Wednesday, July 14, 2010

Tugas Siswa PKL

Beberapa pekerjaan rutin yang bisa dikerjakan siswa PKL
  1. Memonitor bandwidth satker di Serpong dengan Winbox
  2. Memonitor bandwidth satker di Pasar Jum'at dengan Winbox
  3. Memonitor bandwidth satker di Kuningan dengan Winbox
  4. Memonitor dan mengendalikan bandwidth user di Serpong dengan Winbox
  5. Memonitor dan mengendalikan bandwidth user di Pasar Jum'at dengan Winbox
  6. Memonitor dan mengendalikan bandwidth user di Kuningan dengan Winbox
  7. Mencatat penggunaan bandwidth di Serpong setiap Senin pagi dengan Winbox
  8. Mencatat penggunaan bandwidth di Pasar Jum'at setiap Senin pagi dengan Winbox
  9. Mencatat penggunaan bandwidth di Kuningan setiap Senin pagi dengan Winbox
Tugas lainnya adalah :
  1. Memasukkan ANSN Newsletter setiap dwi minggu
  2. Mencatat MRTG Internasional setiap Senin pagi dengan Print Screen
  3. Mencatat MRTG Local Loop setiap Senin pagi dengan Print Screen
  4. Membuat statistik SARG Serpong selama seminggu setiap Senin pagi
  5. Membuat statistik SARG Pasar Jum'at selama seminggu setiap Senin pagi
  6. Membuat statistik SARG Kuningan selama seminggu setiap Senin pagi
  7. Memantau dan menghapus isi hard disk Server CCTV setiap Senin pagi dan menyisakan data sebulan terakhir
  8. Memantau IP PBX setiap hari
  9. Memantau Wireless Access Point di Gedung 71 setiap hari, khususnya pagi hari
  10. Memantau status server dan router dengan Nagios setiap hari dan melakukan tindakan jika melihat kejanggalan
Tugas insidensial :
  1. Online user webmail
  2. Pendaftaran user hotspot
  3. Membuka dan menutup user "tamu"
  4. Scanning dokumen ke PDF
  5. Troubleshooting jaringan komputer
  6. Mengganti tulisan di LED Moving Sign Display
  7. Mengecek CCTV
  8. Troubleshooting SIP Phone
Tugas Account Nirkabel
  1. Memasukkan username dan password hotspot CPN
  2. Mengirim e-mail pemberitahuan bahwa account hotspot sudah jadi
  3. Mensinkronkan username dan password hotspot CPN dan KPB
  4. Mensinkronkan profile hotspot CPN, KPB dan SRP
  5. Mem-backup account di CPN, KPB dan SRP
  6. Cek server log di NHC

Monday, July 12, 2010

Data Dukung Pengadaan 2011

UPS APC SUA5000RMI5U APC SUA5000RMI5U APC Smart-UPS 5000VA 230V Rackmount, @ Rp 21.435.000 : http://www.hargakomputer.net/

Router Tingkat Kawasan MikroTik RB1100, @ Rp 3.565.000,00, http://www.mikrotik.co.id/

Media Converter Allied Telesyn AT-MC1004, 1000T Gigabit Ethernet to 1000SX (SC), @ Rp 6.370.650,-. Cek di rokeu.kemenperin.go.id.

SC-ST Pacth Cable 3 meter, @ Rp 522.270,- . Cek di rokeu.kemenperin.go.id.

