- Menggelar kabel Fiber Optic (FO) baru di 5 lokasi dengan panjang mencapai 4600 meter. Rinciannya adalah KPB = 300 m, PSJ = 2500 m, SRP = 1500 m, BDG = 200 m, dan YGY = 100 m
- Membuat topologi baru dengan memperhatikan kemudahan migrasi ISP di masa mendatang, termasuk penggantian IP Private dan IP Public di lingkungan lembaga.
- Mendaftarkan domain lembagake PANDI.
- Meningkatkan bandwidth Internasional ke 30 Mbps dan bandwidth IIX ke 9 Mbps. Jika pengguna ada 2000 orang, maka bandwidth per orang adalah 15 kbps. Dan jika idealnya per orang membutuhkan 64 kbps, maka dibutuhkan 128 Mbps bandwidth Internasional.
- Memindahkan server-server dari Serpong ke Kantor Pusat dan Data Center ISP. Re-konfigurasi server-server, minimal mengubah alamat IP, subnet, alamat gateway dan DNS server.
- Mengganti dan mengkonfigurasi 9 unit router baru di 7 lokasi dengan standar lembaga. Optimasi Wireless Access Point (WAP) di Gedung 71, indoor dan outdoor dengan konsep meminimalisasi jumlah WAP.
- Membandingkan unjuk kerja manageable switch antara Cisco Catalyst 2900 dengan Linksys SRW224G4.
- Studi literatur virtualisasi di Linux dari aspek jumlah guest OS maksimum, mekanisme penggunaan bersama HDD dan RAM, Capex dan Opex, dukungan terhadap redundasi, dll.
- Membandingkan unjuk kerja berbagai jenis router pada aspek unjuk kerja, fitur-fitur yang dimiliki terkait dengan kebutuhan lembaga, capex/opex, life time, dukungan purna jual, komunitas, dll.
Friday, April 22, 2011
Hasil Kegiatan Triwulan I Tahun 2011
Wednesday, April 20, 2011
Hasil Pengujian Substantif
Hasil pengujian substantif terhadap aset tetap, aset tak berwujud, belanja barang dan belanja modal oleh BPK-RI pada Unit Kerja kami dari 22-23 Maret 2011 menghasilkan temuan sbb :
1. No. SP2D 688193R, tanggal 20-07-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa D-Link Des-1024D, Links SRW224G4 dan Media Converter", seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 29.810.000,-
2. No. SP2D 482183R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa antena sectoral 120 dbi" seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 4.813.600,-
3. No. SP2D 482183R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Mengganti peralatan lama berupa Router Indoor, Switch 3 Com 3 dan Access Point En Genius" seharusnya menggunakan MAK 523121. Nilai : Rp 13.816.000,-
4. No. SP2D 483956R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa External Hard Disk dan Modem" seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 7.780.000,-.
Keterangan MAK :
521111 : belanja keperluan perkantoran
521211 : belanja bahan
521219 : belanja barang non operasional lainnya
523111 : belanja pemeliharaan gedung dan bangunan
523121 : belanja pemeliharaan peralatan dan mesin
532111 : belanja modal peralatan dan mesin
532121 : belanja modal penambahan nilai peralatan dan mesin
533121 : belanja penambahan nilai gedung dan bangunan
534122 : belanja modal irigasi
534161 : belanja modal penambahan nilai jaringan
534151 : belanja modal penambahan nilai irigasi
Sumber kode akun ini :
1. PMK Nomor 91 Tahun 2007 tentang Bagan Akun Standar
2. Perdirjen Nomor 8 Tahun 2009 tentang Penambahan dan Perubahan Bagan Akun Standar
Komentar :
1. Pengadaan "10 unit D-Link Des-1024D, 2 unit Linksys SRW224G4 dan 8 buah Media Converter" bukan membeli peralatan baru namun mengganti peralatan jaringan lama yang sejenis. D-Link Des-1024D dan Linksys SRW224G4 adalah peralatan jaringan jenis hub (Kode barang : 2.12.02.04.003). Sedangkan Media Converter AT-MC101XL adalah peralatan jaringan jenis repeater and transceiver (Kode barang : 2.12.02.04.006).
