Saturday, October 16, 2010

Pengguna Pustaka Ristek di LPNK-ku

Dalam rangka melayani para Peneliti di Linkungan LPNK Kementrian Riset dan Teknologi, telah dibuatkan account untuk bisa digunakan untuk mengakses situs ScienceDirect secara personal, kapan saja dan dimana saja. Alamat yang digunakan untuk mengakses Pustaka Ristek adalah http://pustaka.ristek.go.id/. Untuk memanfaatkan fasilitas Pustaka Digital ini, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini :
  1. Di bagian atas website akan terlihat menu : BERANDA, PROFIL, BANTUAN, MASUK, DAFTAR, LUPA KATA KUNCI.
  2. Klik menu MASUK.
  3. Masukkan ID Pengguna = NIP, Kata Kunci = xxxxxxxx (Lihat email yang sudah kami kirimkan). Klik MASUK
  4. Di bagian atas website akan terlihat menu : BERANDA, AKSES JURNAL, PROFIL, BANTUAN, UBAH KATA KUNCI, KELUAR.
  5. Klik AKSES JURNAL Sekarang Anda seolah-olah sudah masuk ke situs Science Direct.
Dari LPNK-ku yang sudah mendaftar adalah :

Nama: Antonio Gogo
NIP: 19630217 198901 1 001
Satker: PTBN

Nama : Dr. Hadi Suwarno
NIP: 19530418 198011 1 003
Satker: PTBN

Nama : Dr. Eri Hiswara
NIP : 19571011 198003 1 014
Satker : PTKMR

Nama : Ign. Djoko Sardjono
NIP : 19490325 197610 1 001
Satker : PTAPB

Nama : Slamet Santosa
NIP : 195802231979031003
Satker : PTAPB

Nama: PRAJITNO
NIP : 195204021972041001
Satker: PTAPB

Nama : Prof. Sunarhadijoso, M.Sc.
NIP : 19500814 197601 1 001
Satker : PRR

Nama : Paston Sidauruk
NIP : 19590424.197903.1.002
Satker : PATIR

Nama : Koes Indrakoesoema
NIP : 19600605 198510 1 001
Satker : PRSG

Nama : Deswandri
NIP : 19641213 199102 1 001
Satker : PTRKN

Nama : Suwoto
NIP : 19650316.199103.1.004
Satker: PTRKN

Nama : Surip Widodo
NIP : 19650306 198903 1 004
Satker : PTRKN

Nama : Saryati
NIP : 1948 0715 197511 2 001
Satker : PTBIN

Nama : Sugeng Rianto
NIP : 19740930 199703 1 002
Satker : PTBN

Nama : Sunarto
NIP : 19660102 198603 1 003
Satker : PSJMN

Nama : Nurokhim
NIP : 19660613.199303.1.004
Satker : PTLR BATAN

Nama : I Gusti Ketut Pribadi
NIP : 19600605 198403 1002
Satker : PPIN BATAN

Nama : Roziq Himawan
NIP : 19700721 198911 1 001
Satker : PTRKN

Nama : Nusin Samosir
NIP : 19571217 198503 1 003
Satker : PTBN

Nama : Djoko Hari Nugroho
NIP : 19620428 198703 1 001
Satker : PRPN

Nama : Neneng Laksminingpuri
NIP : 19631027 198603 2 003
Satker : PATIR

Nama : Rill Isaris
NIP : 19460123 197309 1.001
Satker : PTAPB

Nama : Tegas Sutondo
NIP : 19530612 198309 1 001
Satker : PTAPB

Nama : DR. Geni Rina Sunaryo
NIP : 19620909 198503 2 002
Satker : PTRKN

Nama : Sriyana
NIP : 19660319 199111 1 001
Satker : PPEN

Sunday, October 10, 2010

Embedded MP3 with Google Media Player in Blog

ADA Band - Yang Terbaik Bagimu
Chrisye - Pelangi

Dea Mirela - Menanti

Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu

Mayumi Itsuwa - Kokoro No Tomo


To use this MP3 player on your website or blog, copy-paste the following code and replace the MP3_FILE_URL with the link to your MP3 file.
<embed flashvars=”audioUrl=MP3_FILE_URL” width=”400″ height=”27″ quality=”best”src=”http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf” type=”application/x-shockwave-flash” ></embed>

I used Google Media Player because Odeo MP3 Player inactive (may be sometime). Someday, if Google Media Player inactive too, I must looking for anothers. I hope that does not happen, again.

