MVI_0184_New640.MOV
-rw-rw-r-- 1 msmunir msmunir 343K Mei 28 12:44 MVI_0184_New.MOV

Ukuran video lain yang mungkin bisa Anda coba : 320x240 pixel

Check out :
http://en.wikipedia.org/wiki/Display_resolution
http://en.wikipedia.org/wiki/Image_resolution

Friday, May 27, 2011

Negeri Yang Beradab?

Dari sudut pandangku, negeri beradap adalah negara yang berjalan beradasarkan adat istiadat, tata krama ketimbang setumpuk hukum-hukum positip. Jika semangat menjalankan hukum tidak ada, hukum apapaun yang akan diberlakukan, yang dicari adalah celah-celah dari hukum itu sendiri. Di negeri yang beradab, orang lebih suka tertib bernegara ketimbang patuh terhadap hukum.

Anehnya, negara yang sudah makmur cenderung seperti sebuah negara beradab. Sehingga kadang kala mencul pertanyaan kecil, apakah untuk menjadi negara beradab harus kaya dan makmur dulu? Sulit juga menjawabnya, barangkali seperti pertanyaan lebih dulu mana telur dan ayam.

Bagi saya, indikator negara beradab cukuplah sederhana, kesadaran. Saya yakin untuk sadar yang dibutuhkan adalah kemauan bukan biaya. Sadar akan aturan-aturan yang berlaku, adat istiadat dan hukum positip. Jika dilanggar, maka yang dirugikan bukan saja diri sendiri, namun lebih banyak ke orang lain.

Indikator lain adalah tertib. Tertib disegala aspek hubungan antar manusia, seperti mau antri, tidak saling menyerobot, tidak saling unjuk kekuatan dan kekuasaan, memberi jalan bagi orang lain bila di jalan raya khususnya yang lebih lemah, tidak menggunakan lahan yang bukan miliknya untuk sekedar mencari nafkah, tidak mengganggu properti orang meski hanyalah sebuah sandal atau sepatu, lebih banyak bekerja ketimbang protes, tidak grasa-grusu bila berkendaraan di jalan raya, mau mematuhi batas kecepatan berkendaraan demi keamanan dan ketentraman orang lain.


Angkutan Umum

Saat di angkutan umum, penumpang mengisi tempat duduk yang tidak menyebabkan orang lain susah untuk turun dan naik. Pengemudi dan awak angkutan umumpun tidak perlu memaksakan jumlah penumpang hingga sesak dan penumpang sulit untuk naik dan turun secara nyaman. Ada atau tidak ada penumpang semuanya berbasis waktu. Jika sudah waktunya untuk bergerak, tidak perlu ngetem atau menunggu sampai penumpang penuh. Padahal hal ini bisa mengganggu rezeki angkutan selanjutnya. Tarif tidak perlu dibedakan antara penumpang yang jarang dan penumpang yang sudah sering menggunakan jasa angkutan. Penentuan tarif tidak pilih kasih apalagi menggetok penumpang yang tidak tahu tarif.

Jual-beli

Semua barang pada dasarnya sudah tertera harganya sehingga pembeli dengan mudah mengukur daya belinya. Harga bandrol hingga untuk urusan sayur-mayur di kaki lima, akan sangat membantu pembeli untuk mengambil keputusan cepat dalam membeli. Waktu sia-sia bisa dikurangi.

Sunday, May 22, 2011

Melewati Batas Entikong

Jalan kaki melintasi tapal batas Serawak - Kalimantan Barat sebenarnya tidaklah terencana. Awalnya, perjalanan akan menggunakan bis jurusan Kuching - Pontianak. Namun karena sampai di Terminal Kuching agak telat, bis ternyata sudah berangkat beberapa menit yang lalu. Dan ternyata itupun bis terakhir untuk hari ini. Atas saran beberapa awak bis, disarankan untuk ikut bis yang lewat Serian. Yang tersisa adalah bis jurusan Kuching - Sibu - Bintulu - Miri, yang berangkat jam 13:15. Tanpa pikir panjang, segera saja naik bis Sungei Merah Bus Express Bhd.

Sesampai di terminal Serian pada jam 14:25, agak bingung juga cari-cari kendaraan yang bisa antar ke Entikong atau kalau bisa langsung ke Pontianak. Jangan sampai kemalaman tiba di border, katanya border tutup jam 17:00. Kami disarankan naik mini bas jurusan Serian - Tebedu. Namun saya melihat ada orang yang menawarkan Teksi sampai ke border. Karena tarifnya sama dengan tarif mini bas (angkot), akhirnya saya terima tawaran tersebut.

Selama di perjalanan, kami mengobrol sana-sini dengan supir Teksi. Rupanya ia mau memberi tarif murah karena ia juga akan menjemput kerabatnya di border (Tebedu). Ongkos dari kami bisa ia gunakan untuk beli BBM bolak-balik Serian- Tebedu.