2. Pengadaan 1 buah "Antena Sectoral Hyperlink 20 dbi 120 derajat" adalah benar-benar menambah nilai kepada peralatan jaringan Wireless Access Point EnGenius EOC2611P dengan S/N 104216963 dan Nomor Inventaris 2.12.02.04.999.140.
3. Pengadaan "2 unit Router Indoor MikroTik RB450G, 6 unit Switch 3Com 3CFSU08 dan 8 unit Access Point EnGenius Senao ECB-3220" adalah benar mengganti peralatan lama dengan peralatan jaringan sejenis kecuali Router Indoor MikroTik RB450G. Router Indoor MikroTik RB450G adalah benar-benar menambah nilai kepada peralatan jaringan dengan nomor inventaris 2.12.02.04.002.1 tahun 2008 dan 2.12.02.04.002.2 tahun 2008.
1. No. SP2D 688193R, tanggal 20-07-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa D-Link Des-1024D, Links SRW224G4 dan Media Converter", seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 29.810.000,-
2. No. SP2D 482183R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa antena sectoral 120 dbi" seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 4.813.600,-
3. No. SP2D 482183R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Mengganti peralatan lama berupa Router Indoor, Switch 3 Com 3 dan Access Point En Genius" seharusnya menggunakan MAK 523121. Nilai : Rp 13.816.000,-
4. No. SP2D 483956R, tanggal 20-12-2010, MAK 532121, hasil akhir kegiatan "Beli peralatan baru berupa External Hard Disk dan Modem" seharusnya menggunakan MAK 532111. Nilai : Rp 7.780.000,-.
Keterangan MAK :
521111 : belanja keperluan perkantoran
521211 : belanja bahan
521219 : belanja barang non operasional lainnya
523111 : belanja pemeliharaan gedung dan bangunan
523121 : belanja pemeliharaan peralatan dan mesin
532111 : belanja modal peralatan dan mesin
532121 : belanja modal penambahan nilai peralatan dan mesin
533121 : belanja penambahan nilai gedung dan bangunan
534122 : belanja modal irigasi
534161 : belanja modal penambahan nilai jaringan
534151 : belanja modal penambahan nilai irigasi
Sumber kode akun ini :
1. PMK Nomor 91 Tahun 2007 tentang Bagan Akun Standar
2. Perdirjen Nomor 8 Tahun 2009 tentang Penambahan dan Perubahan Bagan Akun Standar
Komentar :
1. Pengadaan "10 unit D-Link Des-1024D, 2 unit Linksys SRW224G4 dan 8 buah Media Converter" bukan membeli peralatan baru namun mengganti peralatan jaringan lama yang sejenis. D-Link Des-1024D dan Linksys SRW224G4 adalah peralatan jaringan jenis hub (Kode barang : 2.12.02.04.003). Sedangkan Media Converter AT-MC101XL adalah peralatan jaringan jenis repeater and transceiver (Kode barang : 2.12.02.04.006).
2. Pengadaan 1 buah "Antena Sectoral Hyperlink 20 dbi 120 derajat" adalah benar-benar menambah nilai kepada peralatan jaringan Wireless Access Point EnGenius EOC2611P dengan S/N 104216963 dan Nomor Inventaris 2.12.02.04.999.140.
3. Pengadaan "2 unit Router Indoor MikroTik RB450G, 6 unit Switch 3Com 3CFSU08 dan 8 unit Access Point EnGenius Senao ECB-3220" adalah benar mengganti peralatan lama dengan peralatan jaringan sejenis kecuali Router Indoor MikroTik RB450G. Router Indoor MikroTik RB450G adalah benar-benar menambah nilai kepada peralatan jaringan dengan nomor inventaris 2.12.02.04.002.1 tahun 2008 dan 2.12.02.04.002.2 tahun 2008.