Thanks to :
http://ummiega.blogspot.com/2010/09/embed-mp3-dengan-google-media-player-di.html
http://www.labnol.org/internet/design/html-embed-mp3-songs-podcasts-music-in-blogs-websites/2232/

Masalah Wireless di IGN2010

Saya menggunakan Lenovo 3000v100. Setelah saya install IGN2010, wireless adapter tidak bisa langsung berfungsi dan aktif. Pesan yang muncul saat di aktifkan adalah

Menghidupkan antarmuka wlan0:
RTNETLINK answers: No such file or directory
Menderteminasi informasi IP untuk wlan0…
RTNETLINK answers: No such file or directory
gagal.

Kalau saya cek dengan perintah lspci, hasilnya seperti ini :

[root@dhcppc2 ~]# lspci | grep -i net
04:00.0 Network controller: Intel Corporation PRO/Wireless 3945ABG [Golan] Network Connection (rev 02)
0a:07.0 Ethernet controller: Realtek Semiconductor Co., Ltd. RTL-8139/8139C/8139C+ (rev 10)
[root@dhcppc2 ~]#


Tampak bahwa wireless adapter yang digunakan adalah Intel PRO/Wireless 3945ABG. Untuk itu saya mencoba untuk men-download dan menginstall driver terkait :
  1. # rpm -ivh ipw3945-ucode-1.14.2-4.0.1.noarch.rpm
  2. # rpm -ivh iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch.rpm
Namun wireless adapter belum juga bisa diaktifkan. Untuk sementara saya, laptop menggunakan kabel UTP untuk koneksi ke jaringan dan Internet. Hingga saat ini saya tidak tahu apa yang terjadi sehingga wireless adapter belum juga bisa diaktifkan. Padahal saat menggunakan IGN2009, wireless adapter baik-baik saja.
------------------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Untuk Intel Corporation PRO/Wireless 3945ABG yg diketahui dari lspci, memerlukan firmware “iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm” Filenya ada di IGN2010 DVD. File dapat juga diunduh dari:
http://repo.igos-nusantara.or.id/2010/all/iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
Setelah diunduh lakukan:
  1. # rpm -ivh iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
  2. Lakukan booting ulang
  3. Cek Wi-Fi di NetworkManager, harusnyaWi-Fi muncul/aktif.
  4. Selesai.
Info tambahan:
Untuk wireless lainnya yg memakai chipset dari Intel dapat memakai salah satu firmware berikut:
iwl1000-firmware-128.50.3.1-2.ign5.noarch.rpm
iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
iwl4965-firmware-228.61.2.24-2.ign5.noarch.rpm
iwl5000-firmware-8.24.2.12-3.ign5.noarch.rpm
iwl5150-firmware-8.24.2.2-1.ign5.noarch.rpm
iwl6000-firmware-9.221.4.1-1.ign5.noarch.rpm
iwl6050-firmware-9.201.4.1-2.ign5.noarch.rpm
----------------------------------------------------------------------
Komentar saya :
Saya sudah men-dwonload paket yang dimaksud dan mencoba menginstalasi firmware.

[root@dhcppc0 Unduhan]# rpm -ivh iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
Preparing… ########################################### [100%]
file /lib/firmware/iwlwifi-3945.ucode from install of iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch conflicts with file from package iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch
[root@dhcppc0 Unduhan]#


Dari pesan ini nampaknya ada konflik. Meskipun file /lib/firmware/iwlwifi-3945.ucode sudah kami hapus dan file iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm saya coba install ulang, pesan masih sama. Saya coba reboot, Wi-Fi adapter tetap belum bisa diaktifkan.

Sebelum saya install paket iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch, saya memang mencoba install paket ipw3945-ucode-1.14.2-4.0.1.noarch.rpm dan paket iwlwifi-3945-ucode-2.14.4-3.0.1.noarch.rpm.
----------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Cara hapus paketnya:
# rpm -e ipw3945-ucode
TAHAP1:
Pasang dengan opsi “–force –nodeps”
# rpm -ivh –force –nodeps iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm
TAHAP2:
1. Booting ulang.
2. Periksa NetworkManager
a. Klik kanan ikon NetworkManager yg ada di pokok kanan atas
b. Pastikan “[x] Fungsikan Nirkabel”
3. Periksa Konfigurasi
a. Akses menu: Sistem -> Administrasi -> Jaringan
b. Muncul permintaan password, ketik “ign2010″
c. Pada tab perangkat, apakah muncul: … wlan0…
---------------------------------------------------------------------------------

Pada tab perangkat, sejak awal sudah muncul wlan0.
Setelah memasang
# rpm -ivh –force –nodeps iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm

dan kemudian di reboot. Ada perkembangan yang baik, yaitu ketika menjalankan ifconfig sudah muncul perangkat wlan0 meskipun belum bisa diaktifkan dan belum bisa dapat IP Address dari Access Point.