Sesampai di Tebedu jam 15:10, kami harus masuk Pos Kawalan Sempadan Imigresen Malaysia untuk men-cap passport tanda sudah keluar dari wilayah Malaysia. Lewat beberapa langkah masuk pos pemeriksaan imigrasi Indonesia untuk men-cap passport sebagai tanda sudah masuk wilayah Indonesia. Tak ada pungutan yang perlu saya takutkan ketika keluar pos imigrasi Entikong.

Masalah lain harus segera dipecahkan, yaitu bagaimana agar bisa segera sampai di Pontianak. Sambil mikir-mikir, kami jalan kaki menjauhi tapal batas, sambil mengamati keadaan medan. Trik lama kami untuk mendapatkan informasi adalah membeli makan dan bertanya kepada penjual. Sambil makan itulah akhirnya ada informasi penting. Meskipun bis ke Pontianak sudah tidak ada lagi, masih ada mode angkutan lain, yaitu taxi.

Beda dengan taxi yang kita kenal, taxi ini adalah semacam mobil omprengan. Ia menggunakan Kijang Innova. Kendaraan inilah yang biasa digunakan TKI untuk transportasi Entikong - Pontianak. Dan ternyata dengan taxi seperti ini, kita sangat terbantu karena ia mau mengantarkan sampai tujuan. Bahkan mau mengantarkan kami ke beberapa hotel untuk mencari hotel yang masih tersedia kamar.Dengan Rp 100 rb bisa sampai ditempat. Dan kalau dihitung-hitung jumlah biaya perjalanan bisa dari Kuching sampai Pontianak lebih mahal dibanding dengan biaya sambung-menyambung. Namun inilah hanya lucky, grace from the God.

Jalan dari Entikong hingga Pontianak kondisinya bagus, hanya beberapa ruas atau hanya beberapa km yang rusak dan rusak berat. Rusak berat sampai-sampai hanya mobil truk atau yang gardannya tinggi yang bisa melewati. Padahal ini adalah jalan yang terpendek ke Pontianak. Tidak terbayang jika ambulance sedang membawa pasien, bisa semakin parah saja sakitnya. Kalao kata penduduk yang semobil dengan saya, ruas yang rusak tersebut sudah lama dibiarkan terbengkalai. Mudah-mudahan yang namanya infrastruktur, penguasa bisa memberikan skala prioritas yang tinggi. Jalan (transportasi) yang baik akan memacu (trigger) kehidupan masyarakat yang lebih baik. Ini sama halnya dengan komunikasi. Pasti akan ada efek multiply-nya.

Dari:
TSLRoaming
09-02-2011
21:23
Untuk melakukan panggilan ke Indonesia ketika roaming di operator DiGi Telecommunications Sdn Bhd, ketik *131*+<kode negara><nomor tujuan># Contoh: *131*6281100000#

Dari:
TSLRoaming
09-02-2011
18:42
Untuk melakukan panggilan di operator Maxis Communications Berhad , silakan dial +<kode negara><nmr tujuan>.Contoh: +6281100000

Dari:
TSLRoaming
09-02-2011
18:42
Rayakan imlek; Nikmatidiskon 50% tlpn ke Indonesia, Unlimited BlackBerry dan Data Roaming di Cina,Hongkong,Taiwan,Singapura,Malaysia.Info hub*266#

Dari:
TSLRoaming
09-02-2011
16:37
Untuk melakukan panggilan ke Indonesia ketika roaming di operator Celcom (Malaysia) Sdn Bhd, ketik *131*+<kode negara><nomor tujuan># Contoh: *131*+628110000#

Saat di Kuching, Sarawak

Dari:
DIGI
08-02-2011
16:49
For more travel info, contact Tourism Malaysia at 1300885050. Stay with DiGi for hottest IDD & roam rate in town.

Dari:
DIGI
08-02-2011
16:49
DiGi welcomes you to Malaysia, we wish you a pleasent stay! To make calls, dial +<country code><area code><phone no>.

Dari:
TSLRoaming
06-02-2011
15:05
Untuk melakukan panggilan ke Indonesia ketika roaming di operator DatStream Technology GSM2, ketik *131*+<kode negara><nomor tujuan># Contoh: *131*+6281100000#

Sesaat setelah mendarat di Bandara Kota Kinabalu

Dari:
Maxis
03-02-2011
22:24
Maxis welcomes you to Msia! The current FOREX rate at 03-02-2011 is 2925.95IDR = 1MYR. If you need help, you can always call embassy at +60321421354.

Dari:
Maxis
03-02-2011
22:24
Roam with Maxis to get exclusive F&B and lifestyle rewards for free. To roam with Maxis, choose Network > Manual > MY MAXIS. Dial ##0307 to get started.