Wednesday, April 13, 2011
Membuat Temp di Situs NHC
Untuk membuat situs download di situs NHC sehingga menjadi http://nhc.batan.go.id/temp/ adalah dengan cara mengedit file /etc/httpd/conf/httpd.conf. Namun sebelumnya buat folder /var/www/html/temp/. Pembuatan ini dilakukan karena untuk file besar sekitar 10MB sulit dikirim dengan e-mail. Dengan meletakkan file tersebut di suatu folder, orang lain akan dapat men-download file tersebut dengan web browsernya. Sementara upload-nya menggunakan FTP Shell pada MC, karena server menggunakan Linux.
Mengetahui sistem operasi dan kernel :
[root@nhc etc]# uname -a
Linux nhc.batan.go.id 2.6.25-14.fc9.i686 #1 SMP Thu May 1 06:28:41 EDT 2008 i686 i686 i386 GNU/Linux
Mengetahui letak file konfigurasi Apache Web Server :
[root@nhc etc]# whereis httpd.conf
httpd: /usr/sbin/httpd /usr/sbin/httpd.worker /etc/httpd /usr/lib/httpd /usr/share/man/man8/httpd.8.gz
Edit file konfigurasi Apache Web Server :
[root@nhc conf]# mcedit /etc/httpd/conf/httpd.conf
Tambahkan baris-baris di bawah ini pada bagian akhir file httpd.conf
Alias /temp/ "/var/www/html/temp/"
<Directory "/var/www/html/temp/">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Direcory>
Jalankan ulang service httpd :
[root@nhc conf]# /etc/rc.d/init.d/httpd restart
Stopping httpd: [ OK ]
Starting httpd: [ OK ]
Folder /var/www/html/temp/ memiliki attribute 755 dengan owner root:root. Mungkin bisa juga owner user tertentu, namun belum sempat mencoba.
Lihat attribute folder :
[root@nhc html]# ls -l
total 8
drwxr-xr-x 2 root root 4096 2011-04-12 23:57 download
drwxr-xr-x 2 root root 4096 2011-04-12 23:54 temp
Mengetahui sistem operasi dan kernel :
[root@nhc etc]# uname -a
Linux nhc.batan.go.id 2.6.25-14.fc9.i686 #1 SMP Thu May 1 06:28:41 EDT 2008 i686 i686 i386 GNU/Linux
Mengetahui letak file konfigurasi Apache Web Server :
[root@nhc etc]# whereis httpd.conf
httpd: /usr/sbin/httpd /usr/sbin/httpd.worker /etc/httpd /usr/lib/httpd /usr/share/man/man8/httpd.8.gz
Edit file konfigurasi Apache Web Server :
[root@nhc conf]# mcedit /etc/httpd/conf/httpd.conf
Tambahkan baris-baris di bawah ini pada bagian akhir file httpd.conf
Alias /temp/ "/var/www/html/temp/"
<Directory "/var/www/html/temp/">
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Direcory>
Jalankan ulang service httpd :
[root@nhc conf]# /etc/rc.d/init.d/httpd restart
Stopping httpd: [ OK ]
Starting httpd: [ OK ]
Folder /var/www/html/temp/ memiliki attribute 755 dengan owner root:root. Mungkin bisa juga owner user tertentu, namun belum sempat mencoba.