Hasil ifconfig :

wlan0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:13:02:6F:D5:82
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Sebelum memasang iwl3945-firmware-15.32.2.9-4.ign5.noarch.rpm, tampilan di atas tidak muncul. Kalau saya jalankan Network yaitu perintah baris "/etc/rc.d/init.d/network restart", yang tampil adalah :

[root@dhcppc0 ~]# /etc/rc.d/init.d/network restart
Mematikan antarmuka eth0: [ OK ]
Mematikan antarmuka wlan0: [ OK ]
Mematikan antarmuka loopback: [ OK ]
Mengaktifkan antarmuka loopbak: [ OK ]
Menghidupkan antarmuka eth0:
Menderteminasi informasi IP untuk eth0… selesai.
[ OK ]
Menghidupkan antarmuka wlan0:
Menderteminasi informasi IP untuk wlan0…gagal; tidak ada link yang tersedia. Periksa kabel?
[GAGAL]
[root@dhcppc0 ~]#


Yang wired sudah ok sejak awal, wireless yang belum tahu.
------------------------------------------------------------------------

Tanggapan Tim IGOS

Coba NetworkManager di restart
# service NetworkManager restart
Apakah pada NetworkManager yg ada di pojok kanan atas tampil/muncul access point?
--------------------------------------------------------------------------

Ternyata ada masalah dengan pilihan Modus pada Pengaturan Nirkabel, jika sebelumnya diisi dengan "Terkelola" sekarang saya ganti dengan "Master". Dan alhamdulillah Wi-Fi Adapter sudah normal.
-------------------------------------------------------------------------
Kesimpulan :

Langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan jika menghadapi permasalahn di atas adalah :
  1. Cek tipe wireless adapter dengan perintah baris lspci
  2. Downlaod firmware wireless adapter
  3. Install firmware wireless adapter
  4. Reboot komputer
  5. Cek Wi-Fi di Network Manager atau jalankan perintah system-config-network.
  6. Cek juga dengan ifconfig
  7. Cek secara rinci konfigurasi wireless adapter, termasuk modus-nya. Bandingkan dengan komputer yang Wi-Fi adapaternya berjalan normal.
  8. Restart NetworkManager dan Network

Friday, October 08, 2010

Membuat ISO DVD di Terminal

Untuk membuat file ISO bisa dilakukan dari terminal. Soalnya K3b versi 2.0.1 saya gak ada menu untuk membuat ISO, atau mungkin bekum ketemu saja. Kebetulan saya menggunakan IGN2010. Mudah-mudahan saya untuk distro lain. Pertama-tama masukkan DVD DVD-Drive lalu bukan terminal. Jalankan perintah baris :

# dd if=/dev/cdrom of=ign2010.iso

dimana :
dd = Salin sebuah berkas, ubah dan format menurut operand.
if = input filenya dimana, kebetulan ada di DVD Drive
of = output filenya diberi nama apa, kebetulan ign2010.iso
[root@dhcppc0 ~]# dd if=/dev/cdrom of=ign2010.iso
dd: membaca `/dev/cdrom': error Masukan/Keluaran
4430464+0 catatan masuk
4430464+0 catatan keluar
2268397568 byte (2,3 GB) tersalin, 641,027 s, 3,5 MB/s
[root@dhcppc0 ~]#

Bisa juga
# dd if=/dev/sr0 of=ign2010.iso

Dengan perintah baris df, kita bisa tahu device yang digunakan oleh DVD.
[root@dhcppc0 ~]# df
Sistem Berkas 1K-blok Isi Sisa Isi% Dipasang di
/dev/mapper/VolGroup-lv_root
27673632 4533268 21734620 18% /
tmpfs 1285092 396 1284696 1% /dev/shm
/dev/sda1 495844 80352 389892 18% /boot
/dev/mapper/VolGroup-lv_home
24899956 3514484 20120628 15% /home
/dev/sr0 4069426 4069426 0 100% /media/IGN2010
[root@dhcppc0 ~]#