Manageable Gigabit Ethernet Switch, 3Com 3CRBSG28PWR93 3Com Baseline Plus Switch 2900G - 28PWR, 24 Ports 10/100/1000Mbps, @ US$ 785, http://www.bhinneka.com/

Mail Server Blade System, Web Server Blade System dan Virtualization Server Blade System pada dasarnya sebuah sistem besar yang terdiri dari :
  1. 1 buah HP ProLiant DL180G6-508, Xeon E5520, 6GB UDIMM DDR3-1333, VGA ATI 32MB, Dual GbE NIC, Rackmount 2U Case, US$ 2,404.00, http://www.bhinneka.com/
  2. 6 buah HP 300-GB 10k 2.5" DP SAS, @ US$ 525, http://www.bhinneka.com/
  3. 2 buah HP 516423-B21, 8GB, 2Rx4, RDIMM, PC3-8500R-7, Kit for ML150G6/DL180G6, US$ 1,088.00, http://www.bhinneka.com/
Virtualization Management Server Blade System, terdiri dari :
  1. 1 buah HP ProLiant DL180G6-508, Xeon E5520, 6GB UDIMM DDR3-1333, VGA ATI 32MB, Dual GbE NIC, Rackmount 2U Case, US$ 2,404.00, http://www.bhinneka.com/
  2. 1 buah HP 300-GB 10k 2.5" DP SAS, @ US$ 525, http://www.bhinneka.com/
  3. 2 buah HP 516423-B21, 8GB, 2Rx4, RDIMM, PC3-8500R-7, Kit for ML150G6/DL180G6, US$ 1,088.00, http://www.bhinneka.com/
Untuk Virtualization Management, tidak membutuhkan banyak hard disk, cukup satu saja.

Network Access Storage, QNAP TS-809U-RP, @ US$ 2,588.00, http://www.bhinneka.com/

Sunday, July 11, 2010

Server FreeBSD

Server FreeBSD bisa digunakan untuk Mail Server. Untuk mengetahui space yang digunakan setiap pengguna squirrelmail, Anda pindah ke folder dimana seluruh mailbox diletakkan, misal di folder /vol1/virtualmail/ba.go.id. Selanjutnya dengan utiliti du (disk space usage), jalankan di folder tersebut dengan diiringi option (pilihan) -d 1 atau depth atau kedalaman 1 tingkat. Selengkapnya adalah :

[root@s4] /vol1/virtualmail/ba.go.id # du -d 1 -h

Option -h diberikan jika Anda ingin melihat ukuran disk space usage dalam format human readable, seperti kB, MB atau GB. Jika tidak menggunakan pilihan -h, yang ditampilkan adalah dalam ukuran byte atau B.

Untuk menyimpan hasil pengamatan ke dalam sebuah file diletakkan dalam folder /home/amir, maka perintah baris selengkapnya adalah :

[root@s4] /vol1/virtualmail/ba.go.id # du -d 1 -h > /home/amir/du_mail.txt &

Pilihan & adalah pilihan agar proses dijalankan di belakang (background). Sehingga Anda masih bisa menjalankan perintah baris lainnya.

Untuk melihat keseluruhan penggunaan disk di server, coba perintah baris df. Hasil yang diperoleh adalah :
$ df -h
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/da0s1a 9.7G 1.2G 7.7G 14% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/da0s2g 168G 68G 87G 44% /home
/dev/da0s2f 989M 3.6M 906M 0% /tmp
/dev/da0s1d 42G 11G 27G 29% /usr
/dev/da0s2d 39G 7.4G 28G 21% /var
/dev/da0s2e 9.7G 7.8G 1.1G 87% /var/log
/dev/da1s1d 271G 230G 19G 92% /vol1/virtualmail
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /var/named/dev
$
Untuk mengatasi "ERROR: Connection dropped by IMAP server", lakukan restart courier-imap daemon atau courier-imapd. Bisa juga melalukan restart melalui shell script :
# mysqld_multi start 1
# mysqld_multi start 2