Lihat attribute folder :
[root@nhc html]# ls -l
total 8
drwxr-xr-x 2 root root 4096 2011-04-12 23:57 download
drwxr-xr-x 2 root root 4096 2011-04-12 23:54 temp
Tuesday, April 12, 2011
Linksys SRW224G4, Lupa IP Address
Jika Anda lupa IP Address Linksys SRW224G4, saatnya menggunakan console untuk melihat IP Address tersebut. Namun username dan password masih ingat atau setidaknya masih default. Perlengkapan yang disediakan adalah : kabel UTP Straight Thru, kabel Serial DB9, adapter serial DB9 female to female, converter USB to Serial DB9, adapter RJ45 to Serial DB9. Perlengkapan ini tidak harus digunakan semua, bisa sebagian saja. Perlu diperhatikan bahwa port console SRW224G4 adalah DB9 male yang terletak di panel bagian belakang. Dan anggap bahwa komputer Anda tidak memiliki serial port DB9 sehingga membutuhkan sebuah konverter USB to Serial DB9, dalam hal ini saya menggunakan ATEN UC-232A.Konfigurasi koneksi antara SRW224G4 dan PC adalah sbb :
- Kabel serial DB9, satu ujung male dan ujung lainnya female. Ujung yang female, colokkan ke console port SRW224G4. Ujung yang male sambungkan dengan adapter serial DB9 female to female agar bisa disambungkan ke konverter USB to Serial DB9 yang salah ujungnya female. Ujung USB dari konverter USB to Serial DB9 ini dicolokkan ke port USB-nya PC.
- Adapter RJ45 to Serial DB9 dicolokkan ke console port SRW224G4. Dari adapter RJ45 to Serial ini, sambungkan kabel UTP Straight Thru. Ujung lain kabel UTP Straight Thru ini dicolokkan ke adapter RJ45 to Serial DB9 yang lain. Ujung female lain dari adapter RJ45 to Serial DB9 dicolokkan ke konverter USB to Serial DB9 yang salah satu ujungnya female. Ujung USB dari konverter USB to Serial DB9 ini dicolokkan ke port USB-nya PC.
- Adapter serial DB9 female to female dicolokkan ke console port SRW224G4. Ujung DB9 female dari konverter USB to Serial DB9 dicolokkan ke adapter serial DB9 ini. Ujung USB dari konverter USB to Serial DB9 ini dicolokkan ke port USB-nya PC. Jika kabel tidak cukup panjang, tambahkan kabel USB.
Jangan gunakan kabel Serial (DB9) to RJ45. Meskipun dari RJ45 disambung dengan adapter RJ45 to Serial DB9 lalu ke konverter USB to Serial DB9.
Setelah koneksi antara SRW224G4 dan PC terpasang, selanjutnya adalah menjalankan Hyperterminal dengan Port Setting sebagai berikut Bit per second : 38400; Data bits : 8; parity : None; Stop bits : 1 dan Flow control : None. Jika setting sudah benar, cobalah tekan enter beberapa kali hingga tampil layar seperti gambar di atas.
Friday, April 01, 2011
Mozilla Firefox Web Apps
Sesaat sebelum merilis versi final dari Firefox 4, para pengembang Mozilla telah memperkenalkan proyek bernama "Web Apps". Aplikasi ini diharapkan dapat memainkan peran utama dalam masa depan browser Firefox. Dengan Web Apps web browser tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi untuk melihat halaman web, namun juga menjadi suatu platform untuk menginstalasi aplikasi secara lokal. Spesifikasi ini juga memuat daftar struktur dan isi dari aplikasi, sehingga cukup digunakan untuk mengembangkan aplikasi. Aplikasi yang dibuat juga dapat berbagi sumber daya dan akan menggunakan spesifikasi HTML5 untuk offline cache dari sumber dayanya yang mana cara ini biasa digunakan oleh aplikasi cache.