[root@dhcppc0 ~]# dd if=/dev/sr0 of=ign2010.iso
dd: membaca `/dev/sr0': error Masukan/Keluaran
2602240+0 catatan masuk
2602240+0 catatan keluar
1332346880 byte (1,3 GB) tersalin, 817,993 s, 1,6 MB/s
[root@dhcppc0 ~]#
test

Wednesday, October 06, 2010

Xine, VCD dan DVD Player di IGN2010

Seperti pada IGN2009, saya menganggap Xine adalah VCD dan DVD Player yang bisa diandalkan ketimbang pakai GNOME Player. GNOME Player kadang tidak sempurna. Agar bisa menjalankan Xine, maka Anda perlu menginstlasi paket Xine dengan YUM. Namun untuk menginstalasi YUM lengkap, konfigurasi repositori di /etc/yum.repos.d/ harus disesuaikan terlebih dahulu.

Dari situs http://rpm.livna.org/ dikatakan bahwa untuk mendapatkan konfigurasi YUM ke Livna, jalankan saja perintah baris :

# rpm -ivh http://rpm.livna.org/livna-release.rpm

Perintah ini akan menambahkan sebuah file konfigurasi repositori, yaitu file "livna.repo.rpmnew" ke dalam folder /etc/yum.repos.d/. Kemudian edit file ini, khususnya bagian $releasever. Isi filenya antara lain :

[livna]
name=rpm.livna.org for $releasever - $basearch
#baseurl=http://rpm.livna.org/repo/$releasever/$basearch/ http://ftp-stud.fht-esslingen.d
e/pub/Mirrors/rpm.livna.org/repo/$releasever/$basearch/
mirrorlist=http://rpm.livna.org/mirrorlist
failovermethod=roundrobin
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-livna


Ganti semua kata $releasever dengan 13. Karena IGN2010 setara dengan Fedora 13. Sehingga isi file livna.repo.rpmnew menjadi :

[livna]
name=rpm.livna.org for 13 - $basearch
#baseurl=http://rpm.livna.org/repo/13/$basearch/ http://ftp-stud.fht-esslingen.d
e/pub/Mirrors/rpm.livna.org/repo/13/$basearch/
mirrorlist=http://rpm.livna.org/mirrorlist
failovermethod=roundrobin
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-livna


Setelah di-save, selanjutnya silahkan jalankan instalasi Xine dengan YUM.

# yum install xine*

Setelah diujicobakan, Xine baru bisa menjalankan Video DVD. Masih dicari tahu kenapa belum bisa menjalankan Video CD (VCD).

DVD Video yang saya coba dan berjalan baik adalah
1. “Inside Special Forces” dari National Geographic.
2. Brad Pit, “Seven Years in Tibet”, Tri Star.
Keduanya adalah original DVD Video dan saya beli di Disctarra.
Sementara itu Xine masih kesulitan untuk memutar Video CD. Video yang sudah saya coba adalah :
1. “Extreme Machines : Wheels of Steel”, Discovery Channel.
2. “Extreme Machines : Air Power”, Discovery Channel.
Keduanya juga original Video CD dan saya beli di Disctarra.

Saya sudah coba “yum erase xine*” lalu “yum install xine*” tetap masih sama.
Selamat mencoba dan jika ada solusi, mohon sharing-nya.

Saya juga mencoba menggunakan Xine untuk memutar CD Audio (Ada Band - Heaven of Love) dan bisa didengar. Soalnya memutar pake XMMS tidak ada opsi memutar Audio CD.

Agar bisa menjalankan VCD, DVD dan CD-Audio, saya akhirnya menggunakan VLC.  Instalasinya cukup sederhana :
# yum install vlc