Umount dan Mount
Periksa sebelum di-umount :
# df -h
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/da0s1a 24G 11G 11G 49% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/da0s1g 68G 41G 21G 66% /home
/dev/da0s1e 4.8G 7.7M 4.4G 0% /tmp
/dev/da0s1d 29G 17G 9.5G 65% /var
/dev/da0s1f 4.8G 845M 3.6G 19% /var/log
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /var/named/dev
/dev/da1s1d 132G 1.1M 122G 0% /mnt/disk1
Lakukan umount :
# umount -f /mnt/disk1
Periksa setelah umount :
# df -h
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/da0s1a 24G 11G 11G 49% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/da0s1g 68G 41G 21G 66% /home
/dev/da0s1e 4.8G 7.7M 4.4G 0% /tmp
/dev/da0s1d 29G 17G 9.5G 65% /var
/dev/da0s1f 4.8G 845M 3.6G 19% /var/log
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /var/named/dev
Mount sebagai vol1
# mount /dev/da1s1d /mnt/vol1
Periksa setelah mount
# df -h
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/da0s1a 24G 11G 11G 49% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/da0s1g 68G 41G 21G 66% /home
/dev/da0s1e 4.8G 7.7M 4.4G 0% /tmp
/dev/da0s1d 29G 17G 9.5G 65% /var
/dev/da0s1f 4.8G 845M 3.6G 19% /var/log
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /var/named/dev
/dev/da1s1d 132G 1.1M 122G 0% /mnt/vol1
Sebelum melakukan mount sebagai /mnt/vol1, Anda harus membuat folder vol1 di folder /mnt.

Memantau email error message secara terus menerus
[root@s4] ~/bin # tail -f /var/log/maillog

Memantau system error message secara terus menerus
[root@s4] ~/bin # tail -f /var/log/messages

jumlah file dan folder :
[root@s4] ~/bin # ls | wc -l

Service yang jalan di mail server
  1. imapd
  2. spamd
  3. clamd
  4. httpd
  5. perl5.8.8?
  6. postfix/smtpd?
  7. clamsmtpd?
Postfix/qmgr
Postfix/smtp
Postfix/cleanup
Postfix/pipe

Saturday, July 10, 2010

Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open Source Software (OSS) 2010

MENTERI NEGARA
PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
REPUBLIK INDONESIA

9 Juli 2010
Nomor : B/1549/M.PAN-RB/07/2010
Lampiran : 1(satu) berkas
Perihal : Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open Source Software (OSS)

Yth
  1. Para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu;
  2. Panglima TNI;
  3. Jaksa Agung;
  4. Kepala Kepolosian RI;
  5. Gubernur Bank Indonesia;
  6. Para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementrian;
  7. Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negar;
  8. Para Gubernur;
  9. Para Bupati/Walikota;
  10. Para Direksi BUMN
di-
Tempat

Menindaklanjuti Surat Edaran Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor SE/01/M.PAN/03/2009 tanggal 30 Maret 2009 tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak dan Open Source Software (OSS) dengan ini mengharapkan kerjasama Saudara untuk memonitor capaian pelaksanaan pekerjaan penerapan software legal di lingkungan instansi Saudara mengingat batas waktu pelaksanaannya paling lambat pada akhir Desember 2011.

Sehubungan dengan hal itu, dimohon Saudara dapat menyampaikan agenda pentahapan sampai akhir tahun 2011 dan laporan kemajuan penghapusan semua perangkat lunak tidak legal dan selanjutnya menggunakan Free Open Source Software (FOSS) yang berlisensi bebas dan legal sebagai pengganti perangkat lunak tidak legal di lingkungan instansi Saudara sesuai format terlampir paling lambat pada tanggal 31 September 2010.

Dimohon laporan dimaksud disampaikan kepad Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Up : Deputi Bidang Pelayanan Publik, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 69, Jakarta Selatan 12190, Telepon/Faksmile : 021-739-8355, 739-8402, 739-8381 s/d 89 pesawat 2119. Email : yanlik@menpan.go.id, dengan tembusan Kepada Kementerian Riset dan Teknologi c.q. Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan IPTEK, serta Kementerian Komunikasi dan Informasi c.q. Direktorat Jenderal Aplikasi dan Telematika.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Menteri Negara
Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi
ttd
E.E. Mangindaan

Tembusan
  1. Presiden RI
  2. Menteri Negara Riset dan Teknologi
  3. Menteri Komunikasi dan Informasi.