Adapun untuk prosedur instalasi Web Apps, selain pengguna dapat melakukan instalasi melalui prosedur normal instalasi Web Apps yang biasa di lakukan seperti menginstalasi AddOn, namun Mozilla juga menyediakan JavaScript functions. User Agent akan melakukan instalasi aplikasi, menjalankannya, dan memberi sejumlah tambahan hak akses. Mozilla juga sedang membuat eksperimen Web Apps extensions yang dapat berjalan dengan baik pada web browser Firefox 4 Beta dan Google Chrome bagi kemudahan pengguna. https://apps.mozillalabs.com/.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Adapun untuk prosedur instalasi Web Apps, selain pengguna dapat melakukan instalasi melalui prosedur normal instalasi Web Apps yang biasa di lakukan seperti menginstalasi AddOn, namun Mozilla juga menyediakan JavaScript functions. User Agent akan melakukan instalasi aplikasi, menjalankannya, dan memberi sejumlah tambahan hak akses. Mozilla juga sedang membuat eksperimen Web Apps extensions yang dapat berjalan dengan baik pada web browser Firefox 4 Beta dan Google Chrome bagi kemudahan pengguna. https://apps.mozillalabs.com/.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
SUSE Manager
Novell, perusahaan yang berada dibalik suksesnya SUSE Linux Enterprise Server, telah mengumumkan rilis dari SUSE Manager. Selain mendukung platform SUSE Linux Enterprise Server (SLES), SUSE Manager juga dapat berjalan pada distro Linux yang lain seperti Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
Markus Rex, Novell VP and GM of Open Platform Solutions, mengatakan kalau SUSE Manager merupakan sebuah langkah besar dalam kematangan sebuah perusahaan Linux. Dengan menyediakan integrasi lengkap dan dapat berjalari pada sejumlah distro, SUSE Manager memungkinkan pengembangan Linux dalam mencapai tingkat yang baru.
SUSE Manager dibuat berbasiskan Spacewalk, solusi manajemen sistem bersifat free untuk platform Linux dan menawarkan kemampuan sistem provisioning dan monitoring, seperti update dan manajemen aset. Tool ini juga memiliki fitur untuk mendukung manajemen paket Zypp, yang menyediakan kecepatan dan efisiensi dari proses update Linux. Informasi lebih lanjut mengenai Novell SUSE Manager dapat ditemukan lengkap pada alamat situs http://www.novell.com/products/suse-manager.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Markus Rex, Novell VP and GM of Open Platform Solutions, mengatakan kalau SUSE Manager merupakan sebuah langkah besar dalam kematangan sebuah perusahaan Linux. Dengan menyediakan integrasi lengkap dan dapat berjalari pada sejumlah distro, SUSE Manager memungkinkan pengembangan Linux dalam mencapai tingkat yang baru.
SUSE Manager dibuat berbasiskan Spacewalk, solusi manajemen sistem bersifat free untuk platform Linux dan menawarkan kemampuan sistem provisioning dan monitoring, seperti update dan manajemen aset. Tool ini juga memiliki fitur untuk mendukung manajemen paket Zypp, yang menyediakan kecepatan dan efisiensi dari proses update Linux. Informasi lebih lanjut mengenai Novell SUSE Manager dapat ditemukan lengkap pada alamat situs http://www.novell.com/products/suse-manager.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Perubahan Distribusi dari Kernel RHEL
Red Hat, salah satu vendor distro terbesar di dunia open source, telah merubah kebijakan cara distribusi kernel pada RHEL. CTO Red Hat, Brian Stevens, membuat pernyataan mengenai perubahan cara distribusi kernel Red Hat ini di blog Red Hat. Menurut Brian, Red Hat telah merubah kebijakan distribusi kernel Linux yang terdapat pada distro RHEL. Kernel Linux pada RHEL merupakan komponen kunci dari Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Sebelumnya, kernel RHEL didistribusikan sebagai sebuah kernel standar beserta patch yang perlu diterapkan untuk menjadi versi Red Hat Enterprise Linux. Namun mulai RHEL 6, distribusi kernel RHEL kini berubah menjadi sebuah file arsip dengan patch yang belum diterapkan dan rincian patch yang dibuat tidak dijelaskan secara eksplisit.