Monday, October 04, 2010

Artikel pada Majalah InfoLINUX edisi 10/2010

Dalam edisi Oktober 2010, majalah bulanan InfoLINUX menulis berbagai tutorial bagi pengguna Linux dan Open Source Software. Artikel dalam majalah InfoLINUX selalu menarik bagi siapa saja yang menggunakan Open Source Software, apapun distronya. Dalam edisi kali ini dibahas tentang Warnet OSS, IDS, Radio Streaming, GIF Animation, teknik enkripsi/dekripsi, tip di Python, tip di OpenOffice.org Calc dan tip di BlankOn.
  1. Warnet Bebas Bajakan. Anda akan dijelaskan bagaimana mengelola Warnet tanpa harus menggunakan perangkat lunak bajakan, yaitu menggunakan perangkat lunak Open Source. Salah satu perangkat lunaknya adalah Zencafe.
  2. Konfigurasi Billing Sistem Mkahawa. Mkahawa merupakan aplikasi billing untuk warnet berbasis Linux, yang memberikan kemudahan perhitungan tarif penggunaan Internet oleh user/client warnet.
  3. Deteksi dan cegah intrusi pada jaringan dengan suricata. Intrusion Detection System (IDS) bukanlah hal baru, banyak yang telah melakukannya. Mobil dengan alarm pencurian, gedung-gedung dengan pendeteksi kebakaran, rangkaian listrik dengan pendeteksi hubungan singkat, dan lain-lain. Dalam artikel ini, penulis akan menjelaskan instalasi dan penerapan sederhana perangkat lunak pendeteksi gangguan atau IDS.
  4. Bahasa-bahasa pemrograman unik. Dalam artikel ini akan dibahas berbagai bahasa pemrograman unik. Bahasa-bahasa tersebut, antara lain menawarkan konsep baru, cara pemrograman minimalis, keanehan tertentu, topik tertentu yang tidak beihubungan dengan komputer, atau Sepenuhnya untuk humor.
  5. Stasiun Radio Streaming Berbasis Icecast2. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi Internet, siapa saja kini dapat membangun stasiun radio denganmudah, karena tidak membutuhkan izin lisensi untuk dapat melakukan transmisi siaran melalui udara. Teknologi yang biasa digunakan untuk membangun stasiun radio berbasis Internet ini dinamakan teknologi streaming.
  6. Membuat GIF Animasi dengan GIMP. Menggunakan GIMP, kita bisa membuat GIF animasi dengan cara sangat mudah. Cukup siapkan saja gambar-gambar yang ingin diikutkan dalam animasi. Gambar-gambar tersebut bisa dalam berbagai format (PSD, PNG, JPG, GIF, BMP atau lainnya).
  7. Kripik : Program Enkripsi/Dekripsi File Sederhana. Ingin menyimpan arsip terenkripsi? Kita bisa menggunakan Kripik. Kripik dapat mengarsip banyak file dan direktori sekaligus, menerapkan kompresi (gzip atau bzip2) apabila diminta, dan kemudian mengenkripsi dengan algoritma AES. Apabila diperlukan, arsip Kripik dapat didekripsi dan diekstrak.
  8. Workshop Office: tambahkan animasi teks pada sheet; peroleh tipe isi sel; melakukan proteksi sheet; konversi oktal ke binari, desimal, dan heksa.
  9. Workshop Programming Python: mendapatkan path absolut; ketahui versi interpreter python; bekerja dengan hash MD5; uji hak akses pada file.
  10. Workshop Distro: kejutan BlankOn di hari kemerdekaan.
Jangan sampai terlewat untuk membeli InfoLINUX edisi kali ini.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.

Tambahan Waktu Dukungan RHEL

Red Hat menambahkan dukungan selama 3 tahun untuk Red Hat Enterprise Linux (RHEL) melalui layanan Extended Life Cycle Support (ELS). Layanan ini tersedia bagi para pelanggan berbayar. Tambahan waktu dukungan ini berlaku juga untuk para pelanggan korporat hingga waktunya mencapai 7-10 tahun namun terkecuali bagi para pelanggan RHEL 3.
Dukungan RHEL 3 yang sedianya akan berakhir pada akhir Oktober 2010, dengan ELS maka dukungan RHEL 3 akan bertambah hingga Oktober 2013. Hampir mirip dengan tiga fase dari Red Hat Enterprise Linux Life Cycle, ELS juga akan berfokus pada perbaikan sejumlah masalah yang bersifat kritis ketimbang menambah fitur umum terbaru. Selain itu, dukungan juga hanya tersedia untuk beberapa komponen dari distro bersangkutan. Sejumlah aplikasi utama yang biasa terdapat pada sistem desktop, tidak termasuk ke dalam kontrak dukungan yang diberikan.

Sangat menarik juga untuk menantikan apakah CentOS, distro turunan dari RHEL, akan memberikan tambahan waktu dukungan seperti layanan ELS yang diberikan oleh Red Hat.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.