Thursday, July 08, 2010

Masalah di Mail Server : Free Space

Saat ini unjuk kerja mail server sudah begitu vital. Sehingga kegagalan sistem mail server yang hanya dalam orde menit saja, bisa menghancurkan kepercayaan kepada email dinas. Salah satu yang jadi sebab hang adalah free space. Urusan free space di mail server kelihatannya masalah sepele. Namun gara-gara yang sepele ini, mail server tidak dapat berfungsi selama 3 jam 40 menit. Mari kita lihat posisi free space setelah tindakan dilakukan.
[root@serpong4] ~ # df -h
Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on
/dev/da0s1a 9.7G 1.2G 7.7G 14% /
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /dev
/dev/da0s2g 168G 77G 78G 50% /home
/dev/da0s2f 989M 828K 909M 0% /tmp
/dev/da0s1d 42G 11G 27G 29% /usr
/dev/da0s2d 39G 7.4G 28G 21% /var
/dev/da0s2e 9.7G 7.8G 1.1G 87% /var/log
/dev/da1s1d 271G 230G 19G 92% /var/virtualmail
devfs 1.0K 1.0K 0B 100% /var/named/dev
[root@serpong4] ~ #
Kata pengelolanya, yang perlu diperhatikan adalah folder /tmp. Jika /tmp menipis bisa mengganggu jalannya mail server. Sebenarnya ingin juga mengetahui keadaan free space sebelum malfunction. Nanti akan coba dipantau (per minggu) kondisi folder /tmp melalui bantuan siswa PKL. Sehingga kondisi sesaat sebelum kejadian bisa diketahui. Karena saya belum percaya 100%, apa iya mail server hang karena folder /tmp menipis.

Masalah lainnya aalah
Dari test1@batan.go.id ke test1@yahoo.com : OK
Dari test1@batan.go.id ke test2@batan.go.id :
Dari test1@yahoo.com ke test1@batan.go.id : FAIL
Dari test1@yahoo.com ke test2@batan.go.id :
Dari test2@batan.go.id ke test1@batan.go.id : FAIL
Dari test2@batan.go.id ke test1@yahoo.com : OK

Wednesday, July 07, 2010

Tambah Hard Disk pada Fedora 11

Pada dasarnya langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah:
  1. Matikan komputer
  2. Pasang hard disk baru
  3. Jalankan komputer
  4. Lihat file system sebelum penambahan
  5. Memeriksa nama device hard disk baru
  6. Lihat partisi hard disk baru
  7. Pembuatan partisi pada hard disk baru
  8. Melihat partisi yang telah dibuat pada hard disk baru
  9. Mem-format partisi hard disk baru
  10. Mengubah file /etc/fstab
  11. Membuat folder untuk memberi label kepada hard disk baru
  12. Reboot
  13. Lihat file system setelah penambahan hard disk
Secara rinci, langkah-langkahnya adalah :

1. Memeriksa nama device hard disk baru

[root@nms vol1]# fdisk -l

Disk /dev/sdb: 500.1 GB, 500107862016 bytes
255 heads, 63 sektor/track, 60801 cylinders
Units = cylinders dari 16065 * 512 = 8225280 bytes
Identifikasi disk: 0x0003a246

Perangkat Boot Awal Akhir Blocks Id System
/dev/sdb1 1 60801 488384001 83 Linux

Dari informasi di atas tampak bahwa dana device untuk hard disk baru adalah /dev/sdb1

2. Lakukan pembuatan partisi kepada hard disk /dev/sdb1
[root@nms /]# fdisk /dev/sdb

Jumlah dari cylinder untuk disk ini di set ke 60801.
Tidak ada yang salah dengan hal ini, tetapi ini lebih besar dari 1024,
dan dapat membuat menyebabkan masalah dalam beberapa setup dengan:
1) aplikasi yang berjalan pada waktu boot (e.g., versi lama dari LILO)
2) booting dan partitioning software dari OS yang lain
(e.g., DOS FDISK, OS/2 FDISK)

Perintah (m untuk bantuan):