Menurut Steven, perubahan ini dilakukan karena kompetitor Red Hat di pasar Linux Enterprise telah mengubah pendekatan mereka, yang mana mereka juga menawarkan layanan dukungan seperti pada RHEL. Dengan diubahnya pola distribusi kernel RHEL, pihak Red Hat dapat mengandalkan dukungan melalui layanan subscription.
Meski terjadi pola distribusi kernel Linux, Stevens menegaskan kembali komitmen Red Hat untuk membuka pengembangan kode sumber. Selain itu, Red Hat juga mencatat kalau pihak perusahaan maupun pesaing Red Hat, telah mengambil banyak manfaat dari pendekatan model ini sehingga Red Hat akan terus memberikan kontribusi patch kernel. Red Hat percaya kalau model pengembangan berbasis open source adalah model pengembangan terbaik untuk menghasilkan software terbaik, sehingga Red Hat akan terus meningkatkan sumber daya yang diinvestasikan untuk perkembangan software terbuka. Stevens juga menambahkan kalau bisnis perusahaan Red Hat bukan bicara tentang "bit", tetapi layanan kepada pelanggan.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Menurut Steven, perubahan ini dilakukan karena kompetitor Red Hat di pasar Linux Enterprise telah mengubah pendekatan mereka, yang mana mereka juga menawarkan layanan dukungan seperti pada RHEL. Dengan diubahnya pola distribusi kernel RHEL, pihak Red Hat dapat mengandalkan dukungan melalui layanan subscription.
Meski terjadi pola distribusi kernel Linux, Stevens menegaskan kembali komitmen Red Hat untuk membuka pengembangan kode sumber. Selain itu, Red Hat juga mencatat kalau pihak perusahaan maupun pesaing Red Hat, telah mengambil banyak manfaat dari pendekatan model ini sehingga Red Hat akan terus memberikan kontribusi patch kernel. Red Hat percaya kalau model pengembangan berbasis open source adalah model pengembangan terbaik untuk menghasilkan software terbaik, sehingga Red Hat akan terus meningkatkan sumber daya yang diinvestasikan untuk perkembangan software terbuka. Stevens juga menambahkan kalau bisnis perusahaan Red Hat bukan bicara tentang "bit", tetapi layanan kepada pelanggan.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Scientific Linux 6.0
Para pengembang Scienific Linux telah merilis versi 6.0 dari distribusi Linux buatan mereka yang ditujukan untuk sistem x86-32 dan x86-64. Dikembangkan oleh Fermilab, CERN dan sejumlah universitas dan lembaga riset, proyek Scientific Linux menyediakan model gratis dari RedHat Enterprise Linux (RHEL). Sejumlah komponen yang dilindungi dan sejenisnya pun, sudah dihilangkan terlebih dahulu dari sumber kode RHEL. Beragam paket yang disertakan dalam Scientific Linux telah dikompilasi ulang untuk memastikan semua paket yang termasuk dalam RHEL 6.0 dapat bekerja dengan baik di Scientific Linux 6.0.
Scientific Linux merilis lebih cepat dibandingkan dengan distro CentOS yang baru merilis versi 4.9. Scientific Linux 6.0 juga menawarkan sejumlah perubahan dan tambahan paket dibandingkan dengan distro CentOS. Meski demikian, baik distro CentOS maupun Scientific Linux menjanjikan kompabilitas penuh. Untuk menambah fungsionalitas, repositori Scientific Linux dapat merujuk ke repositori Extra Packages for Enterprise Linux. Bagi yang ingin mencoba, file iso Scientific 6.0 dapat diunduh pada url http://www.scienficlinux.org/download.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Scientific Linux merilis lebih cepat dibandingkan dengan distro CentOS yang baru merilis versi 4.9. Scientific Linux 6.0 juga menawarkan sejumlah perubahan dan tambahan paket dibandingkan dengan distro CentOS. Meski demikian, baik distro CentOS maupun Scientific Linux menjanjikan kompabilitas penuh. Untuk menambah fungsionalitas, repositori Scientific Linux dapat merujuk ke repositori Extra Packages for Enterprise Linux. Bagi yang ingin mencoba, file iso Scientific 6.0 dapat diunduh pada url http://www.scienficlinux.org/download.