Saat pergerakan dari Pulau Batam ke Singapura :

Dari:
TELKOMSEL
25-04-2010
12:51
Unuk melakukan panggilan di operator Singapore Telecom Mobile Pte Ltd , silakan dial +<kode negara><nmr tujuan>.Contoh: +6281100000 Nikamti tarif panggilan ke tanah air hanya Rp 15000/mnt, ke Singapore Rp 10000/mnt, & ke negara lain Rp 25000 - Rp30000/mnt. Nikmati juga tarif angkat panggilan Rp 9900 /mnt & SMS Rp 3500

Dari:
STM-WELCOME
25-04-2010
12:29
To make outgoing calls back home, please dial: +62<area code><phone no>. To reach a S'pore number,please dial +65<phone no>

Wednesday, May 18, 2011

Mengukur Bandwidth Client - Server dengan iperf

Untuk mengetahui bandwidth point to point bisa menggunakan perintah baris iperf. Server kantor menggunakan IP Public dan Client di rumah menggunakan Speedy Socialia. Namun karena secara default iperf tidak terinstalasi, sebaiknya instalasi dulu iperf. Karena Client dan Server menggunakan Fedora, cukup jalankan "yum install iperf". Tunggu beberapa saat sehingga proses instalasi sempurna. Pada kedua sisi, jalankan iperf namun dengan opsi yang berbeda.

Pada server :
root@nhc ~]# iperf -s
------------------------------------------------------------
Server listening on TCP port 5001
TCP window size: 85.3 KByte (default)
------------------------------------------------------------

Pada client :
[root@localhost ~]# iperf -c nhc.batan.go.id
------------------------------------------------------------
Client connecting to nhc.batan.go.id, TCP port 5001
TCP window size: 16.0 KByte (default)
------------------------------------------------------------
[  3] local 192.168.1.102 port 47571 connected with 183.91.x1.165 port 5001
[ ID] Interval       Transfer     Bandwidth
[  3]  0.0-27.4 sec   384 KBytes   115 Kbits/sec
[root@localhost ~]#

Pada sisi server ada tambahan informasi sbb :
root@nhc ~]# iperf -s
------------------------------------------------------------
Server listening on TCP port 5001
TCP window size: 85.3 KByte (default)
------------------------------------------------------------
[  4] local 183.91.x1.165 port 5001 connected with 125.167.15.244 port 12983
[ ID] Interval       Transfer     Bandwidth
[  4]  0.0-33.3 sec    384 KBytes  94.6 Kbits/sec


Kesimpulan :
Dari hasil dia atas, bandwidth dari sisi client ke server NHC adalah 115 Kbits/sec, namun dari sisi server NHC ke client adalah 94.6 Kbits/sec.

Esok akan dicoba :
1. Ukur bandwidth dari kantor cabang ke Co-location
2. Ukur bandwidth dari kantor cabang ke kantor pusat
3. Ukur menggunakan client windows

Pengukuran dilakukan saat jam sibuk dan saat jam sepi.

Latar belakang pengukuran ini karena ada keluhan mengenai sulitnya mengirim attachment dengan ukuran besar. Tes ini hanya untuk memastikan berapa sih bandwidth antara client dengan server. Padahal bandwidth adalah fungsi waktu dan tempat.

Install iperf di FreeBSD

[root@serpong11 2011May18 22:33] ~ # fetch ftp://ftp.unice.fr/linux/cri/iperf/iperf-1.7.0-source.tar.gz
iperf-1.7.0-source.tar.gz                     100% of  178 kB   61 kBps

[root@serpong11 2011May18 22:34] ~ # tar -xvf iperf-1.7.0-source.tar.gz
[root@serpong11 2011May18 22:34] ~ # cd iperf-1.7.0
[root@serpong11 2011May18 22:35] ~/iperf-1.7.0 # make
[root@serpong11 2011May18 22:35] ~/iperf-1.7.0 # make install
[root@serpong11 2011May18 22:36] ~/iperf-1.7.0 # ./install-sh -c -d /usr/local/bin
[root@serpong11 2011May18 22:49] ~/iperf-1.7.0 # /usr/local/bin/iperf -s
------------------------------------------------------------
Server listening on TCP port 5001
TCP window size: 64.0 KByte (default)
------------------------------------------------------------


Dari sisi client :
[root@localhost ~]# iperf -c webmail.batan.go.id
------------------------------------------------------------
Client connecting to webmail.batan.go.id, TCP port 5001
TCP window size: 16.0 KByte (default)
------------------------------------------------------------
[  3] local 192.168.1.102 port 60729 connected with 183.91.x1.162 port 5001
[ ID] Interval       Transfer     Bandwidth
[  3]  0.0-27.3 sec   384 KBytes   115 Kbits/sec


Pada sisi server :
[root@serpong11 2011May18 22:49] ~/iperf-1.7.0 # /usr/local/bin/iperf -s
------------------------------------------------------------
Server listening on TCP port 5001
TCP window size: 64.0 KByte (default)
------------------------------------------------------------
[  4] local 183.91.x1.162 port 5001 connected with 125.167.15.244 port 13614
[ ID] Interval       Transfer     Bandwidth
[  4]  0.0-31.4 sec   384 KBytes   100 Kbits/sec


Kesimpulan :
Dari hasil dia atas, bandwidth dari sisi client ke server webmail adalah 115 Kbits/sec, namun dari sisi server webmail ke client adalah 100 Kbits/sec.

Lihat :
http://dir.filewatcher.com/d/FreeBSD/distfiles/Other/iperf-1.7.0-source.tar.gz.182773.html
http://lss.rutgers.edu/index.php?page=tool_iperf