Kemajuan Dukungan OpenStack

Inisiatif yang melahirkan proyek OpenStack dan telah diumumkan empat minggu lalu, kini menunjukkan kemajuan dengan sejumlah hasil awal. Sebagai hasilnya, kini OpenStack sudah mendukung virtualisasi KVM, XenServer dan VirtualBox.
Dalam waktu yang singkat telah terbentuk komunitas pengembang yang aktif, dan saat ini telah tergabung sekitar 30 perusahan, termasuk di antaranya AMD, Citrix, Dell, Intel, Rackspace, dan institusi ruang angkasa NASA. Tercatat lebih dari 100 pengembang setiap harinya yang aktif di OpenStack-IRC-Channel, dan kontribusi kode yang diterima proyek ini sudah mencapai 1250 Code Contribution.

Sebelum proyek ini dilansir, telah ada proyek Launchpad Python-Code untuk penyimpanan berorientasi objek (Swift) dan sistem pengelolaan (Nova). Nova berkiblat ke antarmuka layanan awan dari Amazon EC2 dan S3, sedangkan Swift bermuara dari pengembangan Rackspace yang menggunakan REST sebagai antarmuka. Seperti dijanjikan satu bulan lalu, rilis pertama nantinya berupa komponen Storage dijadwalkan rilis pada bulan September 2010.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.

Elastix 2.0; Distro Sistem Telepon Terpadu

Elastix, distro yang dibuat berdasarkan Asterisk dan CentOS Linux telah merilis versi perbaikan Elastix 2.0.1, beberapa hari setelah rilis Elastix 2.0. Di samping fitur utama untuk telepon, Elastix juga sudah mengintegrasikan software komunikasi bebas lainnya, seperti e-mail, instant messaging, fax, dan video conference.

Pembaruan pada Elastix 2.0 termasuk pengelolaan add-on yang membantu penyesuaian Elastix dengan kebutuhan pengguna, termasuk kemungkinan untuk menambahkan aplikasi pihak ketiga. Di samping itu, pengguna Elastix akan menerima pemberitahuan dari sistem sehubungan dengan update untuk add-on yang terpasang.

Tampilan Dashboard juga telah diperbaiki agar pengguna dapat memantau informasi tentang status dan kinerja sistem lebih baik, seperti misalnya untuk panggilan yang terabaikan (missed calls), e-mail, dan pesan dari vendor. Pengguna diberi pilihan dalam mengatur komponen atau informasi yang ingin ditampilkan di Dashboard. Sebuah panel untuk operator berfungsi sebagai pengelola panggilan (telepon) secara real time, yang secara simultan menampilkan informasi tentang aktivitas yang sedang berlangsung.

Untuk mendukung pertemuan virtual, Elastix juga telah menyertakan fitur Conference Room yang bisa mengorganisasi sebuah Teleconference, termasuk presentasi yang didukung pertukaran berkas berbagai format, di samping menyediakan fasilitas untuk chatting antarpeserta konferensi jarak jauh. Modul e-mail juga telah diperbaiki dan lebih mudah disambungkan dengan server e-mail eksternal.

Elastix 2.0 juga menyediakan fasilitas untuk faksimili yang dikirim melalui antarmuka berbasis web. Fax dapat ditulis langsung atau di-upload dari berkas dengan format PDF, Tiff atau Text. Di samping itu, modul Agenda juga telah ditingkatkan dengan iCal-Export.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.

Ulang Tahun ke-17 Debian

Seperti layaknya remaja yang beranjak dewasa, pada 16 Agustus 2010 lalu, proyek Debian baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17. Kali pertama, proyek Debian didirikan oleh Ian Murdock pada 16 Agustus 1993. Pada saat yang sama, konsep distro Debian Linux yang diperkenalkan oleh Ian Murdock ini merupakan langkah yang baru. Ian ingin menjadikan Debian sebagai distro yang sepenuhnya besifat terbuka, yang sesuai dengan jiwa Linux dan GNU.

Dalam catatan berita yang diberikan, setelah 17 tahun berlalu kini proyek Debian berkembang dengan pesat. Dimulai sebagai proyek kecil yang hanya memiliki sedikit pengembang, kini proyek Debian memiliki lebih dari 1000 kontributor dari berbagai penjuru dunia. Proyek Debian sendiri, rencananya tahun ini akan merilis Debian 6.0 dengan kode nama Squeeze, setelah sejumlah perbaikan bugs yang bersifat kritis telah selesai dikerjakan. Proyek Debian merupakan salah satu proyek distro tertua dan cukup diminati oleh para komunitas Linux. Distro ini menganut prinsip kode terbuka yang ketat dalam hal berkontribusi sebanyak mungkin untuk komunitas, namun tetap sesuai dengan filosofi dan prinsip-prinsip teknologi.

Sumber : Majalah bulanan InfoLINUX edisi 10/2010.