3. Ketik m untuk melihat menu awal
Perintah (m untuk bantuan): m
Aksi perintah
a ubah tanda bootable
b edit bsd disklabel
c ubah tanda kompatibilitas dos
d hapus sebuah partisi
l list tipe partisi yang diketahui
m cetak menu ini
n tambahkan sebuah partisi baru
o buat sebuah tabel partisi DOS baru yang kosong
p cetak tabel partisi
q keluar tanpa menyimpan perubahan yang telah dilakukan
s buat sebuah disklabel Sun yang kosong
t ubah id dari partisi system
u ubah satuan dari tampilan/masukan
v verifikasi tabel partisi
w tulis tabel ke disk dan keluar
x fungsi tambahan (expert only)

Perintah (m untuk bantuan):
4. Ketik p untuk lihat partisi hard disk baru
Perintah (m untuk bantuan): p

Disk /dev/sdb: 500.1 GB, 500107862016 bytes
255 heads, 63 sektor/track, 60801 cylinders
Units = cylinders dari 16065 * 512 = 8225280 bytes
Identifikasi disk: 0x0003a246

Perangkat Boot Awal Akhir Blocks Id System

Perintah (m untuk bantuan):
5. Ketik n untuk membuat partisi dan pilih p untuk partisi primer
Perintah (m untuk bantuan): n
Aksi perintah
e extended
p partisi primary (1-4)
p
6. Ketik 1 untuk partisi pertama dan tekan enter untuk pilihan default silinder pertama dan enter lagi untuk pilihan default silinder akhir.
Nomor partisi (1-4): 1
Pertama cylinder (1-60801, default 1):
Menggunakan nilai default 1
Terakhir cylinder, +cylinders atau +size{K,M,G} (1-60801, default 60801):
Menggunakan nilai default 60801

Perintah (m untuk bantuan):
7. Ketik p untuk lihat tabel partisi baru
Perintah (m untuk bantuan): p

Disk /dev/sdb: 500.1 GB, 500107862016 bytes
255 heads, 63 sektor/track, 60801 cylinders
Units = cylinders dari 16065 * 512 = 8225280 bytes
Identifikasi disk: 0x0003a246

Perangkat Boot Awal Akhir Blocks Id System
/dev/sdb1 1 60801 488384001 83 Linux

Perintah (m untuk bantuan):
8. Ketik w untuk simpan partisi baru ini
Perintah (m untuk bantuan): w
Tabel partisi telah diubah!

Memanggil ioctl() untuk membaca kembali tabel partisi.
Sinkronisasi disks.
[root@nms /]#
9. Mem-format partisi menggunakan tool mkfs.ext3 sekaligus memebri label /vol1
[root@nms /]# mkfs.ext3 -L /vol1 /dev/sdb1
mke2fs 1.41.4 (27-Jan-2009)
Filesystem label=/vol1
Tipe OS: Linux
Blok ukuran=4096 (log=2)
Potongan ukuran=4096 (log=2)
30531584 inodes, 122096000 blok
6104800 blok (5.00%) reserved untuk super user
Data blok pertama=0
Maksimum blok filesystem=0
3727 grup blok
32768 blok per grup, 32768 potongan per grup
8192 inode per grup
Cadangan superblok disimpan di blok:
32768, 98304, 163840, 229376, 294912, 819200, 884736, 1605632, 2654208,
4096000, 7962624, 11239424, 20480000, 23887872, 71663616, 78675968,
102400000

Menulis tabel inode: selesai
Membuat jurnal (32768 blok): selesai
Menulis superblok dan informasi akuntasi filesystem: selesai