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Debian Memenangi Dua Kategori di LNM Awards 2011
Pada penyelenggaraan Linux New Media Awards yang diselenggarakan pada pameran CeBIT belum lama ini di Jerman, distro Debian memenangi dua dari tujuh kategori. Salah satu distro komunitas tertua ini di LNM Awards 2011 memenangi kategori "Best Open Source Server Distribution" dan "Outstanding Contribution to Open Source/Linux/Free Software".
Karsten Gerloff, President of the Free Software Foundation Europe, saat mempresentasikan penghargaan kepada pihak Debian, mengatakan kalau pada distro Debian, kualitas merupakan fokus dari semua yang diinginkan oleh pengguna. Namun semua yang bekerja pada sistem Debian mengetahui dengan baik kalau software yang baik tidak akan ada artinya jika tidak bersifat bebas. Dengan rilis versi terbaru dari Debian, yakni Debian 6.0 (Squeeze), Debian telah mengambil langkah penting dalam menyajikan kernel yang benar-benar bersifat free, tanpa ada tambahan file biner.
Pada penyelenggaraan LNM Awards sebelumnya, semua pemenang kategori dipilih oleh dewan juri yang terdiri atas redaksi, pengajar dan ahli industri dalam bidang open source. Namun pada tahun ini, untuk kali pertama para pemenang LNM Awards terpilih melalui pemilihan suara secara online dari komunitas pada umumnya untuk kategori Distribusi Linux Favori.
Dari postingan yang terdapat pada situs Debian (http://www.debian.org/News/2011/20110304) pihak Debian sangat bangga kalau ahun ini mereka dapat memenangi dua kategori sekaligus pada penyelenggaraan LNM Awards 2011. Pada penyelenggaraan LNM Award 2010, Debian juga mendapat penghargaan sebagai pemenang kedua dalam kategori "Outstanding contributions in the field of free software and Linux".
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Karsten Gerloff, President of the Free Software Foundation Europe, saat mempresentasikan penghargaan kepada pihak Debian, mengatakan kalau pada distro Debian, kualitas merupakan fokus dari semua yang diinginkan oleh pengguna. Namun semua yang bekerja pada sistem Debian mengetahui dengan baik kalau software yang baik tidak akan ada artinya jika tidak bersifat bebas. Dengan rilis versi terbaru dari Debian, yakni Debian 6.0 (Squeeze), Debian telah mengambil langkah penting dalam menyajikan kernel yang benar-benar bersifat free, tanpa ada tambahan file biner.
Pada penyelenggaraan LNM Awards sebelumnya, semua pemenang kategori dipilih oleh dewan juri yang terdiri atas redaksi, pengajar dan ahli industri dalam bidang open source. Namun pada tahun ini, untuk kali pertama para pemenang LNM Awards terpilih melalui pemilihan suara secara online dari komunitas pada umumnya untuk kategori Distribusi Linux Favori.
Dari postingan yang terdapat pada situs Debian (http://www.debian.org/News/2011/20110304) pihak Debian sangat bangga kalau ahun ini mereka dapat memenangi dua kategori sekaligus pada penyelenggaraan LNM Awards 2011. Pada penyelenggaraan LNM Award 2010, Debian juga mendapat penghargaan sebagai pemenang kedua dalam kategori "Outstanding contributions in the field of free software and Linux".