Filesystem ini akan secara otomatis diperiksa setiap 36 mounts atau
180 hari, yang mana yang datang lebih dulu. Gunakan tune2fs -c atau -i
untuk mengubahnya.
Anda memiliki surat baru dalam /var/spool/mail/root
[root@nms /]#
10. Membuat agar di-mount secara otomatis ketika sistem di-boot. Edit file /etc/fstab.
[root@nms vol1]# more /etc/fstab
/dev/VolGroup00/LogVol00 / ext3 defaults,usrquota
1 1
UUID=7a6dd973-395b-46b3-807d-a0025f5e6271 /boot ext3 defaul
ts 1 2
tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0
devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0
sysfs /sys sysfs defaults 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
/dev/VolGroup00/LogVol01 swap swap defaults 0 0
/swapbaru none swap sw 0 0
LABEL=/vol1 /vol1 ext3 defaults 1 2
[root@nms vol1]#
11. Sebelum melakukan reboot, buat folder /vol1.
[root@nms /]# mkdir /vol1
12. Reboot
13. Lihat partisi baru
[root@nms /]# df -h
Sistem Berkas Besar Isi Sisa Isi% Dipasang di
/dev/mapper/VolGroup00-LogVol00
35G 21G 13G 63% /
/dev/sda1 190M 29M 152M 17% /boot
tmpfs 1004M 312K 1004M 1% /dev/shm
/dev/sdb1 459G 428G 7,2G 99% /vol1
[root@nms /]#
14. Selesai.

Friday, July 02, 2010

Menambah MAC Address ke Linksys WRT54GL

Untuk mengamankan wireless access point dari pengguna yang tidak diijinkan, sebaiknya sistem keamanannya dimanfaatkan. Salah satu sistem keamannya adalah filter MAC Address. Sistem keamanan ini mengharuskan semua komputer yang akan menggunakan wireless access point harus didaftarkan MAC Address-nya. Kalau belum didaftarkan, komputer tersebut tidak bisa memanfaatkan wireless access point.

Namun sebelum memasukkan MAC Address, MAC Address dari komputer yang akan didaftarkan harus sudah di tangan. Salah satu cara mengetahui MAC Address di Windows adalah menjalankan perintah baris "ipconfig/all" dari MS DOS Prompt. Biasanya MAC Address ada di field "Physical Address" dengan kode kira-kira "00-1D-E0-61-7A-9D". MAC address ada 12 angka.

Setelah MAC Address dipegang, masuk ke Linksys Wireless-G Broadband Router WRT54GL dengan menggunakan web browser. Langkah selanjutnya adalah :
  1. Masukkan IP Address WRT54GL ke address bar di web browser, misal : http://192.168.13.3/
  2. Masukkan username dan password administrator
  3. Masuk ke menu Wireless -> Sub menu Wireless MAC Filter
  4. Klik tombol "Edit MAC Filter List" lalu isikan MAC dengan pola "00:1D:E0:61:7A:9D". Di sini pemisah angka menggunakan titik dua, bukan minus seperti di atas.
  5. Klik Save Settings
  6. Sekarang komputer sudah terdaftar di wireless access point.
Untuk menampilkan MS DOS Prompt, ketikkan "cmd" di Run... (untuk Windows XP atau yang sejenis) atau ketikkan "cmd" di Search (untuk Windows 7). Maaf kalau salah, soalnya jarang pakai Windows.

Thursday, July 01, 2010

Zenwalk Linux 6.4

Sebagai distro turunan Slackware yang cukup populer digunakan, rilis terbaru Zenwalk selalu dinanti oleh para pengguna setianya. Jean-Philippe Guillemin, pengembang inti distro Zenwalk, pada 27 Mei 20101a1u telah mengumumkan rilis terbaru dari distro Zenwalk, yakni Zenwalk Linux 6.4. Rilis terbaru dari Zenwalk Linux 6.4 ini telah dilengkapi dengan Linux Kernel 2.6.33.4 yang telah memiliki dukungan penjadwalan BFS. Untuk desktop XFCE yang digunakan sebagai default desktop, versi ini menyertakan XFCE 4.6.2. Versi ini juga sudah menghilangkan sejumlah paket yang tidak dibutuhkan, untuk memperbaiki kinerja desktop secara keseluruhan.