Sumber : Majalah InfoLINUX 04/2011
Thursday, March 31, 2011
Perbandingan Canon EOS 450D dan EOS 550D
Saat ini Canon EOS 450D baru sudah sulit didapatkan di pasaran. Bagi Anda yang berencana untuk meng-upgrade 450D dengan 550D, Anda bisa melihat hal-hal sebagai berikut: Penggunaan kontrol dasar masih tetap sama sehingga pemilik 450D cepat beradaptasi dengan 550D. Tentu ada perubahan kecil seperti tombol dan tuas yang secara ergonomis telah didisain untuk memudahkan penggunaan.Fitur Baru
Yang tidak dimiliki 450D adalah fitur movie clip. 550D tidak hanya sekedar merekam video, tetapi dapat merekam video dengan kualitas baik. Format HD tersedia dalam beragam pilihan: 1920 x 1080 (HD 30/25/24 fps), 1280 x 720 (HD 60/50 fps), 640 x 480 (60/50 fps).
Selain itu, yang lebih mencolok adalah jumlah peningkatan pixel CMOS sensor. 550D memiliki sensor sebesar 18 mega pixel, sedangkan fotografer yang menggunakan 450D harus puas dengan sensor sebesar 12.2 mega pixel. Demikian pula tingkat sensitivitas ISO. 450D memiliki ISO 100 hingga 1600. Sedangkan 550D memiliki ISO hingga 12800 (mungkin tergantung lensanya?). Untuk layar LCD, kedua kamera memiliki layar dengan ukuran yang sama, 3 inchi. Namun, 550D memiliki tampilan lebih baik karena memiliki layar dengan resolusi 1.040.000 pixel, sedangkan resolusi layar 450D besarnya 230.000 pixel saja. 550D memberikan alasan kuat bagi mereka yang hendak meng-upgrade 450D.
Keunggulan 550D adalah
Harga 550D +/- : Rp 6.700.000,-
Harga 450D second +/- : Rp 3.700.000,-
Investasi +/- : Rp 3.000.000,-
Sumber harga lain :
Canon EOS 550D body : Rp 5.878.000,-
Canon EOS 550D kit (include EF-S 18-135 mm f/3.5-5.6 IS) : Rp 8.499.000,-
Canon EF-S 18-135 mm f/3.5-5.6 IS : Rp 3.764.000,-
Yang tidak dimiliki 450D adalah fitur movie clip. 550D tidak hanya sekedar merekam video, tetapi dapat merekam video dengan kualitas baik. Format HD tersedia dalam beragam pilihan: 1920 x 1080 (HD 30/25/24 fps), 1280 x 720 (HD 60/50 fps), 640 x 480 (60/50 fps).
Selain itu, yang lebih mencolok adalah jumlah peningkatan pixel CMOS sensor. 550D memiliki sensor sebesar 18 mega pixel, sedangkan fotografer yang menggunakan 450D harus puas dengan sensor sebesar 12.2 mega pixel. Demikian pula tingkat sensitivitas ISO. 450D memiliki ISO 100 hingga 1600. Sedangkan 550D memiliki ISO hingga 12800 (mungkin tergantung lensanya?). Untuk layar LCD, kedua kamera memiliki layar dengan ukuran yang sama, 3 inchi. Namun, 550D memiliki tampilan lebih baik karena memiliki layar dengan resolusi 1.040.000 pixel, sedangkan resolusi layar 450D besarnya 230.000 pixel saja. 550D memberikan alasan kuat bagi mereka yang hendak meng-upgrade 450D.
Keunggulan 550D adalah
- Jumlah mega pixel
- Tampilan LCD
- Fungsi video
- ISO tinggi
- Noise rendah
Harga 550D +/- : Rp 6.700.000,-
Harga 450D second +/- : Rp 3.700.000,-
Investasi +/- : Rp 3.000.000,-
Sumber harga lain :
Canon EOS 550D body : Rp 5.878.000,-
Canon EOS 550D kit (include EF-S 18-135 mm f/3.5-5.6 IS) : Rp 8.499.000,-
Canon EF-S 18-135 mm f/3.5-5.6 IS : Rp 3.764.000,-
Subscribe to:
Posts (Atom)