Zenwalk 6.4 juga menyertakan sejumlah peningkatan pada level aplikasi dan level sistem, untuk menghadirkan stabilitas pada sistem. Seperti versi sebelumnya, Zenwalk 6.4 juga sudah menyertakan fitur EXT4 sebagai default filesystem yang digunakan. Sejumlah paket aplikasi yang disertakan pada versi terbaru ini juga sudah merupakan versi terbaru, yang di antaranya: Kernel Linux 2.6.33.4, OpenOffice.org 3.2.0, X.Org 7.5, GStreamer 0.10.28, dan X.Org 7.5.

Sumber : Majalah bulanan InfoLinux 07/2010

Protokol P2P uTorrent

BitTorrent Inc., perusahaan yang berada di belakang suksesnya protokol berbagi file secara peer-to-peer, telah mengumumkan kalau kode uTorrent Transport Protocol (uTP) kini tersedia sebagai open source.
Protocol uTP bertujuan untuk memaksimalkan keluaran jaringan dan meminimalkan kepadatan jaringan, serta dapat memberikan hasil keseluruhan yang lebih baik untuk kedua pihak, baik ISP maupun pengguna akhir. Selain itu, uTP juga diklaim dapat bekerja dengan baik di lingkungan pengguna rumahan, dan menjaga sebuah sistem yang menggunakan protocol BitTorrent dari penggunaan bandwidth yang berlebih.

Menurut posting-an Simon Morris, Vice President of Marketing and Product, BitTorrent Inc., pada blog BitTorrent, dengan menjadikan uTP sebagai protokol open source, maka diharapkan banyak aplikasi klien BitTorrent yang akan mengadopsi protokol ini. Saat ini, protokol uTP baru di adopsi oleh uTorrent, salah satu aplikasi klien BitTorrent yang bersifat proprietary. Source code untuk pustaka uTP, saat ini sudah tersedia di GitHub dan dirilis dalam lisensi MIT License. Source code lengkap uTP, dapat di-download dari url http://github.com/bittorrent/libutp.

Sumber : Majalah bulanan InfoLinux 07/2010

Konferensi openSUSE 2010

Tim openSUSE project baru saja mengumumkan kalau saat ini mereka masih menunggu masukan untuk seminar, paper, tutorial, dan sesi Birds of a Feather (BoF) untuk penyelenggaraan konferensi openSUSE yang akan diadakan tahun ini. Konferensi openSUSE ini sendiri nantinya akan berlangsung di Nurenberg, Jerman, dari tanggal 20-23 Oktober 2010.

Program komite mengatakan bahwa untuk melanjutkan keberhasilan penyelenggaraan acara tahun lalu, mereka ingin membuat konferensi yang lebih menarik, inspiratif, dan lebih informatif pada konferensi tahun ini. Seperti tahun lalu, moto untuk konferensi openSUSE 2010 adalah "Kolaborasi Melewati Batas". Penyelenggara konferensi ini mengatakan kalau mereka sangat berharap acara ini dapat membawa kebersamaan antara pengguna dan pengembang, baik di dalam maupun di luar komunitas openSUSE.

Pada penjelasan yang terdapat pada situsnya, pihak penyelenggara membuat kategori topik spesial yang akan dibawakan dalam konferensi ini. Beberapa di antaranya, teknologi dan pengembangan level hulu, pendidikan dan ilmu pengetahuan, bisnis, dan pengguna rumahan. Untuk topik pengguna rumahan, terdapat sejumlah topik menarik yang akan menjadi bagian dari moto konferensi ini, diantaranya: kolaborasi antara komunitas desktop, kolaborasi hulu/hilir, komunitas openSUSE internasional, keuntungan antar-distro dan proyek, perangkat lunak untuk mengembangkan komunitas, dan halaman kolaborasi bersama seperti web, media sosial, dan dokumentasi.

Informasi lebih lanjut mengenai acara ini, termasuk cara pendaftaran dan syarat pendaftaran, dapat dilihat langsung pada halaman web openSUSE Conference 2010 Call for Papers di http://en.opensuse.org/Conference_2010/Call_For_Papers.

Sumber : Majalah bulanan InfoLinux 07/2010